Pejahat Kambuhan Kasus Penipuan Bobol Bank Rp 1,5 Miliar
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pejahat Kambuhan Kasus Penipuan Bobol Bank Rp 1,5 Miliar

Rabu, 9 September 2020 | 23:50 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, membekuk sekelompok penipu yang membobol bank swasta hingga mengalami kerugian sekitar Rp 1,5 miliar dengan modus memindahkan deposito dua perusahaan ke rekening pelaku.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, ada empat tersangka yang ditangkap berinisial AW, RW, I, dan FA. Sementara, satu orang A masih dalam pencarian alias buron.

"Kami ungkap kasus tindak pidana penipuan dan pencucian uang. Mereka menipu menggunakan handphone," ujar Yusri, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (9/9/2020).

Dikatakan Yusri, tersangka AW yang merupakan pimpinan kelompok adalah seorang residivis atau penjahat kambuhan kasus penipuan. Dia berperan mengaku sebagai direktur PT CWI dan PT TI, kemudian menelepon bank swasta meminta tolong memindahkan deposito perusahaan ke rekening penampungan yang sudah disiapkan.

Sementara tersangka RW perannya membuat surat-surat perusahaan, termasuk surat instruksi palsu yang dibutuhkan sebagai syarat memindahkan deposito PT CWI dan PT TI. Kemudian, tersangka I membantu mengatarkan surat-surat palsu itu kepada pihak bank dan tersangka FA menyiapkan kendaraan.

"Mereka memperlihatkan surat ini (surat instruksi palsu), terkait pemindahan deposito ke rekening penampung. Jadi dengan modal surat palsu, dia menyakinkan pihak bank kalau perusahaan itu akan memindahkan deposito," ungkapnya.

Menyoal bagaimana modus para tersangka sehingga tahu PT CWI dan PT TI memiliki deposito, kemudian nomor rekening perusahaan dan jumlah uang di dalam deposito, Yusri tidak bisa menjelaskan secara detail karena dikhawatirkan bisa ditiru pihak yang tak bertanggung jawab. Namun, pelaku mengetahui itu semua melalui penelusuran di dunia maya.

"Kenal tidak dengan PT CWI, tidak. Dia mengetahui dari googling di internet. Semuanya ini dia pelajari dari internet. Dapat data dari situ, siapa direkturnya, dia pelajari laporan keuangan, dia pelajari itu untuk dia meyakinkan pihak bank," katanya.

Yusri menuturkan, pihak bank mentransfer uang sebanyak tiga kali dengan total kerugian sekitar Rp 1,5 miliar. "Dengan modal telepon dan surat palsu yang dia bikin, meyakinkan pihak bank memindahkan deposito. Total sekitar Rp 1,5 miliar. Apakah ada keterlibatan bank, sampai saat ini belum. Dari pengakuan mereka memang pemain, sering melakukan penipuan," jelasnya.

Sementara itu, tersangka AW menjelaskan bagaimana dia melakukan penipuan dengan menelepon pihak bank.

"Saya telepon bank, saya bilang selamat siang bu. Saya tanya yang tangani deposito siapa, kebetulan kepala cabang yang mengangkat. Saya direktur utama PT CWI. Saya minta tolong pindahkan deposito," katanya.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 Juncto Pasal 2 ayat 1 huruf r dan z UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PSBB DKI: Tempat Ibadah Boleh Dibuka Secara Terbatas untuk Warga Setempat

Tempat ibadah masih diperbolehkan dibuka selama penerapan kembali PSBB. Namun, pembukaan tersebut disertai syarat yang ketat untuk mencegah penularan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 9 September 2020

Jalur Sepeda di Jalan Tol, Menteri Basuki Belum Setuju

Menteri Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa dalam peraturan pemerintah jalan tol kota diperuntukkan untuk kendaraan roda empat atau lebih.

MEGAPOLITAN | 9 September 2020

Tiga Indikator Penyebab Anies Tarik Rem Darurat dan Terapkan PSBB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan dua indikator utama yang mendorong dia memutuskan kebijakan rem darurat dan menerapkan kembali PSBB.

MEGAPOLITAN | 9 September 2020

PSBB DKI, Tempat Hiburan Kembali Ditutup

Seluruh tempat hiburan di Jakarta akan kembali ditutup menyusul penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 9 September 2020

PSBB DKI: Transportasi Publik Dibatasi, Ganjil Genap Ditiadakan

Salah satu kebijakan dari pelaksanaan kembali PSBB itu adalah membatasi kapasitas dan waktu operasi angkutan umum serta meniadakan kebijakan ganjil genap.

MEGAPOLITAN | 9 September 2020

DKI Kembali Terapkan PSBB Lebih Ketat Mulai 14 September

PSBB ketat akan mulai diterapkan pada Senin, 14 September 2020.

MEGAPOLITAN | 9 September 2020

Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri di Sebuah Apartemen

Korban merupakan warga Kedoya Utara dan sudah sering melakukan percobaan bunuh diri.

MEGAPOLITAN | 9 September 2020

Ini Alasan Anies Soal Jakarta Kembali Terapkan PSBB

Anies menyebut, Jakarta kembali masuk dalam situasi darurat Covid-19 karena jumlah kasus yang terus melonjak.

MEGAPOLITAN | 9 September 2020

Pandemi Covid-19, DKI Jakarta Kembali Terapkan PSBB

Gubernur DKI Jakarta Anioes Baswedan memutuskan untuk kembali menerapkan PSBB, Selasa (9/9/2020), PSBB akan diberlakukan Senin (14/9/2020) pekan depan.

MEGAPOLITAN | 9 September 2020

Polisi Bekuk Satu Keluarga yang Terlibat Pencurian Sepeda Motor

Awalnya diamankan dua orang "pemetik", setelah dikembangkan penyidik menangkap lima orang lagi yang merupakan satu keluarga.

MEGAPOLITAN | 9 September 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS