Pangdam Jaya Ungkap Keributan di TMP Kalibata karena Peristiwa Deklarasi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pangdam Jaya Ungkap Keributan di TMP Kalibata karena Peristiwa Deklarasi

Kamis, 1 Oktober 2020 | 17:45 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengemukakan bahwa keributan yang terjadi pada acara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2020), dilatarbelakangi peristiwa deklarasi yang melanggar protokol kesehatan.

"Kami yang tergabung dalam Penegakan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan (PDMPK) Operasi Yustisi dan melibatkan masyarakat menegakkan aturan protokol kesehatan, merasa bertanggung jawab, terpanggil sebab acara itu mengerahkan massa yang banyak," kata Dudung saat konferensi pers di Kodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2020).

Dudung menyampaikan kronologi peristiwa berawal saat 150 orang dari Purnawirawan Pengawal Kedaulatan Negara (PPKN) tiba di TMP Kalibata sekitar pukul 15.00 WIB.

Meski tidak memiliki izin dari otoritas terkait, aparat keamanan yang bertugas di lokasi mengimbau agar massa patuh pada protokol kesehatan untuk menjaga jarak serta tidak berkerumun.

"Namun massa dari PPKN tetap memaksa ingin tetap berziarah. Toleransi kami kepada purnawirawan sudah sangat luas sekali walaupun mereka tidak ada izin Kementerian Sosial. Tapi karena purnawirawan ini sesepuh kami juga yang punya banyak bakti untuk bangsa ini, dipersilakan berziarah namun dengan tetap menjaga protokol kesehatan," katanya.

"Purnawirawan dipersilahkan untuk berziarah namun tetap menjaga protokol kesehatan dengan diatur masing-masing 30 orang dan dipersilakan berziarah," kata Dudung melanjutkan.

Namun di luar dugaan, ada sebagian orang yang memanfaatkan situasi itu untuk berdeklarasi serta menyinggung masalah kebijakan pemerintah saat ini.

"Ada yang deklarasi mendukung kami dan menyinggung masalah kebijakan pemerintah saat ini," katanya.

Kapolrestro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono yang saat itu berada di lapangan sudah mengimbau massa agar tidak ada kerumunan lebih dari lima orang sesuai protokol kesehatan Covid-19 di Jakarta.

"Apalagi bapak-bapak dari purnawirawan ini sudah berusia di atas 60 tahun yang sangat rentan sekali serta berpotensi menimbulkan klaster baru (Covid-19)," katanya.

Namun imbauan Kapolrestro Jakarta Selatan pada saat itu tidak diindahkan dan massa tetap berkerumun berdeklarasi.

Dandim Jakarta Selatan Kolonel Inf Ucu Yustiana, kata Dudung, berulang kali menyampaikan permohonan maaf agar jangan ada deklarasi yang menimbulkan kerumunan orang banyak.

"Dandim menyampaikan permohonan maaf, disampaikan berkali-kali namun tetap dilaksanakan, sehingga terjadilah sedikit keributan-keributan, namun bisa kita kendalikan," katanya.

Bahkan Pangdam Jaya sempat meminta konfirmasi terkait kegiatan tersebut kepada Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Warakawuri TNI dan POLRI (PEPABRI) Jenderal TNI (Purn) H. Agum Gumelar, rupanya kegiatan itu tidak ada koordinasi kepada Pepabri.

"Kami berharap juga mohon untuk tidak terkontaminasi dengan isu-isu yang berkembang saat ini, yang justru nantinya akan membuat nama baik purnawirawan ini menjadi tidak baik," katanya.

Sementara itu, keributan di depan TMP Kalibata tersebar luas di media sosial. Tampak anggota pengamanan dari TNI dan Polri mencoba membubarkan kelompok massa yang berorasi di TMP Kalibata.

Selain itu, sebuah angkot trayek 01 jurusan Kampung Melayu-Senin rusak pada bagian kaca penumpang akibat keributan tersebut. Petugas polisi tampak membantu mendorong angkot tersebut ke tempat yang lebih aman.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA LAINNYA

Polisi Diminta Segera Tangkap Pelaku Penembakan Ahli Pengobatan Alternatif

Keluarga Arman atau A berharap kepolisian segera membekuk pelaku penembakan terhadap ahli pengobatan alternatif itu.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

HUT Ke-66 Lalu Lintas Bhayangkara, Giliran Sopir Bajaj Dapat Sembako dari Polres Bekasi

Ketua Paguyuban Sopir Bajaj Kota Bekasi, Heru Sukarno (64), tak dapat menyembunyikan kegembiraannya saat menerima paket sembako dari Polres Bekasi

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

Disdik Kota Tangerang Izinkan Tambahan 60 SMP Gelar PTM Mulai Besok

Disdik Kota Tangerang memberikan izin kepada 60 SMP tambahan untuk menggelar pembelajaran tatap muka atau PTM terbatas mulai Senin (20/9/2021) besok.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

Wagub Riza: Sebagai Mayoritas, Umat Muslim Punya Tanggung Jawab Besar Jaga Persatuan Bangsa

Umat Islam Indonesia mempunyai tanggung jawab lebih besar untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di Tanah Air.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

Dosen UNJ Lakukan Pengabdian Masyarakat di Taman Bacaan Bukit Duri Bercerita Jakarta

Ati Sumiati merasa sangat terkesan dengan antusiasme anak-anak yang mengikuti pelajaran bahasa Inggris.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021


Biaya Formula E Jakarta Lebih Mahal Dibandingkan Kota lain, Wagub Riza: Kami Ikuti Aturan

Ahmad Riza Patria menegaskan pihaknya mengikuti ketentuan dari Formula E terkait biaya penyelenggaraan Formula E yang rencananya akan dilaksanakan 2022.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

Banyak Siswa Belum Divaksin, Disdik Tangerang Berhati-hati Laksanakan PTM

Dikhawatirkan juga adanya kerumunan di dalam kelas dan sekolah untuk tingkat PAUD hingga SD.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

Tugu Sepatu Bagian Ikon Jakarta, Wagub Riza: Jangan Dinodai oleh Vandalisme

Pelaku aksi corat-coret di karya seni tersebut dapat diungkap dari kamera pengawas atau CCTV yang tersebar di sekitar Jalan Sudirman.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021

Penembakan di Tangerang, Saksi: Pelaku Sempat Nongkrong di Dekat TKP

Seorang bernama Alex ditembak oleh dua orang tidak dikenal (OTK) yang dalam aksinya mengenakan jaket ojek online.

MEGAPOLITAN | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Ali Kalora


# Mujahidin Indonesia Timur


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Anggaran Fantastis Pemilu 2024, Sultan Najamudin: Jebakan Demokrasi Liberal

Anggaran Fantastis Pemilu 2024, Sultan Najamudin: Jebakan Demokrasi Liberal

POLITIK | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings