Polisi Masih Buru 7 Orang Anggota Kelompok John Kei

Polisi Masih Buru 7 Orang Anggota Kelompok John Kei
Tersangka kasus pengeroyokan, perusakan dan pembunuhan John Kei (tengah) di Perumahan Green Lake City, Cipondoh, Kota Tanggerang pada minggu, 21 Juni 2020 lalu, digiring petugas sesaat sebelum rilis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 22 Juni 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Joanito De Saojoao)
Bayu Marhaenjati / YUD Minggu, 28 Juni 2020 | 17:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, masih memburu tujuh orang kelompok John Kei yang masih buron, terkait kasus penyerangan kediaman Nus Kei, di Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang dan penganiayaan hingga menyebabkan korban Yustus Corwing Rahakbau alias Erwin, meninggal dunia serta Angky, mengalami cacat, di Jalan Kresek Raya, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Hingga saat ini masih ada tujuh yang kita cari. Ada tujuh DPO (daftar pencarian orang)," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Minggu (28/6/2020).

Baca juga: Pembebasan Bersyarat John Kei Segera Dicabut

Sebelumnya diketahui, aparat Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, telah membekuk tiga orang kelompok John Kei yang buron terkait kasus penyerangan ke kediaman Nus Kei, di Cluster Australia, Perumahan Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang. Ketiga tersangka yang ditangkap berinisial WL, FDO dan VHL. Mereka ditangkap penyidik, di Kampung Simpang, Desa Cibodas, Kecamatan Cianjur, Jawa Barat, sekitar pukul 23.00 WIB, tanggal 24 Juni 2020 kemarin.

"Tiga pelaku DPO ini yang memang bermain di Green Lake dengan peran masing-masing. Jadi mereka ini tiga-tiganya memang pada saat ingin berangkat itu masih sempat kumpul di The Arcici, kemudian dibagi peran oleh JK (John Kei)," kata Yusri.

Baca juga: Putri John Kei Minta Maaf Papanya Bikin Gaduh

Tersangka WL, merupakan pelaku yang melepaskan tembakan pada saat keluar dari perumahan. Berdasarkan keterangan saksi terdengar tujuh kali tembakan, salah satunya memantul terkena kaki pengemudi ojek online.

Polisi juga turut menyita satu senjata api rakitan ketika menangkap WL. Pistol itu, yang ditembakkan pada saat para pelaku keluar dari gerbang Cluster Australia, Green Lake City.

Pelaku kedua, berinisial FDO berperan melemparkan bungkusan plastik berisi bensin ke rumah Nus Kei. Bensin itu telah disiapkan seorang pelaku yang kini masih buron. Beruntung, bensin itu tidak sempat dibakar.

Ketiga, tersangka VHL. Ini adalah sopir dari kendaraan Toyota Fortuner yang menabrak pintu gerbang dan juga sekuriti ketika para pelaku keluar dari perumahan.

Baca juga: Belum Lama Bebas, John Kei Terancam Hukuman Mati

Sementara itu, penyidik juga sudah menangkap satu tersangka berinisial MSR, di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Dia dikabarkan sempat menghadiri rapat, namun tidak ikut dalam penyerangan. Kendati demikian, polisi tetap memproses hukum yang bersangkutan karena pada saat penangkapan penyidik menemukan senjata api di kediamannya.

Selain itu, satu orang buronan berinisial SR alias Teco, yang terlibat melakukan penganiayaan di Duri Kosambi, telah menyerahkan diri ke Polsek Cimanggis, Rabu 24 Juni 2020. Selanjutnya tersangka dibawa oleh anggota Polsek Cimanggis ke Polres Metro Depok, dan diserahkan ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.



Sumber: BeritaSatu.com