Pengunjung GBK Alami Penurunan

Pengunjung GBK Alami Penurunan
Sejumlah warga berolah raga di dalam kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin, 8 Juni 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Joanito De Saojoao)
Bayu Marhaenjati / YUD Minggu, 21 Juni 2020 | 17:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno, menyatakan jumlah pengunjung yang berolahraga mengalami penurunan, pada hari Minggu (21/6/2020). Sementara itu, tidak lagi terjadi penumpukan pengunjung di area ring road Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat.

"Pengunjung sampai pukul 12.00 WIB tadi relatif melandai sekitar 15.000 orang. Hal tersebut mungkin karena sebagian bisa jalan-jalan atau olahraga di CFD yang mulai buka hari ini," ujar Direktur Utama Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno, Winarto, kepada Beritasatu.com, Minggu (21/6/2020).

Dikatakan Winarto, penumpukan pengunjung di area ring road SUGBK, juga mengalami pengurangan drastis dari pekan lalu. "Penumpukan di area ring road SUGBK berkurang drastis, pengunjung lebih tersebar di seluruh kawasan kompleks GBK," katanya.

Menyoal apakah masih ada pengunjung yang berekreasi bukan berolahraga, Winarto mengatakan, masih beragam.

"Dari pengamatan warga yang memasuki kawasan GBK masih beragam baik yang serius olahraga maupun yang jalan-jalan sambil berolahraga," katanya.

Sebelumnya, Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno, mengeluarkan kebijakan berupa pengaturan waktu hingga kapasitas bagi masyarakat yang hendak berolahraga di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat. Tujuannya, agar tidak terjadi penumpukan, dan pengunjung yang datang memanfaatkan kawasan itu buat berolahraga bukannya piknik dengan keluarga.

Winarto menyebutkan, pengunjung di seluruh kawasan GBK pada pekan lalu berjumlah sekitar 20.000 hingga 30.000 sehari. Namun, orang yang datang kebanyakan bukan berolahraga melainkan berekreasi. Keramaian pengunjung berpusat di ring road SUGBK, sedangkan kawasan lain seperti Parkir Timur, Plaza Timur, kemudian Plaza Tenggara relatif kosong.

"Pengamatan kami yang datang ini berbeda, tidak hanya yang bermaksud olahraga, tetapi lebih banyak yang orang piknik. Warga jakarta yang piknik, bawa anak, bawa bayi, bawa kereta dorong. Mungkin itu 60 persen mereka yang piknik, yang 40 persen itu berolahraga," kata Winarto, Kamis (18/6/2020) lalu.

Berikut kebijakan yang diambil pengelola GBK:

1. Jam operasional dimulai pada pukul 05.00 WIB s.d. 20.00 WIB.

2. Akses masuk ke kawasan GBK melalui Pintu 5 dan Pintu 10; untuk kendaraan bermotor roda empat diarahkan untuk parkir di Parkir Timur dan Parkir Selatan. Sedangkan kendaraan bermotor roda 2 diarahkan untuk parkir di halaman Istora dan Stadion Akuatik. Selanjutnya, akses keluar untuk seluruh kendaraan diarahkan melalui Pintu 8.

3. Area Ring Road Stadion Utama GBK hanya untuk pejalan kaki tanpa peralatan misalnya sepeda, skateboard, segway, scooter, dan/atau stroller).

4. Akses masuk pengunjung menuju Ring Road Stadion Utama GBK hanya melalui Pintu A yang akan dibuka-tutup secara berkala dan akses keluar melalui Pintu D, Pintu E dan Pintu G.

5. Jumlah pengunjung Ring Road Stadion Utama GBK akan dibatasi secara bergiliran dengan jumlah pengunjung maksimal 1.000 orang dan waktu maksimal 1 (satu) jam per shift, sebagaimana tercantum pada tabel berikut:

Shift jam masuk maksimum jumlah pengunjung jam keluar:
1. 05.00 WIB 1.000 orang 06.00 WIB
2. 06.30 WIB 1.000 orang 07.30 WIB
3. 08.00 WIB 1.000 orang 09.00 WIB
4. 09.30 WIB 1.000 orang 10.30 WIB
5. 11.00 WIB 1.000 orang 12.00 WIB
6. 15.30 WIB 1.000 orang 16.30 WIB
7. 17.00 WIB 1.000 orang 18.00 WIB
8. 18.30 WIB 1.000 orang 19.30 WIB

6. Pengunjung yang berusia kurang dari 12 tahun dan ibu hamil dilarang masuk ke kawasan GBK. Seluruh pengunjung harus mematuhi protokol kesehatan yang berlaku antara lain pengecekan suhu tubuh di Pintu Masuk Utama dan ring road, cuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak fisik minimal 2 meter dan tidak bergerombol.



Sumber: BeritaSatu.com