Penggugat Yusuf Mansur Sesalkan Pemindahan Dana Investasi tanpa Persetujuan

Penggugat Yusuf Mansur Sesalkan Pemindahan Dana Investasi tanpa Persetujuan
Yusuf Mansur. (Foto: istimewa)
Chairul Fikri / CAH Jumat, 10 Juli 2020 | 19:45 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Pihak penggugat kasus wanprestasi yang menyeret Ustaz Yusuf Mansur menyampaikan replik (pembelaan) atas jawaban tergugat yang disampaikan dalam sidang perdata lanjutan di Pengadilan Negeri Tangerang, kemarin. Kuasa hukum penggugat, Asfa Davy Bya mengatakan dalam replik yang disampaikan dalam sidang kemarin, kliennya sebenarnya tidak mengenal secara pribadi beliau (Ustaz Yusuf Mansur).

"Mereka mau investasi karena ada undangan untuk hadir dalam ceramah-ceramah yang dilakukan oleh Yusuf Mansur. Klien kami tidak mengirim langsung ke rekening Yusuf Mansur, lalu apa maksud dan kapasitasnya Yusuf Mansur mengumumkan memindahkan dana investor ke hotel Siti? Dimana pengumuman Yusuf Mansur via website tidak meminta persetujuan pada investor. Itu yang amat disesalkan klien kami," ungkap Asfa dalam keterangannya, Jumat (10/7/2020).

Diungkapkan Asfa, sebenarnya Yusuf Mansur telah meminta berdamai dan bersedia mengembalikan investasi Darmansyah dan pelapor lainnya. Permintaan perdamaian tersebut berlangsung di Cikini Jakarta pada 7 Februari 2017.

"Waktu itu, Yusuf Mansur menyanggupinya. Faktanya, tidak terjadi, sampai akhirnya para investor lainnya ikut melaporkan kasus tersebut ke polisi. Bahkan, kasus perdata kini sedang berjalan di PN Tangerang. Intinya, Yusuf Mansur mengakui kesalahannya dan bersedia mengembalikan dana investor berikut bagi untung yang pernah dijanjikan. Tanggal 27 Fabruari 2017 Yusuf Mansur mau menandatangani perjanjian dengan ketiga orang tersebut," tambahnya.

Sebagai contoh, salah satu korban bernama Darmasyah sendiri telah menanamkan investasinya untuk Condotel Moya Vidi sebesar Rp 48.600.000. Dia mendapatkan uangnya kembali berikut uang kerahiman yang dijanjikan sedari awal. Sedangkan para korban lain tidak mendapatkan hak yang sama.

Dalam tanggapannya Kamis dua pekan lalu, pihak tergugat mengatakan bahwa tergugat tidak mengenal para penggugat, tidak menerima langsung pembayaran dari penggugat ke rekening atas nama Yusuf Mansur. Oleh sebab itu tergugat menolak gugatan tersebut. Sidang perdata lanjutan sendiri akan digelar kembali pada Kamis (16/7/2020) mendatang.



Sumber: BeritaSatu.com