GPBSI: Sebagian Besar Pengelola Bioskop Belum Siap Buka
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

GPBSI: Sebagian Besar Pengelola Bioskop Belum Siap Buka

Jumat, 16 Oktober 2020 | 22:06 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah melakukan rapat anggota pada Rabu (14/10/2020), Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) memutuskan bahwa tidak semua bioskop akan dibuka bersamaan atau serentak. Mengingat, sebagian besar pengelola bioskop tidak bersedia menerima keputusan Pemprov DKI Jakarta yang membatasi kapasitas maksimal 25% di setiap ruang studio.

Ketua GPBSI Djonny Syafruddin saat dihubungi Suara Pembaruan, Jumat (16/10/2020) malam, menjelaskan saat ini terdapat dua jaringan bioskop besar yaitu CGV dan Cinepolis yang telah mengajukan asesmen oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DKI Jakarta. Setelah bioskop itu lulus asesmen, baru dibolehkan buka.

"CGV akan asesmen pada Senin (19/10/2020). Kalau lulus CGV langsung buka di Jakarta keesokan harinya. Konten yang akan digunakan adalah film-film Korea, salah satunya Peninsula. Kalau Cinepolis sudah asesmen kemarin, Kamis (15/10/2020), tetapi belum menentukan sikap apakah buka setelah lulus asesmen, atau belum,” terang Djonny.

Sedangkan jaringan bioskop terbesar di Indonesia, yaitu Cinema XXI rupanya masih mengurungkan niat untuk membuka lebih dari 1.100 layarnya yang tersebar di 50 kota di Indonesia. Hanya dua bioskop di lokasi Ternate dan Jayapura, yang sudah mulai dibuka minggu ini.

Alasannya, batas pengunjung 25% tak layak secara ekonomis, baik bagi pengelola, maupun produser film yang akan menayangkan film-nya. Alhasil, para pemilik atau pun distributor film pun enggan mengirimkan karya-karya mereka untuk ditayangkan di bioskop.

"Tidak ada film, bagaimana mau dibuka bioskopnya? Bahkan, pemasok film impor atau Hollywood sudah menunda penayangan film-film mereka di Indonesia, mulai dari November hingga awal tahun nanti. Kita kalah dari Singapura, Malaysia, dan Hong Kong,” terangnya.

Terdampak UMKM
Djonny pun mengatakan, penundaan pembukaan jaringan bioskop besar seperti Cinema XXI di Jakarta rupanya memiliki dampak yang besar bagi bioskop daerah, maupun usaha mikro kecil menengah (UMKM) terkait. Seperti pengusaha bahan pangan, atau pun souvenir yang biasa dijual di bioskop.

"Jika bioskop besar di Jakarta tidak buka, otomatis tidak ada film baru yang bisa disalurkan ke daerah. Bisa saja di daerah juga tutup lagi karena tidak ada film. Dari sini, dampaknya sangat besar, tidak hanya pada pemilik bioskop, pembuat film, tetapi juga UMKM. Kuliner dan segala macam itu mati. Mal juga akan sepi,” ungkapnya.

Saat ini pihak bioskop selalu memastikan untuk menjaga fasilitas dan kebersihan bioskop selama tutup berbulan-bulan. Hal ini dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan pasar. Ia pun juga berpesan, agar pihak-pihak lainnya tak menebarkan ketakutan pada masyarakat untuk berkunjung ke bioskop.

"Belum ada laporan bioskop yang menjadi klaster di negara-negara yang sudah beroperasi kembali. Kita selalu patuh terhadap semua yang diperintahkan, terutama untuk menjaga kebersihan dan menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Padahal kalau kafe atau restoran dibuka, tidak ada yang menegur,” pungkasnya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemkot Depok Siapkan Klaster Pemberian Vaksin Covid-19

Pemberian vaksin tahap pertama didahulukan bagi para tenaga medis.

MEGAPOLITAN | 16 Oktober 2020

KPU Tetapkan 976.019 Pemilih Pilkada Tangsel

Jumlah DPT bertambah usai dilakukan tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih. 

MEGAPOLITAN | 16 Oktober 2020

Antisipasi Musim Hujan, BPBD Kota Bekasi Siagakan Personel

BPBD Kota Bekasi mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir dan longsor pada musim penghujan.

MEGAPOLITAN | 16 Oktober 2020

Sosialisasikan Pilkada Depok, KPU Dibantu Relawan Demokrasi

Relawan demokrasi menjadi mitra KPU dalam menjalankan agenda sosialisasi dan pendidikan pemilih Pilkada Depok.

MEGAPOLITAN | 16 Oktober 2020

Hujan, Tujuh RT di Jakarta Tergenang hingga 70 Sentimeter

Tujuh yang tersebar di Jakarta, tergenang air hingga setinggi 70 sentimeter akibat hujan deras yang mengguyur pada Jumat (16/10/2020) sore.

MEGAPOLITAN | 16 Oktober 2020

Depok Kekurangan Relawan Pemulasaran Jenazah Covid-19

Saat ini, tersisa 11 orang relawan pemulasaran jenazah Covid-19 yang bertugas melayani 11 kecamatan di Kota Depok.

MEGAPOLITAN | 16 Oktober 2020

Pedemo Bawa Balita dan Anak-anak

Anak-anak yang ikut demonstrasi ditempatkan di mobil komando, sementara para balita digendong ibu mereka.

MEGAPOLITAN | 16 Oktober 2020

Pemkab Bekasi Minta 2 Juta Vaksin Covid-19

Vaksin tersebut akan diprioritaskan untuk tenaga medis, TNI, Polri, aparat hukum, pegawai pelayanan publik, tokoh agama/masyarakat, dan aparatur desa.

MEGAPOLITAN | 16 Oktober 2020

Diseruduk Mobil di Tanjung Duren, Pengendara Sepeda Motor Tewas

Pengendara sepeda motor Honda Beat atas nama Joseph Ruben FS meninggal dunia, setelah ditabrak mobil Toyota Yaris, di Jalan Kyai Tapa, Tanjung Duren.

MEGAPOLITAN | 16 Oktober 2020

Hujan, Hanya Sebagian Kecil yang Bertahan Demo

Massa unjuk rasa menolak pengesahan Cipta Kerja sejak pukul 13.30 WIB.

MEGAPOLITAN | 16 Oktober 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS