Polisi Ungkap Sabu 200 Kg dari Gudang di Cikarang Selatan

Polisi Ungkap Sabu 200 Kg dari Gudang di Cikarang Selatan
Pengungkapan narkotika jenis sabu seberat 200 kg yang disimpan di gudang di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, diperlihatkan pada Rabu, 29 Juli 2020. (Foto: Suara Pembaruan/Mikael Niman)
Mikael Niman / CAH Rabu, 29 Juli 2020 | 19:05 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Polri mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu seberat 200 kilogram. Jaringan pengedar narkotika ini berasal dari luar negeri yang dikemas dalam karung berisi jagung dan disimpan di gudang Jalan Kampung Pegaulan Nomor 4, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Waka Bareskrim Polri Irjen Wahyu Hadiningrat mengatakan, barang haram tersebut berasal dari Myanmar yang masuk melalui rute Malaysia menuju Kepulauan Riau (Kepri), Bangka Belitung (Babel) dan ke Jakarta. Lalu, disimpan di sebuah gudang di Kabupaten Bekasi.

"Kami ungkap 200 kg sabu, yang ingin jelaskan kronologisnya. Sabu ini asal Myanmar, melalui rute Malaysia kemudian masuk ke Kepri, Babel dan terus ke Jakarta melalui Tanjungpriok," kata Wahyu dalam keterangannya di Cikarang Selatan, Rabu (29/7/2020).

Polri membekuk empat orang tersangka dalam kasus ini yakni SC, A, RS dan YD.

Wahyu menambahkan, modus para pelaku dalam mengirim narkotika ini dengan memasukan ke dalam karung yang berisi jagung. Kemudian, disimpan di gudang di wilayah Cikarang Selatan. Di lokasi penyimpanan, terdapat beberapa gudang sebagai tempat penyimpanan ratusan kg sabu dan bercampur dengan karung berisi jagung.

"Barang bukti yang rekan-rekan liat di depan sudah dikeluarkan sebenarnya berasal dari 1 karung berisi jagung dan ada kotak sabu ini di dalam satu karung ada empat," ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat tersangka terancam hukuman penjara seumur hidup hingga hukuman mati yang diatur Pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.



Sumber: BeritaSatu.com