Penyebab Tewasnya Editor Metro TV Diduga Akibat Luka Tusuk di Dada

Penyebab Tewasnya Editor Metro TV Diduga Akibat Luka Tusuk di Dada
Ilustrasi. (Foto: BSMH)
Bayu Marhaenjati / JAS Sabtu, 11 Juli 2020 | 18:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Editor Metro TV Yodi Prabowo, diduga meninggal dunia akibat luka tusuk benda tajam di bagian dada kiri yang mengenai jantungnya. Korban juga sempat mengalami penganiayaan karena ada luka lebam di lengan dan tengkuknya.

"Diduga hasil autopsi, ini bocoran awal dari teman-teman forensik, diduga meninggalnya karena tertusuk benda tajam di jantungnya," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Irwan Susanto, Sabtu (11/7/2020).

Dikatakan Irwan, berdasarkan informasi awal hasil autopsi ada luka di bagian dada sebelah kiri dan leher korban akibat tertusuk benda tajam. Selain itu, diduga korban sebelumnya juga mengalami penganiayaan dengan benda tumpul.

"Menurut hasil autopsi kami menilai bahwa diduga ada penganiayaan sebelumnya. Kami melihat di tengkuk sebelah kiri itu ada lebam, di mana lebam itu diduga benda tumpul. Itu yang kami belum mendapatkan barang bukti. Jadi nanti kami akan lakukan pencarian kembali," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Yodi Prabowo yang berprofesi sebagai Editor Metro TV ditemukan meninggal dunia, di pinggir tembok Jalan Tol JORR, Jalan Raya Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 11.45 WIB, Jumat (10/7/2020).

Korban ditemukan dalam kondisi telungkup, masih mengenakan helm sepeda motor, jaket hijau, celana panjang warna hitam, tas, dan sepatu.



Sumber: BeritaSatu.com