Lama Dinanti, Car Free Day di Bekasi Dipadati Ribuan Warga

Lama Dinanti, Car Free Day di Bekasi Dipadati Ribuan Warga
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi (kanan) saat hadir di hari bebas kendaraan bermotor (car free day/CFD) yang digelar kembali di Kota Bekasi setelah hampir empat bulan absen. (Foto: Beritasatu Photo / Rahmat Effendi)
Mikael Niman / JAS Minggu, 5 Juli 2020 | 13:09 WIB

Bekasi, Beritasatu.com – Ribuan warga Kota Bekasi dan sekitarnya tumpah-ruah di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan hingga Summarecon Bekasi, Bekasi Utara saat kegiatan hari bebas kendaraan bermotor (car free day/CFD) digelar kembali, Minggu (5/7/2020). CFD kembali digelar setelah hampir empat bulan ditiadakan karena penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Setelah Pemerintah Kota (Pemkot) mengizinkan kembali pelaksanaan CFD, kesempatan ini tak disia-siakan warga. 

“Masyarakat sudah rindu dengan kegiatan seperti ini, yang terpenting protokol kesehatannya tetap dijaga,” ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di area CFD Summarecon Bekasi, Minggu (5/7/2020).

Sejak pagi, Wali Kota Bekasi bersama Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol Wijonarko dan Komandan Kodim 0507/Kota Bekasi Letkol Arm Iwan Apriansyah memantau pelaksanaan CFD. Bersama dengan personel yang dikerahkan, petugas tak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Kebiasaan mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah, sudah menjadi kebiasaan baru warga.

Suasana di CFD yang digelar kembali di Kota Bekasi, Minggu, 5 Juli 2020. (Foto Beritasatu Photo/Mikael Niman)

“Sangat kecil sekali, warga Kota Bekasi yang tidak tahu atau tidak paham mengenakan masker. Berkat kerja keras petugas, warga sudah mematuhinya. Saat proses perjalanan car free day dibuka, kami tidak mengalami kesulitan mengimbau warga mengenakan masker,” Rahmat Effendi menambahkan.

Terdata, pagi ini warga Kota Bekasi yang ikut menyemarakkan CFD sekitar 2.000 orang. “Kapasitas warga yang ikuti car free day pagi ini mencapai 50 persen dari kapasitas sebelum adanya pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Pemkot Bekasi masih memberikan toleransi kepada anak-anak-anak masuk ke area CFD, asalkan mengenakan masker masih diperbolehkan. “Yang tidak boleh masuk itu yang masih balita, masih sangat rentan. Semua ini masih kita evaluasi terus bersama Kapolres, Dandim, dua pekan ke depan,” katanya.

Sementara itu, Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol Wijonarko mengatakan, pihaknya mengerahkan sebanyak 858 personel gabungan dari Kepolisian, TNI serta Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Bekasi.

“Para petugas di lapangan tak henti-hentinya mengimbau kepada warga untuk menjaga jarak aman, tetap mengenakan masker selama di area car free day,” ujar Wijonarko.

Personel tersebut disebar 41 titik penjagaan, yakni 15 titik di antaranya dilakukan pengalihan arus kendaraan, 14 titik dilakukan putar balik kendaraan dan 12 titik pemeriksaan warga yang memasuki area CFD sudah mematuhi protokol kesehatan, termasuk pengecekan suhu tubuh bagi warga yang hendak masuk area CFD. 



Sumber: BeritaSatu.com