Pemkot Depok Tangani Kasus Covid-19 di Perumahan Bellacassa

Pemkot Depok Tangani Kasus Covid-19 di Perumahan Bellacassa
Ilustrasi tes cepat Covid-19. (Foto: Antara / Aji Styawan)
Bhakti Hariani / FER Jumat, 19 Juni 2020 | 20:52 WIB

Depok, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melakukan pengetesan kepada 57 orang di Perumahan Bellacassa setelah diketahui adanya laporan kepada Pengawas Covid-19 Kecamatan Pancoran Mas terkait temuan mandor bangunan reaktif setelah melalui rapid test.

Ketua Pengawas Covid-19 Kecamatan Pancoran Mas, Nessi Annisa Handari menuturkan, awalnya pihaknya mendapat laporan pada Kamis (18/6/2020) dari Ketua RW 23 di Perumahan Bellacassa bahwa didapati seorang mandor di perumahan tersebut hasil rapid test-nya reaktif. Ketua RW kemudian meminta arahan dari Ketua Pengawas di Kecamatan Pancoran Mas.

"Kami selaku pengawas kecamatan melakukan koordinasi dan hari ini, Jumat (19/6/2020) kami lakukan rapid test totalnya 57 orang. Untuk pekerja bangunan sebanyak 24 orang," ujar Nessi di Depok, Jumat (19/6/2020).

Lebih lanjut, diungkap Nessi, sisanya adalah mereka yang berinteraksi dengan para buruh bangunan tersebut. Diantaranya tukang sayur, tenaga keamanan, dan warga setempat. Hasil dari rapid test yang dilaksanakan sudah bisa diketahui dan 57 orang tersebut non-reaktif Covid-19.

"Kami sungguh sangat lega sekali. Kami bersyukur ketua RW disini dimana Kampung Siaga diterapkan, sangat pro aktif dan sangat peduli kepada warganya. Memang sangat kami butuhkan koordinasi seperti ini agar dapat segera memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tutur Nessi.

Selanjutnya para buruh bangunan diizinkan kembali bekerja dan mandor yang reaktif akan dilanjutkan dengan swab test gratis oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok.

Nessi menegaskan, pihaknya juga terus menyisir para warga yang terbukti positif Covid-19 untuk melakukan isolasi di rumah sakit yang telah disediakan Pemkot Depok sebagai rumah sakit isolasi para pasien Covid-19. Rumah sakit tersebut yakni RS Hasanah Graha Afiah, RS Citra Medika dan RSUD Depok.

"Isolasi di rumah sakit terus kami gencarkan. Ini penting untuk memutus persebaran Covid-19. Karena isolasi di rumah sakit akan lebih efektif untuk pasien dan juga keluarganya. Ini juga sesuai instruksi Wali Kota Depok Mohammad Idris," ujar Nessi. 



Sumber: BeritaSatu.com