Anies Pastikan Reklamasi Ancol Tak Ganggu Kegiatan Nelayan

Anies Pastikan Reklamasi Ancol Tak Ganggu Kegiatan Nelayan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto: Antara / Rosa Panggabean)
Yustinus Paat / FER Sabtu, 11 Juli 2020 | 22:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan bahwa reklamasi atau perluasan kawasan Ancol tidak akan mengganggu aktivitas dan kegiatan nelayan di pantai utara Jakarta. Pasalnya, lokasi reklamasi jauh dari perkampungan nelayan.

Baca Juga: Anies Ingin Ancol Jadi Kawasan Rekreasi Terbesar di Asia

"Lalu selama 11 tahun ini berjalan tenang-tenang aja. Mengapa? Ya sederhana, karena penimbunan ini (tanah untuk reklamasi) tidak mengganggu kegiatan nelayan. Kawasan ini jauh dari perkampungan nelayan," ujar Anies Baswedan dalam Youtube yang diunggah Pemprov DKI, Sabtu (11/7/2020).

Anies mengatakan, justru lahan reklamasi Ancol ini berdampingan dengan kawasan industri Ancol, dengan pelabuhan Tanjung Priok dan dengan daerah pantai Taman Impian Jaya Ancol. Hal ini berbeda dengan proyek reklamasi 17 pulau sebelumnya, yang justru berhadapan dengan perkampungan nelayan.

Baca Juga: Ancol Sebut Perluasan Bukan Reklamasi

"Dalam reklamasi 17 pulau, terdapat unsur hilangnya hajat hidup para nelayan karena sebagian (pulau/pantai reklamasi) berhadapan dengan perkampungan nelayan, misalnya di Kamal Muara dan di Muara Angke. Lalu (pulau/pantai reklamasi) ini juga berhadapan dengan kawasan Cengkareng Drain dan muara sungai angke. Efeknya mengganggu aliran sungai ke laut lepas. Jadi bukan membantu mengendalikan banjir, tapi malah berpotensi menghasilkan banjir," terang Anies Baswedan.

Anies sendiri telah meminta PT Pembangunan Jaya Ancol selaku pelaksana proyek reklamasi Ancol untuk melakukan kajian mendalam dan komprehensif khususnya aspek lingkungan dan sosial. Selain untuk kepentingan umum, reklamasi Ancol harus sesuai dengan aturan yang berlaku dan membawa keadilan sosial.

Baca Juga: Reklamasi Ancol Berbeda dengan Reklamasi 17 Pulau

"Terkait lingkungan hidup, pihak Ancol diwajibkan untuk melakukan analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) dan semua kewajiban turunannya," pungkas Anies.



Sumber: BeritaSatu.com