Langgar PSBB, Pemkot Bogor Segel THM di Sukasari

Langgar PSBB, Pemkot Bogor Segel THM di Sukasari
Wali Kota Bogor, Bima Arya, mengawasi penyegelan lokasi klub malam yang berada di Jalan Siliwangi, Bogor Timur, Kota Bogor, Senin (15/6/2020).  (Foto: Beritasatu Photo / Vento Saudale)
Vento Saudale / FER Senin, 15 Juni 2020 | 20:46 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyegel salah satu tempat hiburan malam (THM) yang berada di kawasan Sukasari, Bogor Timur, Kota Bogor. Penyegelan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya, Senin (15/6/2020).

Baca Juga: Pemkot Bogor Evaluasi Lonjakan Penumpang KRL

Bima Arya menilai, klub malam itu melakukan pelanggaran berat dengan menggelar live music dan mengundang kerumunan orang banyak.

"Banyak yang bertanya kapan THM buka? Saya tegaskan, tidak ada yang buka. Yang diperbolehkan itu restoran, itu pun wajib mematuhi protokol kesehatan," tegas Bima.

Bima memastikan, bila klub malam ini telah melanggar peraturan PSBB dan disegel sesuai ketentuan. Terlebih, pada malam sebelumya terjadi keributan yang mengarah ke tindak kriminal.

"Kita masa prihatin. Restoran buka, untuk menopang ekonomi. Ini buka malah menimbulkan pelanggaran. Jadi berdasarkan aturan, pemkot segel tempat ini dan saya perintahkan kepada perizinan untuk mengkaji tentang pemberian izin tempat ini secara menyeluruh," kata Bima Arya.

Baca Juga: Positif! Buku Perjuangan Bima Arya Lawan Covid-19

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Bogor, Agustyansyah menjelaskan bahwa tempat ini izinnya restoran dan karaoke, tapi dalam pelaksanaannya ada penyimpangan yaitu menyediakan klub malam.

"Berdasarkan peraturan memang tidak ada perizinan untuk klub malam. Pemkot hanya memfasilitasi restoran dan karaoke," kata Agus.

Sejauh ini, Satpol PP telah memantau 33 usaha tempat restoran dan karaoke. Untuk karaoke, lanjut Agus, masih belum diizinkan beroperasi. Untuk resto yang menyediakan musik hidup pun belum diperkenankan.

"Klub ini akan diperbolehkan beroperasi bila sudah memenuhi ketentuan dan sudah memenuhi kreteria audit dari Sat Pol PP," tambah Agus.



Sumber: BeritaSatu.com