Logo BeritaSatu

Penanganan Covid-19, Kebijakan Jakarta Harus Didukung

Senin, 21 September 2020 | 00:17 WIB
Oleh : Surya Lesmana / ALD

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menegaskan, selama hampir tujuh bulan pandemi Covid-19, episentrum Indonesia ada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Oleh karena itu, sebagai gubernur yang sebagian wilayahnya menjadi wilayah penyangga Jakarta, pihaknya mendukung kebijakan yang diambil Pemprov DKI Jakarta.

“Oleh karenanya, kebijakan di Jakarta harus kita dukung,” tegasnya dalam diskusi virtual bertopik “Strategi Menurunkan Covid-19, Menaikkan Ekonomi” yang diselenggarakan oleh Kelompok Studi Demokrasi Indonesia (KSDI) di Jakarta, Minggu (20/9).

Ridwan Kamil mengungkapkan, telah mengendalikan penyebaran di 90% wilayah Jabar, yang masuk zona berisiko rendah dan sedang. Adapun wilayah zona berisiko tinggi ada di wilayah penyangga DKI Jakarta, yakni Bogor, Depok dan Bekasi (Bodebek).

Dengan demikian pola penanganannya juga berbeda. “Itulah kenapa saya tidak bisa berbeda dengan kebijakan Pak Anies di DKI. Jakarta sebagai episentrum, kalau (Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan) bilang ke kiri, saya perintahkan Bodebek ke kiri. Kalau Pak Anies ke kanan, (Bodebek) semua juga ke kanan. Ini akan beda dengan penanganan di Bandung Raya,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, dia juga mengibaratkan upaya penanganan pandemi Covid-19 ibarat menghadapi peperangan. Untuk itu, dia meminta semua elemen masyarakat wajib ambil bagian melakukan bela negara. Salah satu upaya bela negara yang bisa dilakukan seluruh rakyat adalah menjaga diri agar tidak menjadi korban Covid-19.

“Saya anggap Covid ini perang, maka semua harus bela negara. Bela negara dilakukan dokter dan perawat. Bela negara juga bisa dilakukan dengan harta, yang punya ilmu dengan keilmuannya, yang punya tenaga menjadi relawan. Yang tidak bisa bela negara dengan harta, ilmu, tenaga, adalah dengan jangan menjadi korban. Kuncinya jauhi kerumuman. Kalau terpaksa di kerumunan pakai 3M,” ujarnya.

Ridwan juga menyoroti dinamika komunikasi dalam penanganan Covid-19. Menurutnya, harus dihindari memandang pandemi ini dengan kacamata politik. “Harus dengan kebersamaan, ilmiah, cari solusi sama-sama. Juga dengan kacamata kemanusiaan, solidaritas, saling memahami dan mengapresiasi. Kita fokus pada musuh yang tidak terlihat. Media jangan membandingkan satu gubernur dengan gubernur lain, membandingkan pusat dan daerah. Kalau ada perbedaan, ada yang ramai tepuk tangan,” ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Korban Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan Dikabarkan Bertambah Jadi 62 Orang

Korban tewas dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya dikabarkan bertambah menjadi 62 orang. 

NEWS | 2 Oktober 2022

Arema FC Akan Dilarang Jadi Tuan Rumah di Sisa Musim Liga 1

Komisi Disiplin PSSI menegaskan bahwa Arema FC bisa terkena sanksi tidak dapat menjadi tuan rumah di sisa laga BRI Liga 1 2022/2023.

NEWS | 2 Oktober 2022

Video: Gas Air Mata Bikin Massa di Kanjuruhan Panik

Insiden tragis pasca pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya, Sabtu (1/10/2022) diduga disebabkan karena penggunaan gas air mata di Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Ini Video Ribuan Suporter Merangsek Masuk Lapangan

Beredar video yang menunjukkan suporter merangsek masuk lapangan usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan: Aturan FIFA, Gas Air Mata Terlarang

Insiden tragis pasca pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) diduga disebabkan karena penggunaan gas air mata.

NEWS | 2 Oktober 2022

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, PSSI: Arema Bisa Kena Sanksi Keras

Kerusuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan setelah laga BRI Liga 1 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya, Sabtu, 1 Oktober 2022.

NEWS | 2 Oktober 2022

Persebaya Berduka atas Korban Tewas dalam Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Persebaya Surabaya menyampaikan duka cita atas jatuhnya korban jiwa dalam kerusuhan usai laga melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi di Kanjuruhan, PSSI Segera Investigasi

PSSI segera melakukan investigasi terkait kerusuhan yang berujung tragedi di dalam Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022).

NEWS | 2 Oktober 2022

Gas Air Mata Dituding Penyebab Jatuhnya Korban di Kanjuruhan

Insiden tragis pasca pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dipandang karena tembakan gas air mata di dalam Stadion Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Kronologi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Usai Laga Arema FC vs Persebaya

Laga antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan, Kabupatan Malang, Jawa Timur Sabtu (1/10/2022) berakhir tragis. Ini kronologinya. 

NEWS | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Korban Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan Dikabarkan Bertambah Jadi 62 Orang

Korban Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan Dikabarkan Bertambah Jadi 62 Orang

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings