Polrestro Kota Tangerang Bekuk Pelaku Penipuan 27 CPNS
INDEX

BISNIS-27 541.037 (-2.19)   |   COMPOSITE 6389.83 (-67.98)   |   DBX 1207.48 (-6.95)   |   I-GRADE 186.044 (-1.8)   |   IDX30 536.499 (-4.06)   |   IDX80 144.214 (-1.63)   |   IDXBUMN20 435.358 (-10.84)   |   IDXESGL 149.259 (-0.62)   |   IDXG30 145.988 (-1.78)   |   IDXHIDIV20 471.745 (-3.45)   |   IDXQ30 152.642 (-1.01)   |   IDXSMC-COM 293.915 (-4.87)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (-7.32)   |   IDXV30 148.997 (-3.22)   |   INFOBANK15 1075.9 (-4.86)   |   Investor33 460.647 (-2.84)   |   ISSI 189.211 (-2.58)   |   JII 668.85 (-10.91)   |   JII70 234.095 (-3.95)   |   KOMPAS100 1287.09 (-14.11)   |   LQ45 998.257 (-9.21)   |   MBX 1767.88 (-20.12)   |   MNC36 340.661 (-2.42)   |   PEFINDO25 338.558 (0.19)   |   SMInfra18 329.085 (-4.86)   |   SRI-KEHATI 393.501 (-2.17)   |  

Polrestro Kota Tangerang Bekuk Pelaku Penipuan 27 CPNS

Jumat, 3 Juli 2020 | 20:44 WIB
Oleh : Chairul Fikri / JAS

Tangerang, Beritasatu.com - Polres Metro Kota Tangerang berhasil menangkap pelaku penipuan penerimaan Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang yang berinisial DR.

Pelaku pegawai dari unit Pemadam Kebakaran Pemkot Tangerang itu telah melakukan penipuan dengan menjerat 27 orang CPNS dengan total kerugian mencapai Rp 600 juta. Hal itu diungkapkan Kapolres Metro Kota Tangerang, Kombes Sugeng Hariyanto dalam rilis pengungkapan penipuan CPNS Kota Tangerang di Mapolrestro Kota Tangerang, Jumat (3/7/2020).

"Jadi DR meminta korbannya untuk menyerahkan uang dari Rp 80 juta sampai Rp 100 juta dengan iming-iming bisa lulus sebagai Pengawai Negeri Sipil di lingkup Pemerintahan Kota Tangerang. DR menjamin korbannya bisa diterima sebagai CPNS setelah 3 bulan menyerahkan uang. Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan sudah mengeruk keuntungan hingga Rp. 600 juta," ungkap Kapolres.

Ditambahkannya, untuk meyakinkan korbannya, DR pun membeli baju PNS dan menyambangi satu persatu rumah calon korbannya. "Pelaku menjanjikan akan meluluskan korbannya menjadi CPNS. Dan saat ini kita juga masih kembangkan apakah ada orang lain yang menjadi korban dan juga apakah ada keterlibatan orang lain," tandasnya.

Pelaku menghabiskan uang hasil kejahatannya untuk kebutuhan sehari-hari dan juga untuk membangun rumah pelaku. Atas perbuatan pelaku, pelaku dijerat dengan pasal 378 dan atau 372 KUHPidana tentang Penipuan dan atau Penggelapan.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Pemprov DKI Lanjutkan Aktivitas di 32 Titik CFD

Ke-32 titik tersebut namanya bukan lagi kawasan CFD, tetapi kawasan khusus pesepeda.

MEGAPOLITAN | 3 Juli 2020

Cegah Gelombang Kedua, Anggota DPRD Minta Pemprov DKI Tak Hanya Fokus Obati Korban

Jhonny Simanjuntak meminta Pemprov DKI tidak terlalu fokus mengobati korban Covid-19. Namun lebih penting lagi mencegah korban bertambah.

MEGAPOLITAN | 3 Juli 2020

Hampir 25.000 Warga Tangerang Kena PHK Akibat Covid-19

Pandemi Covid-19 membuat 24.961 warga yang bermukim di wilayah Tangerang Raya terkena PHK dan dirumahkan.

MEGAPOLITAN | 3 Juli 2020

1 Oknum Pegawai Starbucks Jadi Tersangka Video Intip Konsumen

Polisi telah menetapkan satu pegawai Starbucks berinisial D sebagai tersangka terkait kasus dugaan pengintipan konsumen.

MEGAPOLITAN | 3 Juli 2020

Sekda DKI: Reklamasi Ancol Utamakan Kepentingan Publik

Menurut Saefullah, perluasan daratan Ancol adalah untuk kawasan rekreasi masyarakat.

MEGAPOLITAN | 3 Juli 2020

Setoran Denda Pelanggar PSBB Transisi Capai Rp 430 Juta

Satpol PP DKI Jakarta telah menindak 6.431 pelanggaran selama PSBB Transisi

MEGAPOLITAN | 3 Juli 2020

Kinerja Layanan Bank DKI Terbaik di Kategori BPD

Pencapaian prestasi tersebut tidak lepas dari transformasi digital yang dilakukan Bank DKI.

MEGAPOLITAN | 3 Juli 2020

Pemkot Bekasi Larang Pedagang Berjualan di CFD

Larangan pedagang berjualan di area car free day di Bekasi ini tertuang dalam instruksi wali kota Bekasi Nomor: 660.1/828/Dinas LH.

MEGAPOLITAN | 3 Juli 2020

Polisi Dalami Motif 2 Eks Pegawai Starbucks yang Intip Pengunjung lewat CCTV

Hingga kini masih tahap penyelidikan. Untuk proses hukumnya lebih lanjut harus ada laporan dari korban.

MEGAPOLITAN | 3 Juli 2020

Gugus Tugas Apresiasi Langkah Unilever Tutup Pabrik Tekan Covid-19

Unilever mengirimkan laporan resmi mengenai situasi terbaru kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi.

MEGAPOLITAN | 3 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS