Pengelola Sebut Belum Ada Penularan Covid-19 di MRT Jakarta

Pengelola Sebut Belum Ada Penularan Covid-19 di MRT Jakarta
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kanan) dan Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz meninjau kesiapan penerapan prosedur standar Normal Baru di Stasiun MRT Bundaraan HI, Jakarta, Selasa, 26 Mei 2020. (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Hotman Siregar / YUD Kamis, 2 Juli 2020 | 16:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT MRT Jakarta menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada penularan Covid-19 di kereta massal itu. Sehingga dapat dikatakan bahwa MRT masih aman dari penularan Covid-19.

Hal itu dikatakam Direktur Utama (Dirut) PT MRT William Sabandar dalam diakuai daring di Jakarta, Kamis (2/7). Menurut William, protokol kesehatan di kereta MRT Jakarta sangat ketat.

"Enggak ada fakta atau data yang menunjukkan keterpaparan Covid-19 di MRT. Protokol kita tanamkan dengan jelas," kata William.

Dia yakin transportasi massal tidak akan menjadi tempat penularan Covid-19 bila protokol kesehatan diterapkan dengan ketat. Protokol itu misalnya, selalu pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.

Willian juga menyatakan bahwa jumlah penumpang MRT terus meningkat selama pelaksaaan PSBB transisi di Jakarta. Bahkan rata-rata penumpang MRT sudah mencapai angka 20 ribu orang setiap hari.

Padahal, PSBB berlangsung jumlah penumpang hanya ada dibawah 5 ribu per harinya. Memasuki fase PSBB transisi jumlah penumpang mulai naik yang di 30 Juni mencatatkan penumpang sejumlah 20.793.

"Bahkan data terbaru per 1 Juli kemarin sudah mencapai 21.478 penumpang," katanya.

William berharal jumlah penumpang terus bertambah saat perpanjangan PSBB masa transisi selama dua pekan ke depan. MRT telah mempersiapkan kebijakan bila penumpang sampai 70 ribu per hari maka jam operasional diperpanjang.

Saat ini, lanjut William, operasional MRT hanya dua jam di pagi pukul 07.00-09.00 WIB dan sore pukul 17.00-19.00 WIB. "Bila nantinya jumlah penumpang diatas 70 ribu, kita buat tiga jam di pagi dan sore," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com