Hari Pertama Buka, MPP Bekasi Trade Center Diserbu Warga

Hari Pertama Buka, MPP Bekasi Trade Center Diserbu Warga
Hari pertama mal pelayanan publik (MPP) di Bekasi Trade Center, Bekasi Timur, Selasa (2/6/2020) yang langsung diserbu warga. (Foto: BeritaSatu Photo / Mikael Niman)
Mikael Niman / YUD Selasa, 2 Juni 2020 | 17:17 WIB

Bekasi, Beritasatu.com – Hari pertama mal pelayanan publik (MPP) di Bekasi Trade Center, Bekasi Timur, langsung diserbu warga, Selasa (2/6/2020). Terlihat antrean warga menunggu giliran masuk ke dalam MPP Kota Bekasi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi saat ini masih menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) saat memasuki tatanan kebiasaan baru (new normal). Tampak petugas di lokasi mengatur antrean pengunjung.

Baca juga: Kemhub Siapkan Prosedur Transportasi New Normal

“Terlihat antrean mulai pukul 10.00 WIB tadi, warga sudah membeludak. Tetapi kita tetap ikuti protokol kesehatan sesuai imbauan pemerintah,” ujar Adien, pemohon perbaikan kartu keluarga (KK) di MPP Bekasi Trade Center.

Dia mengaku, dokumennya tengah diurus dan tidak ada perbedaan pelayanan sebelumnya, yakni dokumen yang hendak diurus harus lengkap.

Baca juga: Pelaku Usaha Angkutan Umum DKI Masih Bingung dengan New Normal

“Tetap harus melakukan registrasi jauh-jauh hari. Sehingga, sampai di lokasi MPP hanya melakukan permohonan dan dicek persyaratannya,” imbuhnya.

Pemkot Bekasi menerbitkan Surat Edaran Wali Kota Bekasi Nomor 067/3436/DPMPTSP tentang pelayanan yang dibuka seperti MPP Bekasi Trade Center, gerai pelayanan Atrium Pondokgede dan gerai pelayanan Plaza Cibubur.

Baca juga: New Normal, UI Pertimbangkan Sistem Blended Learning

Sementara itu, Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi, Herbert S Panjaitan, mengungkapkan sistem yang diterapkan sekarang menggunakan antrean daring untuk pemberitahuan jadwal mengurus administrasi di MPP dan tetap dibatasi kuota per harinya.

“Layanan di hari pertama buka antara lain layanan Kependudukan, BPJS, layanan perpanjangan SIM, STNK, Disnaker dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” imbuhnya.



Sumber: BeritaSatu.com