Dukung 3M, Penggiat Batik Difabel Produksi Masker
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dukung 3M, Penggiat Batik Difabel Produksi Masker

Minggu, 4 Oktober 2020 | 15:44 WIB
Oleh : BW

Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah penggiat batik dari kalangan difabel tuna rungu binaan Rumah Batik Palbatu, Jakarta Selatan, kini memproduksi masker khusus terbuat dari kain batik. Mereka ingin mendukung 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan).

Budi Dwi Hariyanto, salah satu pendiri Rumah Batik Palbatu, mengatakan, para penggiat batik difabel ingin berkontribusi dalam penanganan Covid-19 dengan memproduksi masker berbahan batik.

"Sejak PSBB (pembatasan social berskala besar), berarti kita juga harus punya sumber income (pemasukan) yang lain, salah satunya memproduksi masker kain batik," kata Budi Dwi Hariyanto yang akrab disapa Harry.

Harry menyebutkan, produksi masker kain rata-rata per pekan antara 50 hingga 100 buah.

Masker batik yang diproduksi berasal dari kain-kain batik yang belum dimanfaatkan. Lalu dijahit dan dibuat masker dua tipe, yakni untuk jilbab dan untuk yang tidak pakai jilbab.

"Satu masker kami jual seharga Rp 15.000," katanya.

Untuk tingkat keamanan masker, kata Harry, masker batik yang mereka produksi dibuat sesuai standar pemerintah, yakni terdiri atas tiga lapis kain dengan bahan yang nyaman.

Kain batik berada di permukaan terluar dengan di bagian dalam dan belakang masker dibuat dari kain pohon berbahan katun.

"Kain batik sudah diproses sedemikian rupa, sehingga ketika dipakai aman dan nyaman, termasuk aroma dari lilin atau pewarnaan sudah disterilkan," ujar Harry.

Penjualan masker batik karya difabel dari Rumah Batik Palbatu masih diedarkan secara daring lewat media social, serta aplikasi pesan pemilik Rumah Batik Palbatu.

Pemesan bisa juga langsung mendatangi Rumah Batik Palbatu di Jalan Palbatu IV No 17, Kelurahan Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan.

"Bisa juga pesan dengan menghubungi saya langsung di nomor 08161493612," ujar Harry.

Budi menambahkan, memproduksi masker adalah salah satu strategi bertahan di era pandemi yang dilakukan para penggiat batik di Rumah Batik Palbatu.

Selama masa pandemi Covid-19 dan diberlakukan PSBB, seluruh aktivitas edukasi dan produksi batik di Rumah Batik Palbatu terhenti. Hal ini membuat para penggiat batik juga minim aktivitas juga pendapatan.

"Harapannya dengan masker batik ini semoga banyak yang memesan dan menjadi nilai ekonomi bagi teman-teman penggiat batik difabel," kata Harry.

Sebelumnya, bertepatan dengan hari Batik Nasional 2 Oktober, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengunggah tentang penggunaan baju batik dalam rapat di Balai Kota. Ia juga mengenakan masker dari batik.

Anies dalam unggahannya menyebutkan, batik asalnya digunakan sebagai kain jarik (bawahan). Pakemnya dulu, kaum lelaki selalu memakai baju kemeja polis ataupun lurik dan tidak berkemeja dengan bermotif.

Suatu saat ada yang mengambil langkah kebaruan, di luar kebiasaan. Perancang busana menggunakan kain hasil membatik bukan sebagai jarik, tetapi menjadi kemeja bagi kaum lelaki.

"Mengejutkan karena menerobos kebiasaan, menerobos tradisi. Pastinya banyak pihak menyebut itu adalah pelanggaran pakem. Kini sejarah pelanggaran itu tak ada lagi yang tahu dan diingat. Bahkan hari ini batik pun bisa digunakan menjadi masker," tulis Anies.



Sumber: ANTARA

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tak Diizinkan Polisi, Buruh Tetap Akan Mogok Nasional

Mogok Nasional in diklaim akan diikuti sekitar 2 juta buruh di 25 provinsi dan hampir 10.000 perusahaan dari berbagai sektor industri.

MEGAPOLITAN | 4 Oktober 2020

Wagub DKI: Tidak Benar Kabar Anies Baswedan Sakit

Anies dalam keadaan sehat dan masih beraktivitas seperti biasa.

MEGAPOLITAN | 4 Oktober 2020

Gembong Narkoba Kabur, 5 Petugas Lapas Tangerang Dinonaktifkan

Salah seorang di antaranya merupakan Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas I A Tangerang.

MEGAPOLITAN | 4 Oktober 2020

Buruh Akan Demo, Polda Metro Tidak Izinkan Unjuk Rasa di Tengah Pandemi

Masyarakat diimbau mengerti, jangan sampai kegiatan unjuk rasa justru membuat klaster baru.

MEGAPOLITAN | 4 Oktober 2020

Wagub DKI Minta Warga Tidak Menghindar Jika Dilakukan Testing

Sanksi terhadap pelanggaran adalah pidana.

MEGAPOLITAN | 4 Oktober 2020

Ditambah, RSUD Pasar Minggu Tampung 2.236 Pasien Covid-19

Saat ini rawat inap di RSUD Pasar Minggu bisa menampung 236 tempat tidur untuk pasien corona.

MEGAPOLITAN | 4 Oktober 2020

Labkesda Depok Mampu Lakukan 234 Tes PCR Per Hari

Pemeriksaan PCR Covid-19 di UPT Labkesda tidak dipungut biaya atau gratis. Untuk pendaftaran dapat dilakukan di puskesmas setempat.

MEGAPOLITAN | 4 Oktober 2020

33 Remaja Sedang Pesta Narkoba Diamankan Polsek Ciampea, Bogor

"Pada saat patroli, kami mencurigai sebuah vila dengan banyak orang. Saat diperiksa, mereka semua berkerumun dan tidak menggunakan masker," kata Andri.

MEGAPOLITAN | 4 Oktober 2020

Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Wisma Atlet Berkurang 112 Orang

Jumlah pasien di Tower 4 dan 5 saat ini sebanyak 1.807 orang atau berkurang 112 orang dibandingkan hari sebelumnya 1.919 orang.

MEGAPOLITAN | 4 Oktober 2020

99 RW di Depok Diberi Batasan Aktivitas Usaha

Tercatat 99 Rukun Warga (RW) dari total 908 RW di 38 kelurahan di 11 Kecamatan sekota Depok menjadi wilayah PSKS.

MEGAPOLITAN | 4 Oktober 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS