Jokowi Soroti Positivity Rate Jakarta 10,5%

Jokowi Soroti Positivity Rate Jakarta 10,5%
Jokowi dan Anies Baswedan di Taman Waduk Pluit. (Foto: Suara Pembaruan/Hotman)
Lenny Tristia Tambun / AB Senin, 13 Juli 2020 | 12:46 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti lonjakan kasus positif virus corona atau Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta. Hal itu tecermin dari positivity rate dari sekitar 4-5% menjadi 10,5%. Positivity rate adalah rasio orang yang positif Covid-19 dengan jumlah tes.

"Karena kondisi di Jakarta laporan terakhir yang saya terima angka positivity rate-nya melonjak dari 4 sampai 5 persen, sekarang sudah 10,5 persen. Tolong betul-betul dijadikan perhatian," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas (ratas) tentang percepatan penanganan dampak pandemi Covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/7/2020).

Baca juga: Jokowi Prihatin Jumlah Kasus Positif Covid-19 Masih Tinggi

Pada 12 Juli 2020, jumlah kasus positif Covid-19 bertambah 404 orang, sehingga kasus Covid-19 di DKI Jakarta berjumlah 14.517 orang.

Karena itu, mantan gubernur DKI Jakarta ini meminta jajarannya tidak sekadar menyampaikan laporan saat ratas. Jokowi menginginkan jajarannya menyampaikan langkah-langkah yang harus dilakukan pemerintah untuk terus mengendalikan Covid-19.

"Saya harapkan nanti yang disampaikan bukan laporan, apa yang harus kita kerjakan, problem lapangannya apa, pendek-pendek. Kita ingin segera bergerak di lapangan,” tegas Jokowi.

Baca juga: Kendalikan Covid-19, Jokowi Minta Masifkan 3T di 8 Provinsi 

Jokowi meminta jajarannya segera memberikan tanggapan mengenai kasus Covid-19 yang terus meningkat, khususnya di DKI Jakarta. Ia tidak ingin para menteri hanya menyampaikan laporan angka, melainkan rencana kerja yang akan dilakukan untuk mengatasi peningkatan kasus positif Covid-19.

"Tolong tidak usah memberikan laporan, tetapi apa yang saya sampaikan itu tolong diberikan tanggapan,” tegas Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com