Pengamanan Demo, 8 Anggota Polisi Terpapar Covid-19 di Bekasi
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Pengamanan Demo, 8 Anggota Polisi Terpapar Covid-19 di Bekasi

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 14:17 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Delapan anggota polisi terpapar Covid-19 diduga ketika melakukan kegiatan penanganan dan pengamanan aksi unjuk rasa, di wilayah hukum Polres Metro Bekasi. Saat ini, mereka telah menjalani isolasi mandiri.

Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Polisi Hendra Gunawan mengatakan, berdasarkan hasil swab test tanggal 13 Oktober kemarin, ada lima orang. Dari lima anggota, tiga dari Polsek Cikarang Barat, satu Polsek Serang Baru dan satu Polsek Muara Gembong yang terpapar Covid-19.

"Ini masih ditelusuri (tracing) ya, apakah terpaparnya dari tempat demo atau bukan. Tapi yang jelas hasilnya didapatkan pascademo. Saat ini semuanya sudah isolasi mandiri," ujar Hendra, Sabtu (17/8/2020).

Sementara itu, menurut hasil swab test pada tanggal 6 Oktober, ada tiga anggota yang terpapar Covid-19. Sehingga total menjadi delapan anggota.

"Yang lainnya ada tiga orang lagi, itu swab test tanggal 6. Itu pra demo, kita melakukan pengamanan juga, dan pascademo lima lagi. Intinya mengingatkan kembali kepada polisi dan masyarakat yang demo dalam menyampaikan aspirasinya bahwa pandemi Covid masih mengintai kita. Makanya untuk itu kita harus benar-benar menjaga protokol kesehatannya.
Jadi intinya delapan (terpapar) dalam penanganan demo, kemungkinan terpapar pada saat pengamanan dan penanganan demo," ungkapnya.

Hendra menyampaikan, sejumlah Polsek telah melakukan swab test massal untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

"Iya rencananya kami lakukan swab massal. Cikarang Barat sudah lakukan swab massal. Kemudian Serang Baru juga lakukan swab massal. Untuk Polres kita lakukan protokol kesehatan lebih ketat lagi karena saat ini belum ada orang yang mengalami gejala-gejala Covid jadi belum dilaksanakan swab massal," katanya.

Menyoal bagaimana antisipasi Kepolisian pada saat pengamanan aksi unjuk rasa ke depan, Hendra mengimbau kepada para demonstran agar betul-betul menjalankan protokol kesehatan.

"Ketika diskusi sama kita, harus jaga jarak pakai masker. Kadang kan mereka euforia lagi diskusi, nggak pakai masker. Kemudian lagi orasi lepas masker, sementara polisi harus menjaga. Di situlah mungkin terkena. Atau polisi dalam keadaan lelah karena sudah berhari-hari (bertugas) jadi ada yang imunitasnya menurun. Tapi yang paling penting itu protokol kesehatannya itu harus ditingkatkan lagi ke anggota dalam melakukan pengamanan unjuk rasa. Walau tetap semangat, harus tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan tinggi," tandasnya.

Pedemo Reaktif

Sementara itu, sebelumnya Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, polisi mengamankan 1.192 orang pasca-kerusuhan massa, di Jakarta dan sekitarnya, Kamis (8/10/2020) lalu. Setelah diperiksa rapid test, 34 orang diantaranya reaktif, dan 10 diantaranya positif Covid-19.

Sementara, pada demo Selasa (13/10/2020) kemarin, polisi mengamankan 1.377 orang, 47 orang diantaranya reaktif dan telah dibawa ke RS Wisma Atlet untuk diswab test. Hingga saat ini hasilnya belum keluar.

Yusri menegaskan, berdasarkan data itu artinya setiap aksi unjuk rasa ada yang reaktif Covid-19. "Itu yang saya sampaikan dari kemarin bahwa setelah kita evaluasi setiap kegiatan adanya unjuk rasa pasti ada yang kita temukan. Ini yang kita rapid test adalah orang-orang yang kita amankan. Bagaimana kalau semuanya itu di rapid test? Diamankan saja sudah banyak yang reaktif," katanya

Yusri mengatakan, aksi unjuk rasa berpotensi besar membuat klaster baru karena massa pasti berkerumun. "Yang jadi pertanyaan sekarang kalau mereka bergabung dengan teman-teman yang lain yang belum di rapid test, yang kemarin unjuk rasa dan dia ternyata positif, apa tidak membawa klaster itu? Bikin klaster jadinya," ucapnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pelaku Pembunuhan Babinsa Pekojan Dituntut 10 Tahun Penjara

Kepala Oditur Militer memaparkan dari rangkaian fakta-fakta, terdakwa telah memenuhi unsur-unsur pidana dari tiga pasal yang disangkakan sekaligus.

MEGAPOLITAN | 17 Oktober 2020

2.735 Pasien Covid-19 Jalani Perawatan di Wisma Atlet Kemayoran

Jumlah pasien di Tower 4 dan 5 saat ini sebanyak 1.278 orang atau bertambah 66 orang dibandingkan sebelumnya 1.212 orang.

MEGAPOLITAN | 17 Oktober 2020

Truk Lepas Kendali di Jalur Puncak, 5 Pengendara Tewas

Usai menabrak empat kendaraan, truk B 9978 UDF arah Cianjur menuju Bogor/Jakarta baru terhenti setelah menabrak warung yang berada di sisi jalan.

MEGAPOLITAN | 17 Oktober 2020

Pemkot Tangerang Tak Lagi Gunakan Hotel Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Pemkot Tangerang akan memanfaatkan puskesmas yang sebelumnya dipergunakan sebagai fasilitas isolasi mandiri bagi pasien dengan status tanpa gejala.

MEGAPOLITAN | 17 Oktober 2020

Bawaslu Depok Temukan 15 Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19

Atas dugaan pelanggaran prokes Covid-19 periode 6 Oktober hingga 15 Oktober 2020 itu, enam kasus diberi surat peringatan tertulis.

MEGAPOLITAN | 17 Oktober 2020

3 Tahun Kepemimpinan Anies Disorot, Ini Jawaban Ariza

Program Anies dalam membangun Jakarta dilakukan dalam tahapan-tahapan yang sudah diperhitungkan.

MEGAPOLITAN | 17 Oktober 2020

DKI Diminta Kaji Insentif Retribusi dan Pajak bagi Pelaku Usaha

Beberapa yang terkena dampak paling parah, adalah sektor hotel, restoran, dan mal.

MEGAPOLITAN | 17 Oktober 2020

3 Tahun Kepemimpinan Anies, Wagub DKI Optimistis 23 Janji Kampanye Bisa Terwujud

Ahmad Riza Patria mengaku optimistis dirinya bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bisa mewujudkan 23 janji kampanye Anies-Sandiaga Uno.

MEGAPOLITAN | 17 Oktober 2020

Bogor Dapat Tawaran Kerja Sama Pengolahan Minyak Jelantah

Kota Bogor sudah pernah memiliki pengalaman dalam pemanfaatan limbah dari minyak jelantah yang dijadikan bahan bakar.

MEGAPOLITAN | 16 Oktober 2020

Rencana Moda Transportasi Berbasis Rel di Depok Dibahas BPTJ

Proyek moda transportasi rel berbasis rel tunggal atau monorel membutuhkan dana sebesar Rp12 triliun untuk empat koridor.

MEGAPOLITAN | 16 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS