21.084 Kendaraan Tak Miliki SIKM Diputar Balik

21.084 Kendaraan Tak Miliki SIKM Diputar Balik
Petugas gabungan dari Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Satpol-PP saat melakukan pengecekan Surat Izin Keluar atau Masuk (SIKM) terhadap kendaraan yang akan memasuki wilayah Jakarta di gerbang tol Cikupa, Tanggerang, Jumat, 29 Mei 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Joanito De Saojoao)
Bayu Marhaenjati / CAH Rabu, 3 Juni 2020 | 14:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, telah memutar balik 21.084 kendaraan yang hendak keluar-masuk Jakarta, di 20 titik pos pengamanan atau pemeriksaan, selama tujuh hari sejak tanggal 27 Mei hingga 2 Juni 2020. Terjadi penurunan 34 persen jumlah kendaraan yang diputar balik pada hari Senin (1/6/2020) dibanding Selasa (2/6/2020).

"Petugas Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan Satpol PP DKI Jakarta sudah memutar balikan 21.084 kendaraan yang hendak masuk ke wilayah DKI Jakarta, dengan rincian 4.660 kendaraan diputar balik di sembilan titik pos pemeriksaan wilayah DKI Jakarta dan 16.424 kendaraan di pos pemeriksaan di luar wilayah DKI Jakarta," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Rabu (3/6/2020).

Dikatakan Yusri, terjadi penurunan angka kendaraan yang diputar balik pada hari Senin dibandingkan Selasa kemarin. Berdasarkan catatan, sebanyak 4.208 diputar balik pada hari Senin, sementara pada hari Selasa berjumlah 2.376 kendaraan.

"Terjadi penurunan kendaraan diputar balik sebanyak 1.832 kendaraan atau 34 persen," ungkapnya. 

Baca Juga6 Hari, 18.708 Kendaraan Hendak Keluar-Masuk Jakarta Diputar Balik

Yusri menyampaikan, kendaraan yang diputar balik di pos wilayah DKI Jakarta mengalami peningkatan pada hari Senin dibanding Selasa kemarin. Semisal di kawasan Jakarta Barat, sebanyak 116 kendaraan diputar balik pada Senin dan 340 kendaraan hari Selasa, meningkat 224 kendaraan atau naik 19 persen. Kemudian di Jakarta Timur, 312 kendaraan diputar balik pada hari Senin, dan 346 kendaraan hari Selasa, meningkat 34 kendaraan atau naik 11 persen.

"Jakarta Selatan, pada pada Selasa sebanyak 107 kendaraan dibandingkan Senin sebanyak 86 kendaraan, meningkat sebanyak 21 kendaraan atau naik 24 persen," katanya.

Sebaliknya, tambah Yusri, terjadi penurunan kendaraan yang diputar balik di pos penyekatan luar wilayah DKI Jakarta. Seperti di Kabupaten Tangerang, sebanyak 2.068 kendaraan diputar balik pada hari Senin, sedangkan 1.281 kendaraan hari Selasa, menurun 877 kendaraan atau -37 persen.

Baca Juga: Pemprov DKI Hanya Terbitkan 5,7 Persen dari Total Permohonan SIKM

Selanjutnya di Kabupaten Bogor, sebanyak 1.076 diputar balik pada hari Senin, dan 179 hari Selasa, menurun 897 kendaraan atau turun -83%. Lalu Kabupaten Bekasi, pada hari Selasa sebanyak 113 kendaraan dibandingkan hari Senin sebanyak 550 kendaraan, menurun sebanyak 437 kendaraan atau turun -79 persen.

"Kendaraan yang diputar balik di wilayah DKI Jakarta didominasi oleh sepeda motor, sedangkan di luar wilayah DKI Jakarta didominasi kendaraan pribadi," jelasnya.

Menurut Yusri, semua kendaraan itu harus putar balik karena pengendara tidak dapat menunjukkan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM), yang diatur dalam Pergub DKI Jakarta Nomor 44 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian Keluar dan/atau Masuk Provinsi DKI Jakarta dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

"Pengendara yang melewati pos pemeriksaan SIKM terbanyak di wilayah Kabupaten Bekasi berjumlah 1.570 kendaraan yang didominasi pemotor, dan Kabupaten Tangerang sebanyak 1.238 kendaraan didominasi oleh kendaraan pribadi," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com