Sebulan Terakhir, Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Terus Melandai

Sebulan Terakhir, Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Terus Melandai
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (kanan) berharap Kota Patriot masuk ke dalam zona hijau penyebaran Covid-19. (Foto: Beritasatu Photo / Mikael Niman)
Mikael Niman / JAS Selasa, 30 Juni 2020 | 22:01 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Grafik penyebaran kasus Covid-19 di Kota Bekasi dalam sebulan terakhir ini, menunjukkan garis melandai. Bahkan, sejak 26 Mei hingga saat ini, kasus kematian pasien Covid-19 sudah nihil.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bekasi mengatakan, terjadi perkembangan yang signifikan dalam penanganan kasus Covid-19 di Kota Bekasi.

“Sejak 26 Mei 2020 lalu, sudah tak lagi peningkatan angka kematian yang resmi diumumkan oleh Labkesda Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan laboratorium RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi,” ujar Rahmat Effendi, Selasa (30/6/2020).

Berdasarkan data terbaru dari laman corona.bekasikota.go.id, angka kematian pasien positif Covid-19 berjumlah 34 jiwa, terhitung sejak akhir Mei lalu. Lalu, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 166 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) nihil, pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 15 orang.

Kondisi ini, kata dia, harus tetap dipertahankan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah. “Sudah cukup aman dari angka kematian Covid-19. Kita harus pertahankan dengan memperketat penerapan protokol kesehatan dan sosialisasi ini,” ujarnya.

Tak lupa, Rahmat mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, organisasi masyarakat, para relawan, serta juga para aparatur sipil negara maupun TNI dan Polri yang ikut menyukseskan penerapan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) di Kota Bekasi.

“Capaian ini merupakan kerja keras kita bersama. Mulai dari status siaga, status bencana, penerapan PSBB hingga transisi new normal di Kota Bekasi, semua ikut berperan dalam pencegahan ini,” imbuhnya.

Pemerintah Kota Bekasi tetap melanjutkan pemeriksaan tes cepat (rapid test) maupun swab test secara acak.

“Kondisi ini harus kita pertahankan dan insyaallah dalam waktu cepat ini, Kota Bekasi masuk menjadi menjadi zona hijau,” harapnya. 

 



Sumber: BeritaSatu.com