Reaksi Saraswati terhadap Warganet Dinilai Berlebihan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Reaksi Saraswati terhadap Warganet Dinilai Berlebihan

Kamis, 29 Oktober 2020 | 21:57 WIB
Oleh : Alexander Madji / AMA

Tangsel, Beritasatu.com – Pengamat politik Rachmayanti Kusumaningtyas menilai, respons calon Wakil Walikota Tangerang Selatan Rahayu Saraswati terhadap kritik warganet yang kembali mengunggah foto lamanya terlalu berlebihan. Sebagai calon pejabat publik, Saraswati seharusnya sadar jika kehidupan pribadinya akan diakses masyarakat, termasuk yang memantik beragam reaksi dan kritik.

“Sebagai pejabat publik, apalagi calon wakil kepala daerah, Saras seharusnya sadar jika seluruh kehidupan pribadinya akan diakses oleh publik, akan dikritisi dan seterusnya. Bahkan di Tangsel ini urusan keluarga dan urusan pribadi calon lain juga dipertanyakan netizen. Itu biasa saja," kata Rachmayanti dalam pernyataan tertulis yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Kamis (29/10/2010) malam.

Rachmayanti menilai, rencana Saraswati yang akan memperkarakan warga Tangsel ke kepolisian menunjukkan karakter kepemimpinannya ke depan, bila terpilih, dalam menghadapi persoalan.

“Saya kok melihat apa yang akan dilakukan Saras, melaporkan salah seorang pemilik akun dengan ancaman UU ITE, menjadi karakter yang akan terus dilakukan Saras. Tidak mengedepankan dialog, Saras justru bertindak represif. Padahl itu warganya atau calon warganya. Jadi dia belum terpilih saja sudah begitu, bagaimana nanti jika terpilih, setiap kritik yang disuarakan masyarakat bisa saja berakhir dengan jerat UU ITE,” ujar Rachmayanti.

Menurut Rachmayanti, Tangsel memiliki budaya kekeluragaan yang kental. Karenanya, setiap persoalan yang terjadi, akan lebih dulu diutamakan dialog. Namun, cara tersebut tak dilakukan Saraswati.

"Saras sepertinya benar-benar memanfaatkan kasus ini sebagai panggung pencitraan. Dia menampakkan seolah-olah menjadi korban, dan berharap mendapat simpati dan dukungan masyarakat, padahal memaafkan justru akan menuai simpati. Tetapi sekali lagi itu memang kembali pada karakter pribadi, memaafkan memang barang sangat mewah,” kata Rachmayanti lagi.

Foto kehamilan perempuan yang akrab disapa Saras ini muncul dengan komentar yang tak sedap di media sosial Facebook. Foto lama yang telah diposting Saras di akun media sosial pribadinya tersebut memperlihatkan seluruh perut Saras yang terbuka.

Pemilik akun Bang Djoel kembali mengunggah foto tersebut di akun Facebook, sembari menempatkan komentar yang dianggap melecehkan. "Yg mau coblos udelnya silakan..Udel dah diumbar..pantaskah jadi panutan apalagi pemimpin tangsel ??” begitu tulisnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Anies Sebut Dunia Tercengang Lihat Indonesia Bisa Kendalikan Covid-19 dengan Baik

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan dunia tercengan melihat Indonesia bisa mengendalikan pandemi Covid-19 dengan baik.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Akhir PPKM Level 3, Begini Fakta Covid-19 di Jakarta yang Makin Terkendali

Bahkan, positivity rate atau persentase angka positif Covid-19 di Jakarta sudah berada di angka 1,2%, jauh di bawah ambang batas ideal yang ditetapkan WHO, yakn 5%.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Surat Terbuka Napoleon Bonaparte Justru Bantu Penyidik Ungkap Motif Aniaya Muhammad Kece

Surat terbuka yang ditandatangani atas nama Inspektur Jenderal Polisi Napolen Bonaparte, beredar di dunia maya.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Aniaya Muhammad Kece, Irjen Napoleon Bonaparte Diperiksa Besok

Bareskrim Polri akan memeriksa mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Pol Napoleon Bonaparte terkait dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece, Selasa (21/9/2021).

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Irjen Napoleon Bonaparte Aniaya Muhammad Kece, 7 Saksi Diperiksa

Sebelumnya, penyidik sudah memeriksa Muhammad Kece alias Muhammad Kace selaku korban atau pelapor kasus, dan lima orang saksi.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Gelar Operasi Patuh Jaya, Polisi Bidik Knalpot Bising

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya, dengan sasaran kendaraan berknalpot bising, penggunaan rotator, dan balapan liar.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Akhir PPKM 3, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Turun Drastis

Kasus baru di Kota Bogor mengalami penurunan dari awal PPKM Senin pekan lalu di angka di atas 30 kasus dan laporan Minggu (19/9/2021) hanya 8 kasus baru.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Polisi Periksa Saksi Sebelum Tetapkan Napoleon Bonaparte Jadi Tersangka Kasus Aniaya M Kece

Penyidik masih harus memeriksa beberapa saksi, sebelum melakukan gelar perkara untuk menetapkan Napoleon sebagai tersangka.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Kasus Korupsi Tanah Munjul, KPK Periksa Kepala BPKD DKI

Kepala BPKD DKI Edi Sumantri diperiksa KPK untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Dirut Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Corneles.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

Akhir PPKM Level 3 di Kota Bogor, 81 Dirawat dan 2 Isoter

Hari terakhir pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di Kota Bogor jumlah pasien Covid-19 terus menurun.

MEGAPOLITAN | 20 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
Hakim Bacakan Surat Pencabutan Permohonan Praperadilan Yahya Waloni

Hakim Bacakan Surat Pencabutan Permohonan Praperadilan Yahya Waloni

NASIONAL | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings