Beri Informasi Keliru, Pejabat Humas Pemkot Bekasi Dimutasi

Beri Informasi Keliru, Pejabat Humas Pemkot Bekasi Dimutasi
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (Foto: dok)
Mikael Niman / JAS Jumat, 29 Mei 2020 | 16:48 WIB

Bekasi, Beritasatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memberikan sanksi kepada pejabat Humas Pemkot Bekasi, Indah Indri Hapsari, karena telah memberi keterangan keliru kepada wartawan terkait kedatangan Presiden Joko Widodo ke kota itu, Selasa (26/5/2020) lalu. Indah terkena sanksi karena dianggap melakukan pelanggaran kategori sedang. Pemkot juga telah memutasinya.      

Pemkot Bekasi telah mengirim surat permintaan maaf kepada Presiden Joko Widodo terkait kekeliruan informasi yang disampaikan oleh Indah. Selain itu, Pemkot Bekasi memberikan sanksi berupa pelanggaran kategori sedang serta memutasinya pada Jumat (29/5/2020).

“Kami meminta maaf kepada Bapak Presiden Joko Widodo atas pernyataan yang keliru dan menyayangkan kepada pihak Detik.com karena tanpa seizin yang bersangkutan menjadikan berita dan berdampak fatal,” ujar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

Diketahui, wartawan Detik.com mewawancarai Kasubag Publikasi Eksternal Humas Pemkot Bekasi, Indah Indri Hapsari melalui telepon, perihal kedatangan Joko Widodo ke Summarecon Mal Bekasi. Menurut Indah, kedatangan Joko Widodo untuk meresmikan pembukaan mal di Kota Bekasi di saat masa PSBB masih berlaku. Indah Indri menyampaikan informasi yang keliru kepada Detik.com sehingga berdampak luas di media sosial.

Keesokan harinya, Rahmat Effendi mengirim surat Nomor surat 488/3382/Setda.Hum tanggal 27 Mei 2020, perihal Permohonan Maaf kepada Presiden Republik Indonesia, Cq Sekretaris Militer Presiden Republik Indonesia.

Selain itu, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi menggelar sidang majelis kode etik atas pejabat eselon IV tersebut. Hasilnya, Indah Indri telah dijatuhi hukuman tingkat sedang.

Terbaru, pejabat struktural tersebut digantikan oleh Muhammad Mucklis. Indah Indri dimutasi ke Dinas Kepemudaan dan Olahraga menggantikan M Mucklis.



Sumber: BeritaSatu.com