Ancol Taman Impian Dipadati 8.000 Pengunjung Akhir Pekan Ini

Ancol Taman Impian Dipadati 8.000 Pengunjung Akhir Pekan Ini
Sejumlah pengunjung datang ke Ancol Taman Impian untuk bersepeda di tengah masa transisi PSBB DKI Jakarta. Sebanyak 8 ribu orang pengunjung memadati kawasan tersebut di libur panjang akhir pekan Idul Adha pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2020. (Foto: Humas Taman Impian Ancol)
Carlos Roy Fajarta / CAH Minggu, 2 Agustus 2020 | 18:12 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 8.000 pengunjung memadati kawasan wisata terpadu pesisir Taman Impian Jaya Ancol pada Jumat - Minggu (31/7/2020 s/d 2/8/2020) akhir pekan ini.

"Data pengunjung tercatat di hari Jumat, pada saat Iduladha itu sekitar 8.365 pengunjung. Di Sabtu 8.733 dan Minggu hingga jam 4 sore sudah 8.189 pengunjung. Jadi terjadi peningkatan lah dari hari Jumat ke hari Sabtu. Kami melihat hari Jumat itu karena mungkin pendek ya, ada Jumatan. Kemudian hari Sabtu dan Minggu banyak dimanfaatkan orang untuk berakhir pekan," ujar Department Head of Corporate Communication Taman Impian Jaya Ancol, Rika Lestari, Minggu (2/8/2020).

Ia menyebutkan pihaknya masih menerapkan pembatasan pengunjung hingga 50 persen dengan tetap memberlakukan peraturan protokol kesehatan pandemi Covid-19 yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Diantaranya tidak memperbolehkan anak di bawah 9 tahun dan pengunjung KTP Non DKI Jakarta berkunjung.

"Kita melihat animo pengunjung ini cukup baik. Terutama di pagi hari dan sore hari. Jadi kawasan Ancol sekarang banyak diminati dengan komunitas olahraga. Banyak keluarga yang membawa sepeda ke area Ancol, kemudian mereka menikmati pinggir pantai dengan sepeda, ada juga yang senam. Kemudian ada juga yang lari, kemudian di Ecopark itu kan karena area terbuka hijau jadi dimanfaatkan oleh orang-orang berolahraga," lanjut Rika Lestari.

Lebih lanjut, Rika menyebutkan untuk pengunjung Ancol Taman Impian yang datang hanya sekedar berolahraga tidak memerlukan mekanisme khusus dan tetap mengikuti pengunjung lainnya yakni membeli tiket masuk secara online.

"Kemudian reservasi secara online dan tinggal menunjukkan bukti pembelian tiket dan reservasi-nya dan bisa masuk ke Ancol menggunakan sepedanya. Jalur sepeda Ancol itu sudah ada sejak lama. Bahkan sudah pernah diluncurkan sejak 2010. Ancol sudah menerapkan trek sepeda di sepanjang 5 kilometer di pinggir pantai. Sekarang dilengkapi lagi dengan pedestrian yang cukup luas," ungkap Rika Lestari.

"Apabila dilihat sepanjang pinggir pantai ada kawasan Symphony of the Sea sampai dengan dari Bundaran Timur sampai dengan Kuburan Belanda itu kami bikin luas dan nyaman. Sehingga dapat dimanfaatkan pengunjung untuk beragam aktivitas olahraga mulai dari sepeda, lari, senam, dan yoga, semua bisa dilakukan di situ. Jadi kita bisa memfasilitasi pengunjung untuk berolahraga juga ditambah dengan taman-taman fitness di pinggir pantai. Jadi memang udara laut di pagi dan sore hari itu cukup baik ya untuk kesehatan, jadi kami sangat memahami kebutuhan itu," tambah Rika Lestari.

Namun Rika mengaku masih berupaya menghindari adanya kerumunan. Pasalnya bila tidak di kontrol, animo pengunjung cukup tinggi, sehingga event-event olahraga di Ancol Taman Impian yang sifatnya mengumpulkan banyak orang untuk sementara ditiadakan.

"Dahulu saat long weekend libur nasional kepadatan di Ancol Taman Impian bisa mencapai 120.000 orang per hari. Kalau di hari kerja bisa mencapai 20.000 orang dan saat akhir pekan berkisar 30-40.000 pengunjung," kata Rika Lestari.

 



Sumber: BeritaSatu.com