Mengubah Perilaku Warga di Zona Merah
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Mengubah Perilaku Warga di Zona Merah

Sabtu, 1 Agustus 2020 | 05:05 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / WBP

Jakarta, Beritasatu.com -Aktivitas warga di pemukiman padat penduduk RW 09 Kelurahan Maphar, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, menurun drastis setelah 12 warganya dinyatakan positif Covid-19. Area yang masuk dalam kategori zona merah itu ditutup sementara, pergerakan keluar-masuk orang dibatasi.

"Kita masih lockdown untuk wilayahnya," ujar Lurah Maphar Sri Pujiastuti kepada Beritasatu.com, Jumat (31/7/2020).

Sri mengatakan, dari 12 orang yang terpapar Covid-19, sembilan menjalani perawatan di rumah sakit dan tiga lainnya menjalani karantina mandiri di rumahnya. "Tiga masih menjalani karantina mandiri, isolasi mandiri, karena postif. Tidak dibawa ke rumah sakit karena kita melihat rumahnya mumpuni untuk melakukan isolasi mandiri jadi tidak dibawa ke Rumah Sakit Wisma Atlet, ada di rumahnya," ungkap dia.

Sri menyampaikan, penanganan kebutuhan warga yang dikarantina dilakukan Gugus Tugas RW bersama kader Jumantik seperti, membantu menyiapkan makan sehari-hari dan lainnya.

"Kalau kesehatannya dipantau Puskesmas, tapi (kebutuhan) sehari-hari dipantau masyarakat. Ya alhamdulillah, kita gugah masyarakat, saling membantu. Tetangga terdekat memonitor mau makan apa sih hari ini. Misalnya mau bikin tempe bacem, tetanga menyediakan, ada yang kasih tempe, ada yang kasih telor. Tapi kalau bentuknya padat, beras, mi, minyak, kita sudah kasih dari dinas soaial. Tapi kalau gas, makan hari-hari, atau mau nyumbang kue masyarakat sekitar yang bantu, di bawah naungan Gugus Tugas RW," katanya.

Menurut Sri, warga berswadaya menjaga lingkungan dan mencegah penyebaran virus corona dengan menyemprotkan cairan disinfektan secara mandiri. Portal jalan menuju lingkungan RW 09 ditutup, dijaga karang taruna serta hansip setempat.

"Kita kelurahan memonitor. Jadi penjagaan ini bukan seperti menjaga maling. Kemarin mindset mereka ada lockdown jaga-jaga keamanan. Yang kita jaga itu pembatasan orang dari luar akses ke dalam. Takutnya carrier atau keluar membawa penyakit dari dalam. Kita batasi keluar-masuknya. Penjagaannya dari karang taruna, kita tetap monitor jaganya jangan ngobrol-ngobrol, serius betul-betul menjaga. Tadinya jaga seperti jaga keamanan dari maling. Itu yang kita arahkan. Lama-lama mereka paham," jelasnya.

Sri menambahkan, pihak kelurahan dan puskesmas seminggu dua kali berkeliling mengingatkan pelaksanan protokol kesehatan kepada warga. Selalu cuci tangan, pakai masker dan menjaga jarak.

"Keling pakai toa (pengeras suara), mengingatkan warga di daerah itu. Memang harus sering. Ya saya paham namanya mengubah perilaku tidak semudah itu. Tapi minimal dari langkah kecil yang kita lakukan ada perubahan dikit-dikit. Kita sosialisasi berjalan. Tidak kita undang mereka, kita datangi door to door. Tapi kita juga jaga physical distancing, protokol kesehatan kita terapkan banget. Jangan kitanya juga kena," tegasnya.

Menurut Sri, Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU), yang bekerja di wilayah itu dari pukul 08.00 sampai 12.00 WIB, langsung diminta pulang untuk bersih-bersih.

"Saya suruh pulang, kalian mandi, baju cuci sendiri, sudah nggak usah balik lagi. Karena mereka juga harus fit, kita jangan terlalu memaksakan bekerjanya. Kalau tepar, sakit, virus mudah masuk," katanya.

Penghijauan Wilayah
Sri mengungkapkan, salah satu upaya mengantisipasi penyebaran virus, adalah dengan melakukan penghijauan dan membuka ruang agar matahari masuk di tengah permukiman padat penduduk itu. "Kita ambil hikmahnya. Pohon harus ada penghijauan, sinar matahari masuk," ucapnya.

Ada beberapa rumah yang dianggap tidak layak huni seperti gubuk dibongkar, dan areanya diubah menjadi taman. "Sekarang lebih kelihatan asri, lebih nyaman, jadi matahari bisa masuk. Kan di situ daerah padat baget kan. Jadi kita gugah masyarakat. Alhamdulillah setelah adanya taman, mereka senang dengan dibuatkan taman. Sebagian sudah jadi, sebagian kita akan tanami tanaman produktif seperti cabai, tomat, belimbing wuluh kita sudah minta KPKP (Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian). Besok Senin kita lanjutkan penamanamannya."

Sri menambahkan, warga tetap melaksanakan sholat ied, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan pada saat Iduladha, di Jalan Kebon Jeruk XIX, Maphar, Tamansari.

"Masjidnya di dalam daerah padat penduduk, jadi tidak mungkin mengadakan salat di sana. Ya dilaksanakan di jalan. Itu tetap memperhatikan physical distancing. Alhamdulillah dengan adanya ini jadi agak melek warga. Tadinya agak cuek-cuek, sekarang ada tetangganya terpapar, cerita saat dirawat. Ya seenak-enaknya dirawat di rumah sakit, kan tetap enakan di rumah," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

OT Group Berikan 1.000 Paket Produk untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

OT Group berikan 1.000 paket bantuan untuk masyarakat terdampak Covid-19.

MEGAPOLITAN | 31 Juli 2020

Perpanjangan PSBB Transisi, DKI Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan

DKI akan memperketat pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan di masa perpanjangan PSBB transisi.

MEGAPOLITAN | 31 Juli 2020

Mabes TNI Distribusikan Hewan Kurban

Hewan kurban tersebut berasal dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Pejabat Tinggi serta personel Mabes TNI.

MEGAPOLITAN | 31 Juli 2020

Angkutan Barang Diminta Hindari Jalan Tol saat Arus Balik Iduladha

Angkutan barang dengan tiga sumbu atau lebih diminta untuk menghindari jalan tol saat arus balik lebaran Iduladha

MEGAPOLITAN | 31 Juli 2020

KCI Tambah 5 Perjalanan KRL

Mulai 1 Agustus 2020, PT KCI menambah lima perjalanan KRL di lintas Rangkasbitung-Tanah Abang PP.

MEGAPOLITAN | 31 Juli 2020

Libur Iduladha, Volume Lalu Lintas Meningkat

Meski demikian, volume lalu lintas pada Iduladha tahun ini cenderung menurun jika dibandingkan dengan tahun 2019.

MEGAPOLITAN | 31 Juli 2020

Smartfren Bersama Yayasan Muslim Sinar Mas Serahkan Hewan Kurban

Smartfren Telecom Tbk bersama Yayasan Muslim Sinar Mas menyerahkan hewan kurban kepada warga di Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

MEGAPOLITAN | 31 Juli 2020

Kota Bogor Laporkan Lima Klaster Keluarga Positif Covid-19

Salah satu klaster rumah tangga itu yang terkonfirmasi Covid-19 yakni pemilik restoran.

MEGAPOLITAN | 31 Juli 2020

Bima Arya: Teori Konspirasi Tidak Sesuai Akidah

Di era Covid-19, orang dengan mudah mengatakan suatu konspirasi dan nyatanya berbahaya dan tidak sesuai akidah.

MEGAPOLITAN | 31 Juli 2020

Iduladha, Anies Baswedan Tidak Gelar Silaturahmi Keluarga Besar

Anies mengenang ketangguhan keluarga Nabi Ibrahim AS yang patut diteladani oleh keluarga-keluarga di masa pandemi seperti sekarang ini.

MEGAPOLITAN | 31 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS