Penumpang MRT Jakarta Meningkat di Fase PSBB Transisi

Penumpang MRT Jakarta Meningkat di Fase PSBB Transisi
Penumpang berada di dalam MRT Jakarta, di Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO / Muhammad Adimaja)
Thresa Sandra Desfika / FER Kamis, 2 Juli 2020 | 16:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT MRT Jakarta menyebut jumlah penumpang Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Lebak Bulus-Bundaran HI terus mengalami kenaikan setelah Jakarta memasuki fase pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Baca Juga: Pakar Minta PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang

Tercatat pada 1 Juli 2020 jumlah penumpang mencapai 21.478 orang atau melonjak drastis dibandingkan saat PSBB transisi pada Maret hingga awal Juni 2020 yang rata-rata di bawah 5.000 penumpang per hari.

"Jumlah penumpang terus meningkat. Maret, April, Mei rendah sekali 1.000 - 4.000 penumpang. Awal Juni di bawah 5.000 penumpang. Mulai transisi, angkanya naik. 30 Juni kemarin mencapai 20.793 penumpang dan 1 Juli 21.478 penumpang," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, di Jakarta, Kamis (2/7).

Baca Juga: Masa Transisi, Semua Stasiun MRT Beroperasi

William meyakini, jumlah penumpang akan terus bertambah seiring relaksasi pembatasan sosial. "Jadi kita berharap seiring dengan fase transisi ini diperpanjang lagi dua minggu, mudah-mudahan dua minggu ini selesai sehingga masyarakat bisa beraktivitas lebih longgar," terang William.

William Sabandar menyebutkan, pihaknya memperkuat pelayaran di stasiun agar tercipta jarak aman antarpenumpang yang mengantre. Dia menyebutkan, PT MRT Jakarta bisa menjamin jaga jarak aman yang ideal antarpenumpang di stasiun dengan syarat penumpang tak melebihi 70.000 orang dalam satu hari.

Baca Juga: Gubernur DKI Minta 5 Stasiun Direvitalisasi

Apabila melebihi jumlah tersebut, ujar William, maka PT MRT Jakarta harus menambah skema operasional jam sibuk MRT Jakarta dari dua jam di pagi dan dua jam di sore hari menjadi tiga jam di pagi dan tiga jam di sore hari.

"Saat ini dua operasional jam sibuk, yaitu pada pukul 07.00-09.00 WIB dan 17.00-19.00 WIB. Kalau penumpang sampai 70.000, kita menambahkan jadi tiga jam di pagi hari dan tiga jam di sore hari," imbuhnya.



Sumber: BeritaSatu.com