Wagub DKI: Protokol Kesehatan di Mal Berjalan Baik

Wagub DKI: Protokol Kesehatan di Mal Berjalan Baik
Wagub DKI Jakarta Riza Patria bersama Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara saat mengunjungi Kelurahan Duri Pulo, Kecamatan Gambir, Kamis 11 Juni 2020. (Foto: handout)
Hotman Siregar / FER Sabtu, 20 Juni 2020 | 16:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pelaksanaan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi Fase I Menuju Masyarakat Aman, Sehat, dan Produktif telah berjalan sekitar dua pekan. Sejumlah kegiatan seperti mal, pusat perbelanjaan, dan tempat wisata telah mendapatkan izin operasional dengan tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 51 Tahun 2020.

Baca Juga: Mal Tak Disiplin Protokol Kesehatan Bisa Ditutup

Dalam rangka memastikan penerapan protokol kesehatan tersebut, Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meninjau sejumlah pusat perbelanjaan, yaitu Pasar Palmerah di Jakarta Pusat dan sebuah mal di Jakarta Barat, Sabtu (20/6).

"Alhamdulillah sejauh pencermatan saya, rambu-rambu pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 telah dilaksanakan dengan baik, seperti ada pembatasan pengunjung, ada tempat cuci tangan, ada tanda traffic flow-nya dibuat agar satu arah jalannya, tidak bersentuhan, kemudian pedagang pengunjung menggunakan masker bahkan face shield semua diwajibkan,” jelas Riza.

Riza juga mengaku mendapatkan informasi bahwa berdasarkan hasil tes swab dari Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, terdapat 79 pedagang pasar yang terdampak Covid-19. Para pedagang yang terdampak tersebut telah diminta untuk segera isolasi mandiri.

Baca Juga: Mal Dibuka, Anies: Evaluasi Butuh Waktu

"Dan bagi kios tempat berjualannya, kita minta melakukan penutupan sementara kemudian dibersihkan. Sehingga, ada penindakan tegas dari Satpol PP dan Pasar Palmerah ini bisa menjadi contoh bagi semua pasar agar masyarakat menjaga kedisiplinan, kepatuhan, dan ketaatan untuk mewujudkan kerjasama yang baik," katanya.

Selain itu, Riza juga meninjau kepatuhan pengelola di sebuah mal di Jakarta Barat dalam rangka penerapan Protokol Kesehatan Covid-19. Seperti pembatasan kapasitas pengunjung sebanyak 50 persen, penggunaan face shield bagi penjaga toko/gerai makanan dan minuman, penyediaan tempat cuci tangan, jaga jarak saat di antrean mesin ATM, dan sebagainya.

“Kemudian juga tombol lift-nya tidak boleh disentuh. Di setiap toko juga tadi bagus sekali dilakukan pembatasan jumlah pengunjung, luasnya berapa umpamanya tadi ada 43 meter persegi hanya diperbolehkan tiga pengujung pembeli yang bisa masuk. Bahkan, tadi di pintu depan sebelum masuk ada QR Code, sehingga dapat diatur jumlah pengunjung bahkan identitasnya sehingga jika terjadi kasus dapat segera ditangani dengan baik,” katanya.

Baca Juga: Pengunjung Mal di Tangerang Wajib Laporkan Data Diri

Atas hal itu, Riza menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih dari pengelola pasar dan mal atas kerja sama yang baik dalam rangka penerapan protokol kesehatan Covid-19. "Mudah mudahan kerja sama yang baik ini, termasuk semuanya dilakukan pembatasan. Terima kasih supaya ditingkatkan," tandas Riza Patria.



Sumber: BeritaSatu.com