Polisi Dalami Unsur Perencanaan Kasus Penculikan Anak di Ulujami
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.662 (-0.19)   |   COMPOSITE 6338.51 (20.69)   |   DBX 1329.17 (13.03)   |   I-GRADE 184.48 (-0.19)   |   IDX30 515.715 (0.41)   |   IDX80 138.838 (-0.03)   |   IDXBUMN20 409.612 (-1.08)   |   IDXESGL 142.422 (-0.38)   |   IDXG30 145.816 (-0.74)   |   IDXHIDIV20 454.583 (0.64)   |   IDXQ30 147.765 (0.09)   |   IDXSMC-COM 298.595 (-0.51)   |   IDXSMC-LIQ 365.651 (-2.93)   |   IDXV30 136.758 (-0.11)   |   INFOBANK15 1078.32 (-6.36)   |   Investor33 444.53 (0.07)   |   ISSI 183.756 (1.09)   |   JII 631.17 (2.63)   |   JII70 223.177 (0.26)   |   KOMPAS100 1240.03 (1.04)   |   LQ45 967.718 (-0.06)   |   MBX 1724.61 (3.72)   |   MNC36 328.799 (0.24)   |   PEFINDO25 328.487 (-1.79)   |   SMInfra18 313.342 (1.77)   |   SRI-KEHATI 378.358 (-0.22)   |  

Polisi Dalami Unsur Perencanaan Kasus Penculikan Anak di Ulujami

Rabu, 29 Juli 2020 | 17:56 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi masih mendalami apakah ada unsur perencanaan atau tidak dalam kasus penculikan terhadap anak berinisial PR (3), di kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

"Nanti akan kita dalami lagi. Yang pasti alasannya adalah kemarin yang bersangkutan (tersangka P dan N) ke rumah neneknya. Kedua tersangka ini anak (P) dan ibu (N) bermain ke rumah neneknya kebetulan di daerah Ulujami. Kemudian karena memang pernah berkunjung ke sana, melihat ada anak. Apakah memang sudah direncanakan atau spontanitas, masih kita dalami. Yang pasti motif sementara ini hasil pemeriksaan sementara ini adalah ingin memiliki sebagai anak dan saudara," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Budi Sartono, Rabu (29/7/2020).

Menyoal apakah korban diiming-imingi sesuatu agar mau mengikuti ajakan tersangka P, Budi mengatakan, tidak ada. Pelaku hanya mengajak korban untuk ikut dengannya.

"Tidak diimingi apa-apa. Hanya memang ada ajakan saja yuk ikut. Nah mungkin apakah sudah ketemu sebelumnya karena memang yang bersangkutan untuk tersangka pernah tinggal di sana, jadi mungkin pernah ketemu korban sehingga kenal. 'Yuk ikut', itu bahasa dia," ungkapnya.

Baca Juga: Penculikan Anak 3 Tahun di Ulujami, Motifnya Mau Dijadikan Anak dan Adik

Budi menyampaikan, penyidik belum bisa menyimpulkan apakah ada pemaksaan pada saat kejadian. Memang ada luka gores di tangan, tapi belum dipastikan apa itu luka akibat paksaan atau bukan. Namun, sementara ini tidak ada tanda kekerasan fisik di tubuh korban.

"Kita belum tahu (apakah ada paksaan). Karena kan tujuannya untuk menguasai. Secara prosedur setelah kita bawa ke sini, anaknya sudah kita visum memang ada goresan di tangan, tapi goresan itu karena apa kita belum tahu. Masih kita dalami. Apa memang karena jatuh sendiri kita tak tahu ya. Sementara kekerasan fisik terhadap anak tidak ada. Untuk menyiksa tidak ada. Karena tujuannya ingin menguasai, memiliki jadi saudara dan anak," katanya.

Ihwal apakah pelaku P memiliki keterbelakangan mental, Budi menuturkan, penyidik akan mendalami lagi. "Nanti kita akan dalami lagi. Kita akan panggil psikolog, kita semua akan jalankan semua pemeriksaan. Kita sedang dalami saksi-saksi lain seperti psikolog, psikiater. Nanti kita dalami. Saya tak bisa jawab karena bukan kompetensi saya," jelasnya.

Budi menegaskan, hasil pemeriksaan kedua tersangka sudah memenuhi unsur melakukan tindak pidana penculikan, dan dikenakan Pasal 328 KUHP juncto Pasal 332 KUHP dan Pasal 76 F juncto Pasal 83 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2020 terkait Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Peran serta dibagi-bagi semua, tapi pasalnya sama. Nanti dilihat peran sertanya seperti apa, turut membantu kah? Apa memang dia pelaku utamanya. Yang pasti dua-duanya memenuhi unsur persyaratan kasus penculikan," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Dua Kali Teror Molotov, PDIP Bogor Diperintahkan Siaga

Seluruh kader dan anggota PDIP diperintahkan siaga di masing-masing kantor sekretariat, setelah terjadi dua kali serangan teror di kantor anak cabang.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Jalani Rehabilitasi, Proses Hukum Catherine Wilson Tetap Berjalan

Saat ini Catherine Wilson menjalani rehabilitasi terkait penyalahgunan narkotika jenis sabu-sabu, di tempat rehabilitasi Lemdiklat Polri, Pondok Pinang, Jaksel.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Suasana Iduladha, CFD Kota Bekasi Ditiadakan Pekan Ini

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan peniadaan sementara CFD pada pekan ini karena masih berlangsungnya suasana Iduladha dan Hari Tasyrik.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Lucinta Luna Jalani Sidang Kasus Narkoba Secara Virtual

Lucinta Luna kembali menghadiri sidang kasus narkoba yang menjeratnya dengan metode telekonferensi di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Penculikan Anak 3 Tahun di Ulujami, Motifnya Mau Dijadikan Anak dan Adik

Kedua tersangka menyatakan bahwa yang bersangkutan melakukan penculikan anak karena sudah tidak punya saudara.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Polisi Telusuri Pembuat Video Hoax Seragam Militer Tiongkok

Polres Metro Jakarta Utara masih melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap pembuat konten video hoax seragam militer Tiongkok.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Ruang Radiologi RS Polri Terbakar, 12 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan

Ruang Radiologi RS Bhayangkara Polri Raden Said Sukanto, Jakarta Timur terbakar, Kamis (29/7/2020).

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Dua Kantor PDIP Dilempar Molotov, Said: Kami Percayakan ke Aparat Hukum

Setelah kantor PAC PDIP di Megamendung, Kabupaten Bogor, Selasa (28/7/2020), teror bom molotov juga terjadi diKantor Pengurus Anak Cabang di Cileungsi.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Warga Kota Bogor Diwajibkan Lapor RT Jika Pergi Keluar Kota

Bima Arya menilai perang melawan Covid-19 belum selesai.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020

Lagi, Kantor PDI-P di Bogor Diteror Bom Molotov

Sebelumnya, tiga botol molotov dilempar ke Kantor PAC PDI-P di Megamendung.

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS