Underpass Senen Ditutup, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Underpass Senen Ditutup, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
Ilustrasi rekayasa lalu lintas. (Foto: Beritasatu Photo / Danung Arifin)
Bayu Marhaenjati / YUD Selasa, 30 Juni 2020 | 18:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya, memberlakukan rekayasa arus lalu lintas terkait pembangunan underpass Senen extension, Jakarta Pusat.

"Mulai hari ini underpass Senen ditutup selama sebulan. Selanjutnya dialihkan lewat atas (rel kereta api)," ujar Kasat Lantas Polres Jakarta Pusat kompol Lilik Sumardi, Selasa (30/6/2020).

Untuk diketahui, sehubungan adanya pekerjaan pembangunan underpass Senen extension di simpang Senen, Kota Administrasi Jakarta Pusat, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas sebagai berikut:

1. Pembangunan underpass Senen extension nantinya akan mengakomodir pergerakan lalu lintas dari Timur (Pulogadung) belok kanan ke Utara yang terhubung dengan underpass eksisting.

2. Untuk menunjang kegiatan tersebut akan dilakukan rekayasa lalu lintas sesuai pentahapan pekerjaan sebagai berikut:

a) Simpang Senen

Pekerjaan konstruksi di Simpang Senen sisi Utara tiang Flyover Senen yang semula dimulai tanggal 5 Mei sampai dengan 5 Juni 2020 menjadi sampai dengan tanggal 5 September 2020.

Lalu lintas dari arah Selatan/Salemba menuju Timur/Pulogadung yang semula menggunakan jalan sisi Utara tiang flyover dialihkan melalui sisi Selatan tiang flyover.

Lalu Lintas dari Barat (Tugu Tani) menuju Timur/Pulogadung yang semula menggunakan jalan sisi Utara tiang flyover dialihkan melalui sisi Selatan tiang flyover dan dapat belok kanan menuju Selatan/Salemba mengikuti fase lampu lalu lintas.

Pelayanan Bus Transjakata koridor 4 Ancol Kampung-Melayu, penumpang dari arah Kampung Melayu yang akan turun di Halte Transjakarta Senen Central dialihkan ke Halte Transjakarta Budi Utomo.

b) Simpang Kramat Bunder

Lalu lintas dari Utara/Bungur yang semula dapat belok kanan di Simpang Kramat Bunder dialihkan belok kiri berputar di atas underpass.

Lalu lintas dari arah Barat/Tugu Tani dan Utara/Ancol yang semula putar balik di Simpang Kramat Bunder dialihkan lurus berputar di atas underpass.

c) Pengalihan underpass sisi Selatan

Tanggal 30 Juni sampai dengan 30 Juli 2020 kendaraan dari arah Timur/Pulogadung yang akan menuju Barat (Simpang Senen) yang semula dapat melalui underpass dialihkan melalui jalan atas underpass.

Tanggal 31 Juli 2020 underpass sisi Selatan dapat dilalui 1 (satu) lajur untuk kendaraan kecil, sedangkan kendaraan besar masih menggunakan jalan atas underpass.

3. Untuk mengurangi kepadatan lalu Iintas di Simpang Senen kendaraan dari arah Timur/Pulogadung dapat melalui jalan alternatif: Jalan Letjend Suprapto-Jalan Tanah Tinggi Barat-Jalan Benyamin Sueb (menuju Ancol)/Jalan Kemayoran Gempol- Jalan Garuda-Jalan Bungur Raya-Jalan Gunung Sahari 3-Jalan Gunung Sahari-Jalan Budi Utomo menuju Tugu Tani/Jalan Salemba Raya menuju Matraman.

Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan di jalan.



Sumber: BeritaSatu.com