Lagi, Kasus Covid-19 Berasal dari Klaster Kawasan Industri Bekasi

Lagi, Kasus Covid-19 Berasal dari Klaster Kawasan Industri Bekasi
Ilustrasi penanganan pasien diduga terinfeksi virus "corona". (Foto: Antara)
Mikael Niman / JAS Rabu, 1 Juli 2020 | 20:58 WIB

Bekasi, Beritasatu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi kembali menemukan kasus baru penyebaran Covid-19, dalam beberapa hari belakangan ini. Sebanyak 17 kasus baru ditemukan yang penyebarannya terjadi di dalam pabrik kawasan industri Kabupaten Bekasi.

“Total ada 17 kasus baru. Sebanyak 14 kasus di antaranya penyebarannya terjadi di kalangan buruh. Sedangkan, tiga kasus lainnya merupakan istri dan dua orang anak buruh yang sudah terkonfirmasi positif,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, Rabu (1/7/2020).

Kasus terkonfirmasi positif ini sudah dilakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing maupun di rumah sakit. “Rata-rata berusia 40-55 tahun. Sedangkan istri dari salah satu pekerja yang positif berusia 30 tahun. Dan, dua anaknya berumur 9 tahun serta 11 tahun,” imbuhnya.

Menurutnya, kasus baru ini berasal dari klaster perusahaan kawasan industri. Saat ini, operasional perusahaan itu sudah dihentikan sementara.

Alamsyah enggan menyebutkan nama perusahaan tersebut. “Yang pasti, kami sudah meminta untuk menghentikan aktivitas pabrik sementara,” katanya.

Pemerintah daerah masih melakukan pelacakan terhadap orang terdekat sehingga rantai penyebaran Covid-19 dapat diputus.

“Hasil pelacakan sementara, penambahan kasus ini berasal dari empat kecamatan yakni Karangbahagia, Cikarang Pusat, Cikarang Utara, dan Cikarang Timur,” bebernya.

Hingga saat ini, Pemkab Bekasi masih gencar melakukan tes cepat (rapid test) secara massal maupun tes swab. Sebelumnya, penyebaran Covid-19 dari klaster pegawai di kawasan industri pernah terjadi beberapa waktu lalu dan menghentikan sementara kegiatan pabrik. Kini, perusahaan tersebut telah beroperasi kembali karena pegawai sudah dinyatakan sembuh.

Berdasarkan data terbaru dari laman pikokabsi.bekasikab.go.id, per 1 Juli 2020, terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 268 orang. Dari jumlah tersebut, 218 di antaranya dinyatakan sembuh, 20 orang meninggal dunia, 18 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 12 orang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan pengawasan ketat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. 



Sumber: BeritaSatu.com