Wakil Wali Kota Bekasi Dorong Sosialiasasi New Normal

Wakil Wali Kota Bekasi Dorong Sosialiasasi New Normal
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (kanan), optimistis awal Juni 2020 masyarakat Kota Bekasi sudah masuk era "New Normal", sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo. (Foto: Beritasatu Photo / Mikael Niman)
Mikael Niman / FER Kamis, 28 Mei 2020 | 22:30 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, melakukan sosialiasasi penerapan kebijakan tatanan kehidupan normal baru (new normal) kepada pelaku UMKM, asosiasi pengelola mal serta asosiasi pusat perbelanjaan se-Kota Bekasi.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Usulkan Kelonggaran Kegiatan Perekonomian

"Seperti yang disampaikan Bapak Presiden, aturan yang berlaku pada mekanisme new normal adalah diperbolehkan untuk produktif dalam berusaha akan tetapi tetap memperhatikan dan menjalankan protokol kesehatan Covid-19,” ujar Tri Adhianto, Kamis (28/5/2020).

Tri menjelaskan, seperti halnya pemilik restoran hanya diperbolehkan menyediakan kapasitas tempat duduk maksimal 50 persen dari kapasitas restoran tersebut, petugas dan pengunjung diwajibkan mengenakan masker, hingga menggunakan hand sanitizer.

"Inilah yang dimaksud new normal, adaptasi dalam gaya hidup baru, tetap produktif namun tetap aman di masa pandemi Covid-19,” tuturnya.

Baca Juga: Kota Bekasi Jadi Contoh Penerapan New Normal

Menurut Tri, kebijakan yang terus-menerus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat bisa beradaptasi pada sistem tersebut.

"Seperti halnya dulu, orang enggan menggunakan helm saat berkendara dengan alasan gerah, namun pihak kepolisian terus menindak dan mengedukasi bagi pengendara yang masih melanggar aturan lalu lintas, dan pada akhirnya makin kesini, makin menjadi kebiasaan bagi para pengendara demi keselamatan dalam berkendara,” bebernya.

Begitu pula, kata Tri, dengan kebijakan tatanan kehidupan normal baru, masyarakat diminta tetap produktif tetapi tetap memperhatikan pola hidup bersih dan sehat walaupun hidup berdampingan dengan Covid-19. Terlebih, beberapa perwakilan asosiasi mal dan pusat perbelanjaan menanyakan kapan berakhir masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Bekasi.

Baca Juga: Pelanggar PSBB III di Kota Bekasi Dikenakan Sanksi Sosial

"Dari edaran yang ditandatangani Wali Kota Bekasi, PSBB kita diperpanjang sampai 29 Mei. Kita sebagai pemerintah terus memonitoring perkembangan Covid-19, apakah ada kenaikan atau ada penurunan kasus, dari hasil angka yang timbul, peran pemerintah membuat keputusan, kita jangan gegabah dalam membuat keputusan, agar PSBB yang sudah kita lakukan selama ini tidak sia-sia," pungkas Tri.



Sumber: BeritaSatu.com