Wilayah Zona Merah di Kota Tangerang Bertambah

Wilayah Zona Merah di Kota Tangerang Bertambah
Petugas medis mengambil sampel saat 'swab test' COVID-19 di Pasar Tasik, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Joanito De Saojoao)
Chairul Fikri / FER Minggu, 12 Juli 2020 | 22:46 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Pelonggaran kebijakan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) di wilayah Kota Tangerang, membuat wilayah zona merah bertambah.

Baca Juga: PSBB Tangerang Raya Diperpanjang sampai 26 Juli

Minggu lalu, dari 22 RW yang masuk zona merah tinggal tersisa 9 RW. Namun, dalam beberapa hari belakangan, ada penambahan zona merah di Kota Tangerang.

"Kemarin kan tinggal 9 RW yang masih zona merah, tapi terakhir ada dua penambahan jadi sekarang 11 RW yang masuk zona merah," ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Liza Puspadewi, Minggu (12/7/2020).

Liza menegaskan, penambahan wilayah zona merah di wilayah Kota Tangerang lantaran Dinkes terlambat mengetahui hasil swab test yang dilakukan melalui Litbangkes.

Baca Juga: Kota Tangerang Belum Izinkan Sekolah Dibuka

"Kota Tangerang memiliki laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) dan bisa melakukan tes PCR. Namun, jumlah sampel yang dites terbatas," jelasnya.

Liza menegaskan, saat ini Dinkes Kota Tangerang terus berupaya untuk melakukan tracking (penelusuran) pasien positif baru guna menekan angka penyebaran Covid-19.

"Kita sekarang mengintensifkan pelaksanaan rapid test dan swab test untuk menemukan pasien baru di pasar atau tempat keramaian di Kota Tangerang. Hal itu disertai imbauan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan," tandas Liza.

 



Sumber: BeritaSatu.com