PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Mal dan Sekolah Tetap Tutup

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Mal dan Sekolah Tetap Tutup
Ilustrasi mal sepi pengunjung. (Foto: Antara)
Chairul Fikri / JAS Minggu, 31 Mei 2020 | 20:58 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tangerang Raya akan diperpanjang hingga pertengahan Juni 2020 mendatang. Mal dan tempat hiburan akan tetap tutup. Sekolah juga akan tetap diliburkan.

Namun demikian, PSBB di Tangerang Raya akan memberikan kelonggaran kepada tempat ibadah untuk dibuka kembali meski dengan protokol kesehatan yang ketat.

Hal itu diungkapkan Bupati Kabupaten Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar usai rapat virtual dengan Gubernur Banten serta Wali Kota Tangerang Selatan dan Kota Tangerang, Minggu (31/5/2020).

"PSBB Tangerang Raya akan diperpanjang. Namun kami sudah berdiskusi untuk membuka sarana dan prasarana ibadah di Kabupaten Tangerang meski dengan protokoler kesehatan yang ketat. Dan pembukaan sarana ibadah sendiri akan bertahap dilihat dari zona daerahnya. Sedangkan untuk mal, tempat hiiburan akan tetap tutup dan sekolah akan tetap diliburkan," ungkapnya.

Menurut Zaki mal dan tempat hiburan yang ada di Tangerang Raya akan tetap tutup. Pasalnya, mal dan tempat hiburan di Tangerang terkadang banyak mengundang masyarakat Jakarta untuk datang dan berkunjung.

"Kalau kita bisa buka lebih dulu daripada Jakarta dikhawatirkan masyarakat Jakarta melakukan belanja di wilayah Banten terutama wilayah Tangerang Raya. Dikhawatirkan terjadi penularan di sana. Oleh sebab itu, kita masih setuju penutupan mal dan tempat hiburan di Tangerang Raya," lanjutnya.

Sedangkan untuk sekolah, Zaki menyatakan akan mengkaji proses belajar mengajar yang diberlakukan di Tangerang. Namun demikian proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan tetap berlangsung meski melalui jalur online.

"Kalau sekolah masih kita kaji, apakah sekolah tetap akan belajar di rumah sampai bulan Desember sementara infrastruktur di sekolah-sekolah ini belum siap. Kalau infrastruktur sudah siap satu meja untuk 1 orang siswa, artinya kita harus memperlakukan shift," tambahnya.

Sedangkan Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi dalam keterangan persnya juga menyatakan akan mematuhi petunjuk dan keputusan Pemerintah Provinsi Banten yang akan memperpanjang PSBB Tangerang Raya meski akan tetap memepersiapkan fase new normal di wilayahnya.

"Kami mengusulkan PSBB agar dilanjutkan tetapi dengan banyak pengecualian seperti sarana ibadah pasar tokoh-tokoh kecil dan ruko bisa dibuka. Karena tanpa PSBB masyarakat akan sangat sulit untuk diatur dan salah satu untuk mendisiplinkan masyarakat juga dengan PSBB," tandas Airin.



Sumber: BeritaSatu.com