Digitalisasi Cegah Klaster Covid-19 Pasar Tradisional
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.5)   |   COMPOSITE 6289.65 (-45.86)   |   DBX 1346.19 (-8.79)   |   I-GRADE 181.205 (-1.12)   |   IDX30 507.3 (-4.09)   |   IDX80 137.13 (-1.48)   |   IDXBUMN20 404.453 (-4.9)   |   IDXESGL 139.923 (-1.06)   |   IDXG30 143.928 (-1.24)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-2.85)   |   IDXQ30 145.336 (-0.72)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.72)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-6.01)   |   IDXV30 137.088 (-2.74)   |   INFOBANK15 1041.31 (0.22)   |   Investor33 435.377 (-2.39)   |   ISSI 184.679 (-1.78)   |   JII 634.506 (-8.66)   |   JII70 224.071 (-2.82)   |   KOMPAS100 1224.8 (-11.07)   |   LQ45 952.541 (-8.28)   |   MBX 1705.32 (-12.79)   |   MNC36 322.487 (-2.04)   |   PEFINDO25 325.966 (-2.12)   |   SMInfra18 310.375 (-4.7)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.11)   |  

Digitalisasi Cegah Klaster Covid-19 Pasar Tradisional

Jumat, 9 Oktober 2020 | 08:04 WIB
Oleh : HS

Jakarta, Beritasatu.com - Pasar tradisional masih menjadi tempat yang rawan terjadinya penularan virus corona (Covid-19). Hal ini terjadi akibat pedagang yang abai dalam menggunakan masker, ditambah kondisi pasar yang padat dan sirkulasi udara yang kurang. Dampaknya Pemprov DKI Jakarta telah menutup sementara beberapa pasar tradisional setelah beberapa pedagang ditemukan positif Covid-19. Terakhir terjadi di Pasar Ciplak di Kelurahan Karet Kuningan, Jakarta Selatan, setelah enam pedagangnya dinyatakan positif.

Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI Jakarta secara terus-menerus melaksanakan Operasi Yustisi untuk memberikan efek jera bagi masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan. Namun, Pemprov DKI Jakarta juga tidak bisa gegabah menutup pasar tradisional dalam jangka panjang karena banyak masyarakat yang menggantungkan hidup dari aktivitas berdagang. Untuk itu diputuskan untuk menutup pasar selama tiga hari saja.

Selama pasar ditutup dilakukan penyemprotan disinfektan serta pedagang yang memang positif dilakukan isolasi serta dilakukan tracing (penelusuran) siapa saja yang telah melakukan kontak erat dengan penderita. Lalu efektifkah untuk menekan penyebaran Covid-19? Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan langkah itu yang paling maksimal untuk meminimalkan terjadinya klaster di pasar tradisional.

Tingginya penularan di pasar tradisional juga membuat berbagai pihak prihatin termasuk komunitas yang tergabung dalam Gerakan Pakai Masker (GPM). Ekonom senior Indef sekaligus Pendiri GPM Aviliani mengatakan pasar tradisional sebagai pilihan untuk melakukan sosialisasi mengingat pasar merupakan urat nadi perekonomian Indonesia. Bahkan perputaran ekonomi suatu wilayah terjadi karena adanya pasar tradisional.

GPM melaksanakan sosialisasi penggunaan masker di pasar-pasar tradisional dengan menggandeng institusi keuangan. Antara lain Bank BNI, Adira Finance, Perbarindo (Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia) dan Asparindo (Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia). Terkait sosialisasi penggunaan masker, belum lama ini GPM juga menyelenggarakan webinar serta menyosialisasikan melalui kanal Youtube. Tentunya menyasar pedagang dan pengelola pasar. Demikian juga edukasi maupun sosialisasi gerakan tertib memakai masker kepada masyarakat.

Hal ini merupakan upaya minimal yang bisa dilakukan masyarakat untuk menekan penyebaran virus Covid-19. Dengan disiplin menggunakan masker, masyarakat dapat menekan angka penyebaran penularan virus hingga 75 persen. Jika diikuti dengan disiplin menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, maka penyebaran penularan dapat ditekan hingga 90 persen.

Selaku Ketua GPM, Sigit Pramono mengatakan penyebaran virus yang sangat masif pastinya sangat mengkhawatirkan. Untuk itulah perlu upaya bersama agar dapat menangani isu kesehatan dan juga menyelamatkan nyawa ekonomi.
Pandemi COVID-19 telah mendorong berkembangnya empat mega shift dalam perilaku konsumen. Yaitu munculnya solidaritas sosial, digitalisasi (go virtual), kecenderungan bekerja dari rumah dan masyarakat fokus memenuhi kebutuhan dasarnya.

Perubahan perilaku konsumen yang bekerja dari rumah dan berkembangnya sistem digital itu nantinya akan memunculkan sistem perekonomian baru, yaitu low touch economy.
Dalam sistem ini, interaksi langsung/kontak fisik akan berkurang. Dengan demikian akan timbul kebiasaan baru, yaitu cashless society, yakni masyarakat mengurangi penggunaan uang tunai dalam bertransaksi.

Ketua Umum Asparindo Y Joko Setiyanto memaparkan bahwa jauh sebelum adanya pandemi ini, Asparindo sudah mencanangkan digitalisasi pasar rakyat. Program digitalisasi ini disampaikan dalam kongres yang dibuka Presiden RI Joko Widodo pada 12 Desember 2018. Saat itu para pelaku pasar telah menyadari pentingnya proses digitalisasi untuk kegiatan di pasar dan saat ini merupakan keharusan melaksanakannya. Salah satu buktinya adalah telah disiapkan satu platform digital untuk pasar yang dikenal dengan nama Pazza. Joko menyatakan kesiapannya mendukung edukasi dan sosialisasi terutama ke pasar-pasar rakyat sehingga kesehatan pasar terkawal dan pasar terus hidup.

Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia Sis Apik menyebutkan bahwa tahap awal yang harus disiapkan adalah sistem pembayarannya. Saat ini beberapa pasar telah menggunakan sistem pembayaran secara elektronik, yaitu menggunakan layanan fintech dan kartu elektronik. Setelah sistem pembayarannya siap, pelaku pasar harus membangun digital ekosistem. Ke depan, semua pelaku pasar harus dibangun kearah itu. Selain mengurangi sentuhan fisik dan jaga jarak, menggunakan aplikasi ini lebih aman dan efisien, lebih mudah dikontrol serta meminimalkan tindakan kriminal.

Hal senada juga diungkap pimpinan Adira Finance sebagai salah satu perusahaan pembiayaan yang banyak bergerak di lingkungan pasar. Perusahaan pembiayaan ini menggelar program CSR sejak tahun 2015 untuk ikut membangun pasar.
Human Capital & Marketing Director Adira Finance Swandajani Gunadi menyatakan pihaknya berupaya membantu pelaku pasar supaya bangkit. Saat ini ada 30 pasar binaan melalui Festival Pasar Rakyat Adira dan juga dikembangkannya bisnis portofolio Kedai UKM yang menjadi representatif Adira.

Pola pasar memang harus diubah agar tetap eksis dengan melaksanakan digitalisasi. Pasar juga dapat dijadikan tempat belanja yang nyaman, aman serta sekaligus jadi tujuan wisata, baik untuk pengunjung domestik maupun dari luar negeri, dengan setiap pasar dapat memberikan ciri khasnya masing-masing.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Anies Khawatir Kerumunan Demo UU Cipta Kerja Jadi Klaster Baru Covid-19

Setiap yang hadir demo mempunyai potensi tertular Covid-19.

MEGAPOLITAN | 9 Oktober 2020

Liput Demo, Wartawan Merahputih.com Belum Diketahui Keberadaannya

Seorang wartawan media daring merahputih.com, Ponco Sulaksono hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.

MEGAPOLITAN | 8 Oktober 2020

Massa Bakar Alat Berat Proyek MRT Fase 2

MRT Jakarta akhirnya memutuskan untuk memberlakukan operasionalnya hanya dari Lebak Bulus hingga Stasiun Blok M.

MEGAPOLITAN | 8 Oktober 2020

Polisi Sebut Aksi Demo Sudah Mulai Landai

Polda Metro Jaya menyatakan, sitausi kericuhan massa sudah mulai landai, di Jakarta dan sekitarnya, Kamis (8/10/2020) malam.

MEGAPOLITAN | 8 Oktober 2020

Anies Tidak Tahu Namanya Terdaftar Sebagai Anggota Satgas Pembuat RUU Cipta Kerja

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tidak pernah diberitahu jika namanya terdaftar sebagai anggota Satgas Pembuat RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

MEGAPOLITAN | 8 Oktober 2020

Anies: 11 Halte Transjakarta Rusak Total Akibat Demo

Pemprov DKI Jakarta akan bergerak cepat untuk memperbaiki fasilitas umum yang rusak akibat demo

MEGAPOLITAN | 8 Oktober 2020

Wakil Ketua DPRD Apresiasi Pemkab Bekasi Turunkan PSC 119

Kinerja Dinas Kesehatan dinilai cepat tanggap saat terjadinya aksi unjuk rasa.

MEGAPOLITAN | 8 Oktober 2020

Kerugian Akibat Demo di Jakarta Capai Rp 25 Miliar

Semua faailitas akan segera diperbaiki.

MEGAPOLITAN | 8 Oktober 2020

Swab PCR di Depok Sudah Penuhi Standar WHO

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menuturkan, Pemerintah Kota Depok telah melakukan swab test setiap minggunya dengan perbandingan 1:1.000.

MEGAPOLITAN | 8 Oktober 2020

Hampir 1.000 Perusuh Ditangkap Polisi

Sebagian perusuh yang ditangkap diduga tergabung dalam kelompok Anarko.

MEGAPOLITAN | 8 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS