Diajak Imam Budi Sekamar, Afifah Alia Merasa Dilecehkan
Logo BeritaSatu

Pilkada Depok

Diajak Imam Budi Sekamar, Afifah Alia Merasa Dilecehkan

Kamis, 10 September 2020 | 17:18 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / CAH

Depok, Beritasatu.com - Hawa panas persaingan Pilkada Depok mulai terasa. Bakal Calon Wakil Wali Kota Depok Afifah Alia merasa dilecehkan secara verbal oleh seterunya, Imam Budi Hartono yang menjadi Bakal Calon Wakil Wali Kota Depok mendampingi petahana wali kota saat ini, Mohammad Idris.

Dalam penuturannya kepada Beritasatu.com, Afifah mengatakan bahwa awal mulanya terjadi saat dia dan para bakal calon yang akan berlaga dalam Pilkada Depok tengah berada di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Kota Bandung, Jawa Barat pada tanggal 8 September 2020.

Hari pertama adalah jadwal untuk pemeriksaan kesehatan para bakal calon. Saat tengah menunggu pembagian kamar untuk para bakal calon tiba-tiba petugas rumah sakit datang memberikan informasi.

"Ketika petugas rumah sakit menginformasikan kamar untuk saya, tiba-tiba Pak Imam Budi melontarkan ujaran, 'Sekamar sama saya saja, Bu Afifah'. Disitu juga ada Pak Idris yang mendengar, lalu tertawa terbahak-bahak sambil jarinya menunjuk Pak Imam. Saat itu saya merasa geram, saya sangat marah, namun saya memilih diam," tutur Afifah, Kamis (10/9/2020).

Afifah memilih diam lantaran dia ingin tenang untuk menjalani pemeriksaan kesehatan selama dua hari. "Saat itu tidak ada tim yang mendampingi saya karena peraturan mengharuskan masing-masing paslon tidak boleh didampingi.
Saya baru ungkapkan hal ini kepada tim saya ketika rangkaian pemeriksaan kesehatan telah selesai saya jalani, dalam perjalanan pulang kembali ke Depok," kata Afifah.

Dikatakan Afifah, jika itu adalah candaan, sangat tidak pantas candaan itu dilontarkan oleh calon pemimpin sebuah kota. Afifah menilai candaan itu menyiratkan ketidakpedulian terhadap perempuan, candaan yang mengandung pelecehan.

"Mereka mengatakan itu sambil tertawa terbahak-bahak. Mungkin mereka merasa ini adalah hal yang lucu. Saya ingin tahu, bagaimana jika hal ini terjadi pada ibu mereka, istri mereka, atau anak perempuan mereka, apakah mereka akan diam dan tenang-tenang saja? Jika jawabannya iya, selesai perkara, jelas kita berbeda. Mereka adalah patriarki yang tidak menganggap keberadaan perempuan bisa dalam posisi yang sama sebagai manusia. Sebagai satu-satunya kandidat perempuan dalam Pilkada Depok, saya paham betul tantangan yang saya hadapi," tutur Afifah.

Diungkap Afifah bahwa dirinya menginginkan permintaan maaf dari Imam Budi Hartono, dan janji untuk tidak mengulangi pelecehan seperti ini kepada dirinya maupun perempuan lainnya di Kota Depok.

"Pelecehan, baik verbal, fisik maupun psikis harus disudahi, terlebih lagi yang dilakukan oleh seorang pejabat kota. Jangan lagi merendahkan perempuan. Jangan lagi merendahkan manusia," papar Afifah.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ditangkap, Pria Mengaku Pembunuh Editor Metro TV Ternyata Hanya Bercanda

Polda Metro Jaya tetap pada kesimpulan Yodi meninggal dunia karena bunuh diri dengan menggunakan sebilah pisau yang dibelinya sendiri.

MEGAPOLITAN | 10 September 2020

Bandara Soetta Masih Sepi, PSBB Jakarta Tidak Berdampak Signifikan

Penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta sejak PSBB hingga saat ini masih sepi atau hanya 35 persen dari kapasitas.

MEGAPOLITAN | 10 September 2020

Siap Laksanakan PSBB, Ditlantas Polda Metro Tunggu Pergub

Polisi masih menunggu aturan yang akan diterapkan terkait pembatasan pergerakan orang dan moda transportasi.

MEGAPOLITAN | 10 September 2020

PSBB Jakarta, Mal Akan Kembali Ditutup

Mal di Jakarta akan ditutup mulai 14 September, kecuali bagi supermarket atau pasar modern dan restoran yang berada di dalam mal.

MEGAPOLITAN | 10 September 2020

Anak Didik Harus Siap Hadapi Era Disrupsi

Karakter dibangun melalui pembiasaan sikap disiplin.

MEGAPOLITAN | 10 September 2020

Bima Arya Pimpin Razia Masker di Perbatasan Kota dan Kabupaten Bogor

Dalam operasi penegakan disiplin penggunaan masker dipusatkan di Simpang Ciawi, Bogor melibatkan personel TNI/Polri, Satpol PP dan Dishub dari kedua wilayah.

MEGAPOLITAN | 10 September 2020

Tambah 1.274, Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Tembus 50.000

Kasus harian Covid-19 di DKI Jakarta hari ini mencapai 1.274, sehingga jumlah kumulatif ini tembus 50.000 atau tepatnya 50.671.

MEGAPOLITAN | 10 September 2020

Anies Minta Warga Tetap Pakai Masker Meski Kenal Lawan Bicara

Menurut Anies Baswedan, kedisiplinan penggunaan masker harus terus-menerus dilakukan kapanpun dimanapun berada.

MEGAPOLITAN | 10 September 2020

Pemkot Bekasi Siapkan Ruang Isolasi di Stadion Patriot Candrabhaga

Ruang isolasi di Stadion Patriot Candrabhaga diperuntukkan bagi warga yang kesulitan melakukan isolasi mandiri.

MEGAPOLITAN | 10 September 2020

Anies: Vaksin Masih Lama, Utamakan Disiplin PSBB

"Selama sekarang sampai dengan vaksin itu ada, maka kita harus bersiap melawan wabah dengan menjalankan pembatasan sosial secara serius," kata Anies.

MEGAPOLITAN | 10 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS