Keroyok Polisi di Jakbar, 11 WN Nigeria Ditangkap

Keroyok Polisi di Jakbar, 11 WN Nigeria Ditangkap
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Bayu Marhaenjati / WBP Minggu, 28 Juni 2020 | 10:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi menangkap 11 Warga Negara Asing (WNA) asal Nigeria, lantaran melakukan pengeroyokan dan pemukulan terhadap anggota Polri yang tengah bertugas, di Apartemen Green Park View Tower F RT 08 RW 05, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu kemarin.

"Pada saat kejadian diamankan sembilan warga negara Nigeria. Kemudian semalam ada penambahan dua WNA, jadi total 11 orang WNA. Selanjutnya kita berkoordinasi dengan pihak Imigrasi (personel imigrasi datang ke TKP) untuk didetensi dan ditangani pihak Imigrasi," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Minggu (28/6/2020).

Baca juga: Polisi Ringkus Sepuluh WNA Terlibat Penipuan di Cengkareng

Dikatakan Yusri, kronologi kejadian bermula ketika 12 anggota Subdit Kejahatan Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya hendak melakukan pengembangan dan penangkapan pelaku WNA Nigeria terkait kasus penipuan online, di Apartemen Green Park View, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, sekitar pukul 12.00 WIB, Sabtu kemarin. Tiba-tiba, anggota diadang kurang lebih 60 orang asing.

"Kemudian ada salah satu warga negara asing diduga asal Nigeria berteriak ada razia dari pihak Imigrasi. Tak lama, sekelompok warga negara asing langsung melawan dan mengeroyok lima anggota Subdit Cyber Crime Polda Metro. Anggota sudah menyampaikan kalau mereka anggota polisi, tapi masih tetap melawan sehingga terjadi keributan sampai terjadi pemukulan terhadap anggota Polri," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, pasca-penangkapan situasi di Apartemen Green Park View, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, terpantau aman dan kondusif. 11 WNA itu ditangkap anggota Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, dibantu Resmob Polres Metro Jakarta Barat, Polsek Cengkareng, dan warga. "Korban lima personel Subdit Tindak Pidana Siber Polda Metro Jaya mengalami luka ringan," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com