Waspada, Bandit Incar Pesepeda di Jalan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Waspada, Bandit Incar Pesepeda di Jalan

Minggu, 25 Oktober 2020 | 18:49 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Aksi bandit yang menyasar para pesepeda di jalan Ibu Kota Jakarta kian meresahkan. Tindak kejahatan itu kerap disebut sebagai begal sepeda. Tak sedikit pesepeda yang menjadi korban belakangan ini. Selain kerugian materi, tak jarang korban juga mengalami luka-luka akibat terjatuh ketika barang berharganya dijambret.

Biasanya pelaku berjumlah dua orang dengan mengendarai sepeda motor. Modusnya, mereka awalnya menentukan target pesepeda yang melintas sendirian di jalan sepi atau lowong. Lalu mereka memepet dan menjambret tas pinggang atau tas selempang yang dibawa pesepeda. Ada juga yang merogoh kantong atau bahkan menodongkan senjata tajam, kemudian meminta korban menyerahkan barang berharganya.

Seperti yang dialami pesepeda bernama Galih. Pemuda itu menceritakan kronologi penodongan yang dialaminya dalam rekaman video berdurasi 1 menit 46 detik yang diunggah akun Instagram crazyrichsurabayans. Peristiwa itu terjadi pada pagi hari, di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Galih menyampaikan, baru saja mengalami tindak kejahatan penodongan menggunakan pisau yang dilakukan dua bandit berboncengan sepeda motor.

"Dibegal gue, mau ditusuk. Lagi gowes, gue dipepet motor, dirangkul, dia ngomong lo diem atau gue tusuk lo. Langsung diambil handphone gue," ujar Galih yang mengenakan jersey sepeda warna hitam dan helm hitam.

Galih pun mengaku hampir terjatuh pada saat kejadian. "Hampir jatuh, dirangkul, tiba-tiba ditempelin pisau (di pinggang). Raib dah," tambahnya.

Dia mengenali jenis sepeda motor pelaku, namun sayang tidak ada pelat nomornya. "Gue udah teriak maling-maling, tapi nggak ada orang," kata Galih yang juga menyebutkan pelakunya langsung tancap gas.

Aktor Anjasmara, juga dikabarkan menjadi korban pelaku begal ketika bersepeda di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, sekitar pukul 07.30 WIB, pekan kemarin. Dia tiba-tiba dipepet diduga pelaku begal yang mengendarai sepeda motor. Pelaku sempat memegang bajunya, namun Anjasmara melakukan perlawanan hingga terjatuh dan mengalami cedera di bagian pundak serta lehernya.

Berdasarkan catatan Beritasatu.com, pelaku begal juga tidak segan-segan melukai pesepeda di jalan. Pesepeda atas nama Adam Surya Wijaya mengalami luka sobek di bagian perut akibat sabetan celurit setelah dua bandit yang mengendarai sepeda motor membegalnya, di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sekitar pukul 22.30 WIB, Selasa (16/6/2020) lalu.

Kronologi kejadian bermula ketika korban hendak pulang menggunakan sepeda ontel menuju rumahnya di Jalan Aselih 4 RT 12 RW 01, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Saat melintasi Jalan Panglima Polim, korban diadang dua pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Pelaku yang membawa celurit, kemudian memaksa korban agar menyerahkan handphone-nya. Korban sempat berusaha mempertahankan handphone-nya, namun pelaku menyabetkan celurit ke arah perut korban hingga mengalami luka sobek.

Setelah berhasil merampas handphone korban, pelaku langsung melarikan diri. Peristiwa itu ramai dibicarakan warganet seusai video kamera pengawas alias CCTV yang merekam aksi pembegalan itu beredar dan viral di media sosial.

Sekitar empat hari kemudian, polisi berhasil menangkap satu dari dua pelaku. Tersangka bernama Yusuf Dermawan ditangkap setelah polisi berhasil melacak handphone korban, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Polisi Tingkatkan Sistem Pengamanan

Merespon maraknya tindak kejahatan yang menyasar pesepeda, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo mengatakan, polisi akan meningkatkan sistem pengamanan untuk mengantisipasi pelaku begal yang menyasar pesepeda di jalan.

"Di jalur sepeda, Jalan Sudirman-Thamrin sampai Kota Tua sebenarnya anggota sudah cukup banyak. Nanti kita perbaiki sistem penjagaannya. Jajaran reserse juga sudah melakukan upaya-upaya penyelidikan terhadap kasus-kasus begal sepeda yang terjadi," ujar Sambodo, Sabtu (24/10/2020) kemarin.

Sambodo mengimbau, kepada pesepeda agar menyimpan barang berharganya di tempat yang aman agar terhindar dari incaran pelaku begal.

"Usahakan bersepeda tidak sendirian. Handphone disimpan dalam tas atau kantong khusus di tempat yang aman. Tetap berhati-hati," ungkapnya.

Polres Metro Jakarta Selatan, membentuk tim atau satuan tugas mengantisipasi tindak kejahatan begal atau jambret pengendara sepeda yang belakangan kerap terjadi. Termasuk, tim penindakan untuk memburu pelaku.

"Kita sudah membentuk tim satgas antibegal khususnya jambret baik itu jambret HP maupun jambret yang sekarang lagi viral yaitu, jambret sepeda. Ini sudah dibentuk tim pencegahan dan tim penindakan," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Budi Budi Sartono.

Tim pencegahan akan ditempatkan di lokasi rawan tindak pidana begal sepeda atau jambret handphone milik pengendara sepeda, di wilayah Jakarta Selatan. Sementara, tim pencari pelaku bertugas melakukan penyelidikan dan memburu pelaku apabila terjadi tindak kejahatan begal sepeda.

Budi menambahkan, polisi telah mempelajari pola-pola pelaku untuk melakukan antisipasi atau pencegahan di jalan. "Jamnya kita tidak bisa kasih tahu di sini. Yang pasti kita telah mengambil polanya, kita tahu polanya. Nanti kita bentuk dua tim itulah satu pencegahan dan satu penindakan. Di tempat yang memang sering terjadi begal atau jambret sepeda," ungkapnya.

Polisi tidak membatasi masyarakat berolahraga sepeda pada waktu tertentu, namun pengendara sepeda tetap harus waspada dengan pelaku tindak kejahatan. "Walau kita nanti taruh orang di tempat yang dilalui oleh pesepeda yang sedang berolahraga, tapi tetap para pesepeda juga memperhatikan waktu dan tempat pada saat berolahraga dan jika memang sepi sekali kalau bisa bersama-sama jangan sendirian," katanya.

Sementara itu, pemerhati masalah transportasi Budiyanto mengatakan, tindak pidana atau perbuatan melawan hukum bisa terjadi karena ada niat dan kesempatan. Artinya bisa terjadi kapan dan di mana saja ketika masyarakat beraktivitas, termasuk pada saat bersepeda.

"Bagaimana cara antisipasinya, rumusan antara niat dan kesempatan jangan sampai bertemu. Pada saat bersepeda diusahakan jangan sendirian minimal berdua atau tiga orang untuk saling berjaga dan mengawasi. Seandainya terpaksa harus sendiri, hindari jalan-jalan yang rawan, gelap atau jauh dari aktivitas manusia. Lengkapi sepeda dengan perlengkapan keamanan dan keselamatan," kata Budiyanto kepada Beritasatu.com.

Budiyanto menuturkan, pemerintah yang bertanggung jawab dibidang keamanan bisa melakukan langkah preventif dengan menggunakan bantuan teknologi memasang CCTV dan lampu-lampu penerangan di tempat-tempat yang gelap.

"Untuk ke depan setiap kendaraan apakah kendaraan bermotor atau sepeda perlu juga dipasang alarm yang bisa terkoneksi dengan pihak Kepolisian, sehingga pada saat terjadi tindak pidana bisa dengan cepat terpantau pihak Kepolisian, dan segera dapat dilakukan pelacakan atau antisipasi. Dalam situasi apapun kewaspadaan tetap harus dibangun untuk antisipasi kejahatan," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 
BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tabrakan Maut, Anies Perintahkan Transjakarta Evaluasi Bianglala

Direktur Operasional PT Transjakarta Prasetia Budi menyampaikan, Gubernur Anies Baswedan memerintahkan agar PT Transjakarta mengevaluasi Bianglala Metropolitan.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

PPKM Level 2, Wagub Riza: DKI Jakarta Nihil RT Zona Merah dan Zona Orange

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan saat ini tidak ada lagi RT zona merah dan zona orange di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Belum Divaksin, 176 Guru di Kota Bogor Tidak Diperkenankan Mengajar PTM

Sebanyak 176 dari 3.435 guru di Kota Bogor tidak diperkenankan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) lantaran belum divaksin.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021




Sebagian Wilayah Jakarta, Depok dan Bekasi Diguyur Hujan Siang Ini

Selain Jakarta, Bekasi juga akan diguyur hujan ringan sedangkan Depok dan Kota Bogor berpotensi hujan sedang yang disertai petir.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

20 Korban Tabrakan Bus Tranjakarta Masih Dirawat di Rumah Sakit

Sebanyak 20 orang dari 37 orang korban luka dalam tabrakan bus Transjakarta di Cawang, Jakarta Timur masih dirawat di rumah sakit.

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Tempat Indekos, Polisi Tangkap 4 Pelaku

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggerebek indekos yang menjadi kantor operasional pinjol ilegal di Cengkareng, Jakbar. Polisi menangkap empat penagih utang.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Tabrakan Antarbus, Ini Peringatan Keras Wagub Riza Patria untuk Transjakarta

Kecelakaan ini menjadi pelajaran penting bagi jajaran Transjakarta untuk lebih berhati-hati agar tabrakan tidak terjadi lagi.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021


TAG POPULER

# Fahri Hamzah


# LRT Tabrakan


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Tes PCR


# Taliban



TERKINI
Turki Capai Tingkat Vaksinasi Covid hingga 115 Juta Dosis

Turki Capai Tingkat Vaksinasi Covid hingga 115 Juta Dosis

DUNIA | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings