Anies: Waspada di Area Transportasi Publik dan Pasar

Anies: Waspada di Area Transportasi Publik dan Pasar
Anies Baswedan. (Foto: Istimewa)
Yustinus Paat / CAH Minggu, 12 Juli 2020 | 19:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengingatkan warga DKI Jakarta untuk waspada di titik-titik yang potensi penularan Covid-19 sangat besar. Titik yang dimaksud Anies adalah transportasi publik dan pasar.

"Ada titik-titik yang harus diwaspadai. Pertama, adalah tempat transportasi umum. Di situ ada situasi harus menjaga jarak dan seringkali sulit," ujar Anies dalam Youtube yang diunggap Pemprov DKI, Minggu (12/7/2020).

Kedua, kata Anies, adalah di Pasar. Pasalnya, intensitas interaksi di pasar cukup tinggi dan interaksi antara penjual dan pembeli serta antara sesama pembeli sangat pendek atau dekat.

Baca JugaPositif Covid-19 di DKI Catat Rekor, Anies: Jangan Anggap Enteng

"Pastikan semuanya disiplin. Kita pun melakukan pengawasan, pemantauan, ada lebih dari 300 pasar di Jakarta, 153 di bawah Pemprov DKI dan sisanya pasar rakyat," ungkap dia.

Anies pun kembali mengingatkan masyarakat tentang protokol kesehatan yang paling sederhana untuk dilakukan di mana pun termasuk di area transportasi publik dan pasar. Pertama, kata dia, memakai masker di mana saja, kapan saja, dalam aktivitas apa saja.

"Kedua, jaga jarak aman, satu meter. Ketiga, mencuci tangan dengan sabun. Lalu pastikan tempat kita berkegiatan tidak lebih dari kapasitas 50 persen," beber dia.

Baca Juga: Anies Sebut 66% Kasus Baru Covid-19 di Jakarta dari OTG

Lebih lanjut, Anies berharap adanya partisipasi masyarakat dalam mengendalikan penyebaran Covid-19. Menurut dia, perlu ada kerjasama antara masyarakat dan pemerintah dalam melawan Covid-19.

"Jadi, jangan anggap ini sekadar urusan pemerintah. Bukan, ini urusan kita semua," tegas dia.

Selain itu, kata Anies, perlu adanya kontrol sosial di antara sesama warga untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Menurut dia, setiap orang mempunyai tanggung jawab moral untuk menyelamatkan yang lain.

"Yang paling penting, jangan ragu untuk mengingatkan siapapun, kapanpun, di manapun. Tegur bila ada yang tidak pakai masker, jika tidak ada yang jaga jarak, bila ruangannya lebih dari 50 persen kapasitas," pungkas Anies. 



Sumber: BeritaSatu.com