Epidemiologi: 25 Persen Kapasitas Penonton Bioskop Dinilai Sudah Tepat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Epidemiologi: 25 Persen Kapasitas Penonton Bioskop Dinilai Sudah Tepat

Selasa, 13 Oktober 2020 | 22:27 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono menuturkan ruang teater bioskop dianggap cukup aman dari penularan virus Covid-19. Salah satu alasannya karena, Pemprov DKI Jakarta tepat dalam memberikan regulasi kapasitas maksimal penonton dalam satu ruangan hanya 25%. Dengan demikian, jaga jarak fisik telah terpenuhi.

"Kalau jaraknya sudah dirasa aman, terus semua pakai masker. Kemudian juga fasilitas bioskop sudah pakai exhaust fan dan sekarang AC-nya bisa pakai Hepa filter, jadi kira-kira aman,” jelas Tri Yunis saat dihubungi Suara Pembaruan, Selasa (13/10/2020).

Pun demikian, terdapat satu hal yang perlu diperhatikan oleh manajemen, yaitu, pengaturan jaga jarak bagi para calon penonton yang menunggu jam tayang film yang telah dipesan.

Tri mengatakan, kebanyakan masyarakat datang ke bioskop berkelompok yang terdiri lebih dari 2-3 orang. Potensi berkerumun saat menunggu film diputar dikatakan Tri sulit dicegah.

"Jangan lupa untuk mengatur kondisi di mana saat film belum diputar. Kita tahu, kalau menunggu film, pasti penonton akan duduk-duduk di area lorong. Kalau hal ini terjadi, maka sama saja bioskop bisa menjadi tempat kerumunan orang,” terangnya.

Bagi Tri Yunis, memang merupakan keputusan yang sulit untuk menimbang apakah bioskop sudah tepat dibuka saat ini. Namun, jika dilihat dari sisi ekonomi tidak adil rasanya jika bioskop terus menerus ditutup, sedangkan fasilitas umum indoor lainnya sudah mulai beropreasi.

Untuk itulah, menurutnya ini adalah waktu yang tepat bagi pemilik bioskop untuk menarik kepercayaan publik. Salah satu caranya adalah menjamin bahwa protokol kesehatan dapat dilaksanakan dengan baik. Bukan hanya para pegawai, tetapi juga penonton lainnya.

Sebelumnya, Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) masih enggan untuk segera membuka. Hal ini disebabkan atas regulasi Pemprov yang menurunkan kembali kapasitas kursi penonton menjadi 25% dalam satu ruang bioskop.

"Alhamdulillah, kami memberikan apresiasi untuk Pak Gubernur, Gugus Tugas, dan ahli kesehatan yang telah membuat keputusan ini. Namun, beratnya adalah, kita dibuat aturan yang tadinya 50% saja sudah megap-megap, sekarang kapasitasnya dibuat 25%. Ini perlu ditinjau ulang. Apakah mau pembuat film kalau cuma 25%?” ungkap Ketua Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI), Djonny Syafruddin saat dihubungi belum lama ini.

Djonny menjelaskan bahwa saat ini kondisinya industri perfilman sedang berada di masa dilematik. Distributor film lokal maupun impor yang dipayungi oleh Motion Picture Association of America (MPAA) pun berpikir dua kali, bahkan enggan untuk menayangkan filmnya saat bioskop dibuka dengan kapasitas tersebut.

Jika peraturan 25% terealisasi, maka pemilik bioskop dan produser hanya mendapatkan keuntungan masing-masing 12,5% saja. Dengan demikian, penghasilan yang didapat tidak sebanding dengan modal yang dikeluarkan untuk membuat karya tersebut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Banjir Pancoran Mas Depok, Jalan Raya Sawangan Semakin Macet

Ketinggian air mencapai 40 Cm dan lokasi ini merupakan salah satu titik yang sering banjir.

MEGAPOLITAN | 23 September 2021

Pagi-Malam Ini Sebagian Jakarta Diguyur Hujan

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, pada pagi hari hujan ringan terjadi di Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

MEGAPOLITAN | 23 September 2021

KNPI Jakarta Ingatkan Giring PSI Soal Tudingan Anies Berbohong

Ketua KNPI Jakarta Ronny Bara Pratama mengingatkan Plt Ketum PSI, Giring Ganesha untuk bijak dalam berkomentar.

MEGAPOLITAN | 23 September 2021

Toko Obat Ilegal di Bekasi Digerebek Polisi

Pelaku menjual obat-obatan ilegal di toko kosmetik miliknya.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021


Mudahkan Warga, Gerai Vaksinasi Dibuka di Terminal Induk Kota Bekasi

Sasaran target peserta vaksinasi adalah para awak bus serta masyarakat yang hendak melakukan perjalanan keluar atau masuk ke Kota Bekasi.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Anak di Bawah 12 Tahun Diizinkan Masuk Mal, tetapi Dilarang ke Tempat Wisata

Di tengah situasi Covid-19 di Ibu Kota yang makin terkendali, Anies mulai mengizinkan anak di bawah 12 tahun untuk melakukan aktivitas di luar rumah.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Muncul 25 Klaster Baru Covid-19, Wagub Riza: PTM di Jakarta Sudah Sesuai Prosedur

Jika ada guru atau peserta didik yang terpapar Covid-19, kata Riza, kemungkinan besar tertularnya bukan di sekolah.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Tiga Kereta Api Lokal Kembali Beroperasi Mulai Hari Ini

Terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi pelanggan KA tersebut.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021

Penumpang Internasional Diwajibkan Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta

Seluruh penumpang dari luar negeri adalah menjalani tes Covid-19 yakni tes molekuler isotermal yang hasilnya dapat diterbitkan paling lama 1 jam.

MEGAPOLITAN | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Kemdikbudristek: Baru 42% Sekolah di PPKM Level 1-3 Gelar PTM Terbatas

Kemdikbudristek: Baru 42% Sekolah di PPKM Level 1-3 Gelar PTM Terbatas

NASIONAL | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings