Wagub DKI Khawatir Penjemputan Rizieq Syihab Bisa Timbulkan Klaster Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Wagub DKI Khawatir Penjemputan Rizieq Syihab Bisa Timbulkan Klaster Covid-19

Senin, 9 November 2020 | 19:03 WIB
Oleh : Yustinus Paat / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku khawatir penjemputan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab bisa menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19. Pasalnya, penjemputan yang melibatkan banyak orang berpotensi menciptakan kerumunan.

"Kalau dijemput ke bandara nggak perlu banyak-banyak. Nanti kalau banyak-banyak yang jemput, apalagi jumlahnya sampai jutaan, tentu ini nanti menimbulkan kerumunan dan kalau kerumunan ada potensi penyebaran Covid-19," ujar Riza saat dihubungi, Senin (9/11/2020).

Ariza, sapaan akrabnya, berharap kepulangan Rizieq Shihab tidak menimbulkan kerumunan yang berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19. Meskipun, dia mengakui bahwa menjemput Rizieq Syihab merupakan hak setiap orang.

"Masyarakat juga harus hati-hati dan cermat. niatnya baik, maksudnya dan tujuannya baik, tapi caranya juga harus dilakukan dengan lebih baik lagi," tandas dia.

Ariza mengusulkan agar yang menjemput Rizieq Syihab cukup tokoh-tokoh yang mewakili masyarakat sehingga tidak menciptakan kerumunan dan membuat jalan macet. Yang menjemput pun, kata dia, harus menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Tetap menggunakan masker, mencuci tangan, dan tidak kalah penting adalah menjaga jarak. Nah ini yang penting jaga jarak mudah-mudahan masyarakat dan pimpinan semua siapapun yang menjemput untuk memberikan perhatian terkait protokol Covid-19 itu sendiri," imbuhnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Anies dan Ariza Siap Disuntik Vaksin Covid-19

Pemprov DKI Jakarta, kata Ariza, akan mengikuti mekanisme yang ada dan diatur pemerintah pusat.

MEGAPOLITAN | 9 November 2020

Polisi Bekuk Penculik Remaja Putri

AAB (20) berhasil dibekuk di sebuah tempat indekos, di Mojokerto, Jawa Timur.

MEGAPOLITAN | 9 November 2020

Bandara Soetta Siap Antisipasi Massa yang Akan Jemput Rizieq Syihab

Manajemen PT Angkasa Pura II mengimbau agar para pendukung Rizieq untuk tidak datang ke Bandara untuk menjemput.

MEGAPOLITAN | 9 November 2020

1.575 Pasien Covid-19 Jalani Perawatan di Wisma Atlet Kemayoran

Jumlah pasien positif Covid-19 tanpa gejala di Tower 4 dan 5 tersebut terdiri dari 273 laki-laki dan 266 perempuan.

MEGAPOLITAN | 9 November 2020

PSBB Transisi Diperpanjang, DKI Izinkan Gelar Resepsi Pernikahan

Penyelenggaraan resepsi harus mengikuti protokol kesehatan.

MEGAPOLITAN | 9 November 2020

Penumpang di Stasiun Bogor, Rangkasbitung, dan Tangerang Bertambah

Pengguna di Stasiun Bogor sebanyak 9.581 orang, naik 4%.

MEGAPOLITAN | 9 November 2020

Polisi Terus Dalami Laporan Beredarnya Video Syur Mirip Artis Gisel

Sampai saat ini polisi telah menerima dua laporan terkait penyebaran video syur mirip penyanyi Gisel.

MEGAPOLITAN | 9 November 2020

Penyebar Video Syur Mirip Gisel Tutup Akun, Polisi: Jejak Digital Tidak Pernah Hilang

Ada delapan akun media sosial yang dilaporkan karena diduga mengunggah dan menyebarkan video syur irip Gisel, dua diantaranya telah ditutup.

MEGAPOLITAN | 9 November 2020

Underpass Extension Senen Diuji Coba 2 Hari

Uji coba pagi jam 06.00 sampai 10.00 WIB dan sore pukul 16.00 hingga 19.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 9 November 2020

Bertani dan Membantu Korban PHK di Bantaran BKT

Untuk 1 jam bekerja bayarannya Rp 10 ribu.

MEGAPOLITAN | 9 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS