Polrestro Depok Buru Pelaku Penculikan Anak

Polrestro Depok Buru Pelaku Penculikan Anak
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah. (Foto: istimewa)
Bhakti Hariani / CAH Selasa, 30 Juni 2020 | 18:18 WIB

Depok, Beritasatu.com - Aparat Polres Metro Depok terus memburu pelaku penculikan anak-anak di Kota Depok. Sebelumnya, empat anak berhasil ditemukan selamat dan dikembalikan ke orang tuanya masing-masing.

Awalnya, delapan orang anak diduga dibawa dan diajak bermain turnamen game online. Setibanya di fly over Universitas Indonesia, empat orang berhasil melarikan diri, dan empat anak lainnya dibawa pelaku.

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah menuturkan, setelah mendapat laporan dari warga dan sejumlah orang tua, kemudian dilakukan pengecekan.

"Kami tanya mereka dibawa kemana, dilakukan apa, ciri-ciri pelaku berdasarkan keterangan dari korban yang sudah pulang," kata Azis di Depok, Jawa Barat, Selasa (30/6/2020).

Dari situ kemudian pihaknya melakukan penyisiran, salah satunya berhasil menyisir ke satu lokasi di Pasar Induk Kramat Jati. Ternyata di sana ada beberapa rombongan anak, yang diduga kemarin sempat menjadi bagian dari dugaan penculikan.

"Korban langsung kami amankan, pelakunya masih melarikan diri. Sampai saat ini masih kami kejar. Yang paling penting seluruh korban selamat, bisa kami kembalikan ke orang tuanya masing-masing," tutur Azis.

Kemudian pihaknya menindaklanjuti dengan melakukan penelusuran apakah anak-anak itu mengalami perilaku yang tidak menyenangkan ataukah tidak. Sejauh ini, kata Kapolrestro, berdasarkan pemeriksaan hanya sebatas dibawa lari saja.

Polres Metro Depok juga mengejar ke sejumlah terminal karena pelaku menggunakan angkot. Kemudian ditemukanlah empat anak di Pasar Induk Kramat jati.

Azis menjelaskan, anak-anak tersebut diancam akan dibunuh jika berani melarikan diri. "Yang berhasil kabur itu mereka saat menunggu angkot berhasil melarikan diri. Sisanya tidak sempat karena takut. Anak-anak tersebut ada di kisaran usia 12 hingga 13 tahun, ada dua orang perempuan," tutur Azis. 



Sumber: BeritaSatu.com