Jumlah Pasien Positif Covid-19 di RSD Wisma Atlet Berkurang 79 Orang

Jumlah Pasien Positif Covid-19 di RSD Wisma Atlet Berkurang 79 Orang
Pemerintah fungsikan Wisma Atlet Kemayoran saat ini sebagai Rumah Sakit Darurat penanganan penyembuhan penyakit Covid - 19, Jakarta, Senin 25 Mei 2020. Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran saat ini menampung kurang lebih 3000 pasien positif Covid - 19. (Foto: BeritaSatu Photo / Emral Firdiansyah)
Carlos Roy Fajarta / FMB Jumat, 29 Mei 2020 | 11:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Jumlah pasien positif virus Corona (Covid-19) di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat terus berkurang. Sejak 23 Maret 2020 hingga Jumat (29/5/2020) tercatat pasien positif berkurang 79 orang menjadi 685 orang pasien positif Covid-19.

"Hari ini jumlah pasien di RSD Wisma Atlet Kemayoran ada 711 orang terdiri dari 455 laki-laki dan 256 perempuan. Dari total rawat inap itu 685 positif Covid-19 dan 26 orang PDP. Untuk ODP nihil," ujar Perwira Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I TNI AL, Kolonel Marinir Aris Mudian dalam keterangan tertulisnya.

Dikatakannya jumlah pasien rawat inap saat ini berkurang 78 orang dari semula 789 orang menjadi 711 orang. Sedangkan pasien positif Covid-19 berkurang 79 orang sebelumnya 764 orang menjadi 685 orang. Sedangkan pasien PDP hanya bertambah satu dari 25 menjadi 26 orang.

"Rekapitulasi Pasien sejak 23 Maret hingga 29 Mei 2020 di RSD Wisma Atlet terdaftar 4.037 pasien, dirujuk ke RS lain 124 orang, yang sudah sembuh dan dipulangkan ada 2.224 orang, dan yang meninggal dunia ada 3 orang," tambah Aris Mudian.

Selain RSD Wisma Atlet Kemayoran, Aris Mudian juga menyebutkan jumlah pasien di lokasi lainnya yakni berkurangnya pasien di RSD Pulau Galang dari sebelumnya 38 orang menjadi hari ini 29 orang.

"Jumlah ABK kapal pesiar, Jamaah Tabligh, SMK dan PMI yang dikarantinakan tercatat 7.982 orang, dengan perincian jumlah total 8.615 orang. Dari jumlah tersebut yang telah dipulangkan sebanyak 6.025 orang dan yang masih dikarantina sebanyak 2.590 orang," tutup Perwira Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I TNI AL, Kolonel Marinir Aris Mudian. 



Sumber: BeritaSatu.com