Polisi Bakal Usut Kembali Kematian Yodi Prabowo kalau Ada Bukti Baru

Polisi Bakal Usut Kembali Kematian Yodi Prabowo kalau Ada Bukti Baru
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat (kanan) dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan saat menggelar rilis kasus pembunuhan Editor Metro TV di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (25/7/2020). Polda Metro Jaya mengungkap kasus kematian Editor Metro TV, Yodi Prabowo setelah mengusut kasus yang sudah berjalan selama 15 hari. (Foto: ANTARA FOTO / Reno Esnir)
Bayu Marhaenjati / FMB Kamis, 30 Juli 2020 | 10:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya, menyatakan belum menutup rapat kasus kematian editor Metro TV Yodi Prabowo. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, jika ada fakta dan bukti baru silakan sampaikan ke penyidik agar dilakukan pemeriksaan, jangan justru berspekulasi atau berpendapat tanpa dasar.

Yusri mengatakan penyidik telah menyampaikan hasil penyelidikan menggunakan scientific investigation berdasarkan fakta-fakta, keterangan saksi dan ahli, barang bukti yang ditemukan, kemudian menyimpulkan diduga kuat almarhum meninggal dunia karena bunuh diri.

"Tetapi penyidik masih membuka, silakan kalau memang ada fakta-fakta baru atau ada novum baru lagi yang bisa disajikan, silakan saja. Tetapi sudah kita sampaikan inilah dasar penyelidikan kita sampai dengan terakhir," ujar Yusri, Rabu (29/7/2020).

Dikatakan Yusri, jangan berspekulasi atau berpendapat tanpa dasar. Kalau memiliki dan mengetahui bukti baru silakan beri informasi kepada penyidik sehingga bisa dilakukan pemeriksaan serta penelusuran.

"Banyak memang orang yang berspekulasi, jangan. Kalau memang berspekulasi silakan datang ke penyidik ya. Kalau ada novum yang baru datang ke penyidik, nanti kita lakukan pemeriksaan. Ini kan dugaan keras, apalagi. SP3 bukan berarti satu kasus itu berhenti secara total, apabila ada novum baru apapun bisa dibuka lagi," ungkapnya.

Diketahui, Yodi Prabowo ditemukan terbujur kaku, di samping tembok Jalan Tol JORR, Jalan Raya Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 11.45 WIB, Jumat (10/7/2020) lalu.

Dia ditemukan dalam kondisi telungkup dengan luka tusuk di bagian leher dan dada, kemudian masih mengenakan helm sepeda motor, jaket hijau, celana panjang warna hitam, tas, dan sepatu.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, penyidik Polda Metro Jaya menyimpulkan Yodi diduga kuat meninggal dunia karena bunuh diri dengan menggunakan sebilah pisau yang dibelinya sendiri.



Sumber: BeritaSatu.com