Polisi Masih Selidiki Motif Pelajar Ikut Demo Anarkistis
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Polisi Masih Selidiki Motif Pelajar Ikut Demo Anarkistis

Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:37 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya membongkar jaringan atau kelompok yang mengajak, menghasut dan memprovokasi para pelajar lewat media sosial untuk melakukan aksi unjuk rasa anarkistis, di Jakarta. 10 orang kreator dan admin akun media sosial yang semuanya berstatus pelajar berhasil ditangkap. Sementara, aktor atau penggerak di belakang mereka masih dalam pengejaran

Menyoal apa motif para tersangka penghasutan apakah hanya semata menyalurkan hasrat tawuran atau ada kaitannya dengan politik, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengungkapkan, penyidik masih mendalaminya. Namun, tujuannya adalah untuk melakukan tindakan anarkistis.

"Terkait motif selama ini kita sudah melakukan pemeriksaan kepada mereka, apakah mereka sebenarnya tahu melakukan demo tujuannya apa. Misalnya terkait Undang-undang Cipta Kerja faktanya mereka sama sekali tidak tahu. Mereka selama ini hanya mengikuti ajakan melalui media sosial, kemudian juga ajakan yang secara langsung oleh seseorang. Kami juga sudah memprofiling pelaku yang mengajak secara langsung. Jadi anak-anak SMK ini, mayoritas mereka anak-anak SMK, mereka tidak tahu, mereka hanya diajak, kemudian mereka memang untuk melakukan demo anarkis," terang Kapolda di Mapolda Metro Jaya, Selasa (27/10/2020).

Nana melanjutkan, dari beberapa tersangka yang dimintai keterangan mereka ikut aksi karena rasa solidaritas yang tinggi. "Pada akun STM Sejabodetabek itu, mereka ada kesamaan satu rasa, kalau mereka misalnya turun mereka akan turun. Sebenarnya lebih banyak karena ajakan. Mereka sepertinya memang ada rasa ingin mengetahui, mereka ada ingin tahu sebetulnya bagaimana aksi demo itu. Bagaimana juga mereka ini kemudian merasakan kalau demo rusuh seperti apa. Mereka selalau mengawali dengan melempar aparat kepolisian. Tetapi kita sudah menyampaikan kepada anggota kita tetap humanis, persuasif jangan terpancing mereka ini yang selama ini menghendaki, mengarah kepada kerusuhan," tandasnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Roma Hutajulu mengatakan, akun Facebook STM Sejabodetabek merupakan sumber dari seluruh ajakan kegiatan aksi demo anarkis dengan pengikut mencapai sekitar 21.000 orang. Sementara, Instagram @panjang.umur.perlawanan diikuti sekitar 11.000 orang.

"Kami laksanakan dengan proses delik biasa, ada LP (laporan polisi), kemudian kita proses penyelidikan dan penyidikan," katanya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Tubagus Ade Hidayat menuturkan, ada tersangka yang merupakan pelaku lapangan dan juga selaku admin media sosial. "Dari dasar itu kemudian dilakukan pengembangan ke atasnya (menangkap tersangka lainnya)," katanya.

Ihwal apakah para anak pelajar itu tetap bisa diproses hukum karena ada kemungkinan tidak mengetahui perbuatannya, Tubagus menegaskan, pertama ketidaktahuan seseorang terhadap peraturan tidak meniadakan pidana.

"Kedua, ada azas hukum yang disebut fiksi hukum. Fiksi hukum itu artinya setelah undang-undang diresmikan dan dicatat dalam lembaran negara, maka masyarakat dianggap tahu terhadap undang-undang itu. Adapun tentang perlunya sosialisasi dan lainnya, hal ini terus digalakkan. Tapi hal itu tidak meniadakan pidana, dan ada namanya fiksi hukum," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Transjakarta Berikan Pendampingan Maksimal untuk Korban Tabrakan

Transjakarta juga ikut menurunkan armada Transjakarta Care untuk membawa korban menuju ke rumah sakit terdekat.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021


Temuan Jasad Wanita Muda di Cikarang Timur, Diduga Dibunuh Suaminya Sendiri

Kuat dugaan, korban dibunuh oleh suaminya berinisial IH (26) pada Sabtu, 23 Oktober 2021 lalu.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Update Tabrakan Transjakarta, 37 Luka dan 2 Orang Meninggal

Polisi masih mencari penyebab dari kecelakaan tabrakan bus Transjakarta di Cawang tersebut dan saat ini masih dalam penyelidikan.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Tabrakan Bus Transjakarta, Polisi: 30 Orang Luka, 3 Meninggal Dunia

Korban meninggal dunia merupakan dua orang penumpang dan satu pengemudi bus TransJakarta yang sempat terjepit di belakang kemudi.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Sepekan PPKM Level 2 di Jakarta, Positivity Rate Terus Turun di Angka 0,5%

Positivity rate atau persentase kasus positif Covid-19 di Jakarta secara konsisten terus mengalami penurunan hingga saat ini sudah berada di angka 0,5%.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

HUT Ke-2, Partai Gelora Perkenalkan Diri lewat Ribuan Spanduk di Tangerang Raya

Pemasangan ribuan spanduk ini juga dimaksudkan untuk memperkenalkan Partai Gelora Indonesia ke masyarakat.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Tabrakan Bus Transjakarta di Cawang Tewaskan Seorang Penumpang

Satu penumpang yang belum diketahui identitasnya tewas dalam musibah tabrakan dua bus Transajakarta sementara lainnya mengalami luka berat dan ringan.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

Pelaku Ekshibisionisme di Dekat Stasiun Sudirman Ditangkap

Polisi membekuk seorang pria berinisial WSY (27), diduga yang menjalankan aksinya, di dekat Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

PPKM Level 2, Bisnis Perhotelan dan Restoran Kota Bogor Membaik

“Kondisinya saat ini sangat baik. Okupansi hotel kunjungan tamu sudah maksimum PPKM level 2, di atas 75%,” kata Ketua PHRI Bogor Yuno Abeta Lahay.

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021


TAG POPULER

# Tes PCR


# Greysia Polii/Apriyani Rahayu


# Cristiano Ronaldo


# PSIS


# Sekjen Kemendagri



TERKINI
Menteri ESDM: ASEAN Power Grid Mampu Tingkatkan Pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan

Menteri ESDM: ASEAN Power Grid Mampu Tingkatkan Pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan

EKONOMI | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings