Lima Hari Kampanye, Paslon Wali Kota Depok Masih Langgar Protokol Kesehatan
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Lima Hari Kampanye, Paslon Wali Kota Depok Masih Langgar Protokol Kesehatan

Kamis, 1 Oktober 2020 | 17:36 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / CAH

Depok, Beritasatu.com - Lima hari jalannya kampanye Pilkada Depok yang dimulai pada 27 September 2020, dua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota melakukan pelanggaran protokol kesehatan. Pelanggaran tersebut yakni terkait pembatasan jumlah peserta dan tidak menjaga jarak.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Depok Dede Slamet Permana mengatakan, pelanggaran yang dilakukan adalah jumlah peserta kampanye tatap muka yang melebihi 50 orang. Serta tidak ada yang menjaga jarak. Hal demikian diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 13 Tahun 2020

"Pelanggaran ini kami temukan di kedua pasangan. Keduanya sama saja baik pasangan Pradi Supriatna-Afifah Alia yang bernomor urut satu dan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono yang bernomor urut dua. Masih mengabaikan protokol kesehatan. Kami di Bawaslu Kota Depok mendapatkan laporan dari Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). Kemudian kami juga sudah berikan teguran tertulis kepada panitia pelaksana kegiatan tersebut," ujar Dede di Depok, Jawa Barat, Kamis (1/10/2020).

Lebih lanjut dipaparkan Dede, dalam kampanye tatap muka tersebut diketahui peserta yang hadir melebihi jumlah 50 orang dari batas maksimal 50 orang. Sedangkan pelanggaran lainnya adalah tidak ada yang menjaga jarak.

"Jadi jarak antara orang yang satu dengan yang lain berhimpitan dan bersesakan. Kalau untuk protokol kesehatan memakai masker, Alhamdulillah sudah lebih patuh dibandingkan dua protokol lainnya ini," papar Dede.

Bawaslu Kota Depok memahami bahwa sulit menjaga jarak bisa juga diakibatkan karena ruangan yang relatif sempit. Bila itu dilakukan di dalam gedung yang luasnya tidak seberapa.

Namun demikian, hal tersebut bukan berarti tidak bisa diatur oleh panitia sedemikian rupa sehingga terhindar dari tak berjarak. "Iya bisa saja kursinya diatur jaraknya. Jika semua tak bisa masuk, dibatasi yang masuk. Bergantian. Ini sebenarnya teknis saja. Harusnya bisa diatur jika memang serius menegakkan protokol kesehatan di masa pandemi ini," tutur Dede.

Fakta menarik di lapangan, kata Dede, antusiasme masyarakat untuk Pilkada terbilang tinggi. Ini terbukti dari banyaknya massa yang hadir di tiap kampanye tatap muka digelar.

Kondisi ini kontras dengan maraknya wacana penolakan pelaksanaan Pilkada di tengah masa pandemi Covid-19. "Diskursusnya kan munculnya penolakan terus menerus terhadap pelaksanaan Pilkada di bulan Desember 2020. Tapi ternyata di lapangan, masyarakat justru antusias terhadap pilkada," ujar Dede.

Hal ini, menurut Dede merupakan hal yang menggembirakan bagi penyelenggara pilkada. "Tentunya ada harapan kami bahwa pilkada ini sukses dan tingkat partisipasinya tinggi. Tapi harus diingat pula bahwa pilkada kali ini kondisinya berbeda. Maka protokol kesehatanmya harus dijalankan dan dipatuhi," tutur Dede.

Dikatakan Dede tingginya antusiasme publik ini harus dibarengi dengan kemampuan penyelenggara pilkada untuk menyajikan pilkada yang aman tanpa mengabaikan keselamatan para pemilih dan segenap elemen terkait lainnya.

"Kami terus kampanyekan protokol kesehatan agar para paslon memahami dan mematuhi. Paling tidak dampak destruktif dari pilkada yang digelar di tengah pandemi dapat kita minimalisir," ujar Dede.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Cai Changpan Masuk DPO

Tahanan narkoba asal Tiongkok yang kabur dari Lapas Tangerang, Cai Changpan, masuk dalam daftar pencarian orang polisi.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020

Pemkab Bekasi Luncurkan Program Genggam Tekan Kasus Covid-19

Program ini sebagai upaya Pemkab Bekasi meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan sehingga dapat menekan angka penyebaran Covid-19.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020

Aparat Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan di Lingkungan Apartemen

Sebanyak 99 orang pengelola apartemen dan sekuriti dipilih menjadi petugas protokol kesehatan Covid-19 berbasis komunitas.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020

Semua Kegiatan di Kota Bekasi Dibatasi Maksimal Pukul 18.00 WIB

Pusat perbelanjaan, toko swalayan, dan pelaku usaha perdagangan lainnya diperbolehkan beroperasi mulai pukul 09.00-18.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020

Mulai Groundbreaking, Tol Pondok Aren-Serpong Ditargetkan Beroperasi Kuartal IV 2021

Kempupera bersama BUJT PT Bintaro Serpong Damai (BSD) mulai pekerjaan konstruksi di Tol Pondok Aren–Serpong.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020

Gerakan Apartemen Lawan Covid-19 Dimulai di Ancol

Polres Metro Jakarta Utara bersama Pemkot Jakarta Utara dan Kodim 0502/JU melaksanakan gerakan Apartemen Lawan Covid-19 di Apartemen Ancol Mansion.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020

Ini Syarat Rumah atau Fasilitas Pribadi Jadi Tempat Isolasi Mandiri

Hal tersebut dapat dilakukan jika telah memenuhi penilaian kelayakan oleh satuan tugas Covid-19 setempat.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020

DKI Tetapkan Lokasi Isolasi Terkendali

Fasilitas isolasi mandiri itu di Kemayoran, hotel, penginapan, dan fasilitas lainnya berupa rumah atau fasilitas pribadi atau lokasi lainnya.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020

Bubarkan Kerumunan, Polisi Temukan Granat dan Alat Hisap Sabu-sabu

Polisi mendapati senjata tajam jenis golok dan puluhan korek api yang sudah dimodifikasi menjadi pembakar sabu-sabu.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020

Pria Korsel Tewas di Apartemen

Tubuh korban ditemukan tergantung terikat seuntas tali di dalam kamar mandi, dengan kondisi masih berpakaian lengkap.

MEGAPOLITAN | 1 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS