Pemohon SIM Melonjak Drastis, Ini Penjelasan Polisi
Logo BeritaSatu

Pemohon SIM Melonjak Drastis, Ini Penjelasan Polisi

Rabu, 3 Juni 2020 | 21:21 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mengungkapkan terjadi lonjakan pemohon perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), di kantor Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas), di wilayah hukum Polda Metro Jaya, sejak Selasa (2/6/2020) kemarin. Polisi pun telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi lonjakan pemohon itu.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo mengatakan, setelah dilakukan analisa ada beberapa penyebab terjadinya lonjakan pemohon.

"Pertama antrean lonjakan pemohon tersebut adalah pemohon yang habis masa berlaku SIM-nya pada hari ini atau dua hari kemarin, kemudian ditambah sebagian besar itu adalah pemohon yang habis masa berlakunya pada bulan Maret, April dan Mei yang kemarin selama masa pandemi ini kita berikan dispensasi. Sehingga kemudian terjadilah lonjakan pemohon di unit-unit pelayanan kita terutama perpanjangan SIM," ujar Sambodo, Rabu (3/6/2020).

Dikatakan Sambodo, guna mengatasi lonjakan pemohon Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan upaya-upaya peningkatan pelayanan sesuai dengan petunjuk dan keputusan Korlantas Polri, seperti dispensasi waktu yang cukup panjang kepada masyarakat untuk mengurus perpanjangan masa aktif SIM yang habis masa berlakunya hingga akhir Juni.

"Kedua kalau kemarin semasa pandemi ini SIM Keliling tidak kita aktifkan, maka untuk memecah antrean, SIM Keliling sudah kita aktifkan kembali. Hari ini ada dua unit yang kita aktifkan di Masjid At-Tin (Taman Mini Indonesia Indah), Jakarta Timur. Ini untuk memecah antrean di Satpas SIM Kebon Nanas yang memang pada hari yang lalu itu antreannya cukup panjang, dengan hari ini pun SIM Keliling di Masjid At-Tin itu juga pemohonnya cukup padat," ungkapnya.

Sambodo melanjutkan, ada juga tiga unit SIM Keliling yang diturunkan untuk membantu Satpas SIM Daan Mogot, hari ini. "Jadi berikutnya nanti setelah mal sudah boleh dibuka dengan new normal dan protokol Covid yang ketat, maka gerai SIM yang di mal juga akan kita buka kembali, sehingga ini akan membantu untuk memecah antrean," katanya.

Menurut Sambodo, Ditlantas Polda Metro Jaya juga membatasi kuota pelayanan harian berkaitan dengan jumlah dari kapasitas ruang tunggu pelayanan, kapasitas produksi, serta penerapan protokol kesehatan seperti physical distancing atau jaga jarak. Semisal di Satpas Daan Mogot yang kapasitasnya besar, kuotanya bisa sampai 600 hingga 800 pemohon perhari. Namun, kalau SIM Keliling hanya mencapai 150 hingga 200 pemohon.

"Kita tentukan harian pelayanan SIM, dengan sistem first in dan first out. Siapa yang akan datang pertama mendapatkan kupon kuota tersebut. Misalnya kuota hari ini di SIM Keliling ada 200, ya dua ratus orang pertama itu yang mendapatkan kupon. Kemudian setelah dua ratus itu selesai, maka pelayanan akan kita close dan bagi yang belum mendapatkan bisa mencoba lagi keesokan harinya," jelasnya.

Sehingga polisi bisa melakukan pelayanan kepada masyarakat dengam baik, sekaligus menjaga physical distancing serta menerapkan protokol kesehatan terkait Covid-19. "Mencuci tangan, mengecek suhu tubuh, termasuk kewajiban menggunakan masker. Dan, anggota kami yang memberikan pelayanan itu juga menggunakan masker dan face shield sehingga kemudian protokol Covid-19 kita lakukan sebaik-baiknya," tambahnya.

Sambodo menegaskan, polisi tidak akan melakukan penilangan terhadap pemilik SIM yang masa aktifnya berakhir pada bulan Maret hingga akhir Juni mendatang.

"Masyarakat tidak perlu khawatir kalau SIM-nya itu habis pada masa-masa (pandemi) ini sampai dengan 30 Juni dan belum diperpanjang, karena saya sudah menyampaikan kebijakan ini kepada anggota di lapangan dan saya jamin bahwa anggota kami di lapangan tidak akan melakukan penindakan atau menilang terhadap para pengendara yang masa berlaku SIM-nya habis sampai tanggal 30 Juni," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Satgas Bogor Kesulitan Capai Target yang Diberikan Luhut karena Vaksinator Minim

Kini Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor memiliki 1.076 vaksinator, dan dalam waktu dekat ada tambahan sekitar 600 vaksinator.

MEGAPOLITAN | 21 September 2021

Siang Ini Jakarta Diguyur Hujan Ringan-Sedang

BMKG memprediksi pada hari Selasa (21/9/2021) ini wilayah DKI Jakarta akan cerah berawan hingga hujan sedang.

MEGAPOLITAN | 21 September 2021

Meskipun Diizinkan Masuk Mal, Wagub Riza Imbau Anak Usia di Bawah 12 Tahun Tetap di Rumah

Ahmad Riza Patria mengimbau agar anak-anak usai di bawah 12 tahun tetap berada di rumah, meskipun sudah diizinkan untuk masuk mal

MEGAPOLITAN | 21 September 2021

Tempat Pembuangan Sampah Liar Muncul Akibat PLTSa Terhambat Dibangun

Banyaknya tempat pembuangan sampah (TPS) liar di bantaran Kali Cisadane disebabkan terhambatnya proses pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Alumni SMA Negeri 8 Jakarta Kembali Gelar Sentra Vaksinasi Targetkan 1.500 Peserta

Upaya alumni Smandel ini tidak lain untuk ikut menyukseskan program pemerintah dalam vaksinasi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

4.927 Peserta akan Berebut 122 Formasi CPNS di Kota Tangerang

Terdapat 4.927 orang pelamar mengikuti seleksi kompetensi dasar untuk memperebutkan 122 formasi CPNS Kota Tangerang.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Pelonggaran PPKM Diharapkan Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Pelonggaran PPKM diharapkan akan meningkatkan perekonomian masyarakat.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Operasi Patuh Jaya, Satlantas Polrestro Bekasi Kota Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestro Bekasi Kota kembali menggiatkan sosialisasi tertib berlalu lintas.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Wali Kota Tangerang: Pembelajaran Tatap Muka Berjalan Lancar

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyebut pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di wilayahnya berjalan lancar.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Pengguna KRL Bertambah, KAI Commuter Tetap Berlakukan Pembatasan

KAI Commuter mencatat terjadi kenaikan jumlah pengguna KRL. Meski demikian, KAI Commuter tetap lakukan pembatasan.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Tahap 70, Indonesia Datangkan 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac

Tahap 70, Indonesia Datangkan 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac

KESEHATAN | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings