Polisi Masih Selidiki Motif Pelajar Ikut Demo Anarkistis
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Polisi Masih Selidiki Motif Pelajar Ikut Demo Anarkistis

Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:37 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya membongkar jaringan atau kelompok yang mengajak, menghasut dan memprovokasi para pelajar lewat media sosial untuk melakukan aksi unjuk rasa anarkistis, di Jakarta. 10 orang kreator dan admin akun media sosial yang semuanya berstatus pelajar berhasil ditangkap. Sementara, aktor atau penggerak di belakang mereka masih dalam pengejaran

Menyoal apa motif para tersangka penghasutan apakah hanya semata menyalurkan hasrat tawuran atau ada kaitannya dengan politik, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengungkapkan, penyidik masih mendalaminya. Namun, tujuannya adalah untuk melakukan tindakan anarkistis.

"Terkait motif selama ini kita sudah melakukan pemeriksaan kepada mereka, apakah mereka sebenarnya tahu melakukan demo tujuannya apa. Misalnya terkait Undang-undang Cipta Kerja faktanya mereka sama sekali tidak tahu. Mereka selama ini hanya mengikuti ajakan melalui media sosial, kemudian juga ajakan yang secara langsung oleh seseorang. Kami juga sudah memprofiling pelaku yang mengajak secara langsung. Jadi anak-anak SMK ini, mayoritas mereka anak-anak SMK, mereka tidak tahu, mereka hanya diajak, kemudian mereka memang untuk melakukan demo anarkis," terang Kapolda di Mapolda Metro Jaya, Selasa (27/10/2020).

Nana melanjutkan, dari beberapa tersangka yang dimintai keterangan mereka ikut aksi karena rasa solidaritas yang tinggi. "Pada akun STM Sejabodetabek itu, mereka ada kesamaan satu rasa, kalau mereka misalnya turun mereka akan turun. Sebenarnya lebih banyak karena ajakan. Mereka sepertinya memang ada rasa ingin mengetahui, mereka ada ingin tahu sebetulnya bagaimana aksi demo itu. Bagaimana juga mereka ini kemudian merasakan kalau demo rusuh seperti apa. Mereka selalau mengawali dengan melempar aparat kepolisian. Tetapi kita sudah menyampaikan kepada anggota kita tetap humanis, persuasif jangan terpancing mereka ini yang selama ini menghendaki, mengarah kepada kerusuhan," tandasnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Roma Hutajulu mengatakan, akun Facebook STM Sejabodetabek merupakan sumber dari seluruh ajakan kegiatan aksi demo anarkis dengan pengikut mencapai sekitar 21.000 orang. Sementara, Instagram @panjang.umur.perlawanan diikuti sekitar 11.000 orang.

"Kami laksanakan dengan proses delik biasa, ada LP (laporan polisi), kemudian kita proses penyelidikan dan penyidikan," katanya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Tubagus Ade Hidayat menuturkan, ada tersangka yang merupakan pelaku lapangan dan juga selaku admin media sosial. "Dari dasar itu kemudian dilakukan pengembangan ke atasnya (menangkap tersangka lainnya)," katanya.

Ihwal apakah para anak pelajar itu tetap bisa diproses hukum karena ada kemungkinan tidak mengetahui perbuatannya, Tubagus menegaskan, pertama ketidaktahuan seseorang terhadap peraturan tidak meniadakan pidana.

"Kedua, ada azas hukum yang disebut fiksi hukum. Fiksi hukum itu artinya setelah undang-undang diresmikan dan dicatat dalam lembaran negara, maka masyarakat dianggap tahu terhadap undang-undang itu. Adapun tentang perlunya sosialisasi dan lainnya, hal ini terus digalakkan. Tapi hal itu tidak meniadakan pidana, dan ada namanya fiksi hukum," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Libur Panjang, Bogor Lakukan Tes Covid Wisatawan Setiap Hari

Wisatawan silahkan berlibur di Kota Bogor dengan protokol kesehatan yang ketat.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2020

Bawa 50 Butir Peluru dan Air Gun Ilegal, Eks Anggota Polri Ditangkap

Hasil pemeriksaan diketahui, air gun yang dimiliki ZI adalah senjata pabrikan jenis Makarov yang tergolong senjata api berbahaya.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2020

Libur Panjang, DLHK Depok Tetap Layani Pengangkutan Sampah

Saat libur panjang, produksi sampah rumah tangga diprediksi menurun

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2020

Polisi Bongkar Kelompok Penghasut Pelajar Demo Anarkistis

Facebook STM Sejabodetabek ini merupakan pangkal dari jaringan kelompok penghasut atau provokator melalui media sosial.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2020

PSBB Transisi, Volume Kendaraan Bermotor Meningkat 11,66%

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengungkap ada peningkatan mobilitas warga selama PSBB transisi.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2020

Pendapatan BPHTB Bekasi Turun Akibat Properti Lesu

Kalau ada kegiatan properti berarti ada BPHTB.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2020

Elnusa Petrofin Terapkan Program 12 Jam Kerja untuk AMT

Terapkan 12 jam kerja maksimal bagi Awak Mobil Tangki (AMT)untuk meningkatkan faktor keselamatan berkendara.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2020

Libur Panjang, Pemkab Bogor Rapid Test Wisatawan di Puncak

Rencananya, rapid test dimulai pada Rabu 28 Oktober 2020.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2020

Libur Panjang, Langgar Protokol Kesehatan Saat Berwisata Akan Kena Sanksi

Pengelola melibatkan Satpol PP, Polisi, dan TNI di area wisata.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2020

Waduh! Pria Asal Sudan Hendak Lompat di JPO Tol Jagorawi

Korban sempat berusaha menghindar ketika akan dievakuasi.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS