KBM Jarak Jauh, Wagub DKI: Kita Masih Mengkhawatirkan Anak-anak

KBM Jarak Jauh, Wagub DKI: Kita Masih Mengkhawatirkan Anak-anak
Ahmad Riza Patria.
Yustinus Paat / CAH Jumat, 10 Juli 2020 | 22:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan keputusan Pemprov DKI menerapkan kegiatan belajar mengajar atau KBM jarak jauh atau secara daring merupakan hasil dialog dengan sejumlah pihak, mulai dari para pakar baik pakar pendidikan maupun kesehatan, pengelola sekolah, guru hingga orang tua murid. Menurut Riza Patria, pihaknya tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan para siswa di tengah pandemi Covid-19.

"Kebijakan itu (KBM jarak jauh) diambil berdasarkan dialog dengan para pakar dan ahli, sekolah, guru dan para orang tua murid. Mudah-mudahan kebijakan yang diambil ini baik," ujar Ariza.

Baca Juga: Survei Kemdikbud: 96,6% Siswa Belajar Sepenuhnya dari Rumah

Karena itu, kata Riza Patria, Pemprov DKI belum memperkenankan sekolah-sekolah dibuka atau KBM diselenggarakan di sekolah. Meskipun, kegiatan Tahun Ajaran Tahun 2020/2021 akan dimulai pada 13 Juli 2020 mendatang.

"Nanti dilakukan perkenalan sekolah secara jarak jauh, online atau daring," tandas dia.

Baca Juga: Langkah Anies Belum Buka Sekolah Diapresiasi

Sekolah, kata Riza Patria, diprediksikan paling akhir dibuka jika situasi benar-benar aman dari Covid-19. Pembukaan sekolah pun nantinya dilakukan secara bertahap.

"Kita masih mengkhawatirkan anak-anak agar tidak terpapar virus Corona, jadi sekolah belum dibuka. Nanti pada saatnya ketika sudah pasti aman, baru sekolah akan kita buka. Sekolah masih kegiatan yang paling akhir untuk dibuka," pungkas Riza Patria.



Sumber: BeritaSatu.com