Megawati Sebut DKI Makin Amburadul, Wagub DKI: Kritik Obat yang Memotivasi Kami

Megawati Sebut DKI Makin Amburadul, Wagub DKI: Kritik Obat yang Memotivasi Kami

Selasa, 10 November 2020 | 21:14 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya menerima semua kritikan dan komentar terhadap perkembangan kota DKI Jakarta. Kritik, kata Ariza, sapaan akrabnya, menjadi masukan bagi Pemprov DKI untuk membangun Jakarta yang lebih baik ke depan. Masukan tersebut termasuk kritik yang disampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang menyebutkan Jakarta menjadi amburadul.

“Itu kami menghormati, menghargai siapapun yang memberikan komentar atas kota Jakarta. Kami anggap semua masukan, kritikan sebagai obat bagi kami untuk terus meningkatkan dan memperbaiki Jakarta sebagai kota yang maju dan bahagia warganya. Kritikan kami anggap sebagai obat untuk menyemangati kami, memotivasi kami,” ujar Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (10/11/2020).

Kritikan, kata Ariza, mendorong jajaran Pemprov DKI akan terus meningkatkan kinerja kerja untuk mewujudkan DKI Jakarta sebagai kota yang maju. Langkah-langkah pembangunan, tutur dia, dikerjakan sesuai dengan ketentuan undang-undang, aturan dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) yang sudah ditetapkan.

“Kami terus berbuat sesuai dengan ketentuan undang-undang, RPJM, capaian-capaiannya sudah bisa dilihat. Masyarakat bisa melihat, kemajuan kota Jakarta yang kita cintai ini,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Ariza mengatakan, pihaknya mengedepankan asas partisipatif dalam membangun DKI Jakarta. Sehingga semua elemen masyarakat terlibat dalam proses pembangunan, mulai dari DPRD, UKP, ormas-ormas, komunitas-komunitas, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat.

“Inilah kota Jakarta yang kita bangun bersama dengan segala kelebihan dan kekurangannya kami terus membangun untuk kepentingan warga Jakarta dan tentu untuk kepentingan masyarakat banyak termasuk kepentingan bangsa negara,” pungkas Ariza.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyayangkan DKI Jakarta tidak masuk dalam kategori kota mahasiswa atau city of intellectual. Padahal, prasasti yang pertama kali menyampaikan visi city of intellectual berada di Jakarta, tepatnya di kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun.

“Karena saya juga saksi hidup di Jakarta ini. Dulu waktu pindah dari Yogyakarta ke Jakarta pada 1950..... Tetapi sekarang Jakarta ini jadi amburadul. Karena apa? Seharusnya jadi city of intellectual bisa dilakukan. Tata kota, masterplan-nya, siapa yang buat? Tentu akademisi, insinyur, dan sebagainya,” kata Megawati di acara pemberian penghargaan city of intellectual oleh UNJ, Selasa (10/11/2020).

Untuk diketahui, Proklamator RI Ir Soekarno pertama kali menyebutkan "Kota Mahasiswa" saat menandatangani prasasti gedung UNJ Tahun 1953. Visi itu tak dipahami hingga pada 2010.

Masyarakat internasional mengenalnya setelah pertama kali Quacquarelli Symonds (QS) bersama Times Higher Education (THE) memublikasikan hasil studi pemeringkatan kota-kota mahasiswa terbaik di dunia pada 2010.

QS menjelaskan bahwa satu kota patut disebut sebagai Kota Mahasiswa apabila di kota itu sudah terdapat minimal dua perguruan tinggi bereputasi yang melayani masyarakatnya dan berpenduduk lebih 250.000 jiwa. Kriteria lainnya kehadiran mahasiswa internasional dengan pertimbangan bahwa kota itu ramah terhadap perbedaan latar belakang budaya, gaya hidup yang toleran, dan inklusif.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hari Pahlawan, Paslon Idris-Imam Luncurkan Program Sukses

Program Sukses akan bersinergi dengan pengembangan industri kreatif berbasis kearifan lokal di kota Depok

MEGAPOLITAN | 10 November 2020

Polisi Identifikasi Penusuk Pendukung Cawalkot Makassar

Saat ini, pelaku sedang dalam pencarian.

MEGAPOLITAN | 10 November 2020

Garda Pemuda Nasdem Berikan Apresiasi untuk Penggali Kubur dan Sopir Ambulans

Ketua Garda Pemuda Nasdem memberikan apresiasi kepada 200 penggali kubur serta sopir ambulans terhadap jawsa mereka dalam penanganan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 10 November 2020

Tiga Bocah di Bogor Tewas Tenggelam di Sungai

Evakuasi terhadap jasad Dinda (10), Zaki (8) dan Kaila (11) dilakukan setelah pihaknya melakukan pencarian sejak Senin (9/11/2020).

MEGAPOLITAN | 10 November 2020

Penanganan Bencana di Depok Butuh Sinergisitas Stakeholder

Penanganan bencana di wilayah Depok juga perlu melibatkan masyarakat.

MEGAPOLITAN | 10 November 2020

Pembangunan Tol Becakayu Seksi 2A, Dishub Rekayasa Lalu Lintas

Dishub Kota Bekasi melakukan rekayasa arus lalu lintas di Jalan KH Noer Ali Kalimalang. Rekayasa lalu lintas ini dilakukan di Jembatan 6 hingga Simpang Caman.

MEGAPOLITAN | 10 November 2020

Rahayu Saraswati Laporkan Akun Facebook yang Lecehkan Dirinya

Rahayu Saraswati akhirnya melaporkan sebuah akun Facebook bernama Bang Djoel ke Polresta Tangerang Selatan terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang viral.

MEGAPOLITAN | 10 November 2020

Transjakarta Tambah Tiga Rute Baru

Ketiga rute Transjakarta tersebut yakni, TR 1 (Stasiun Gondangdia-Senen), TR 2 (Stasiun Gondangdia-Balai Kota) dan JAK 10A (Stasiun Gondangdia-Cikini).

MEGAPOLITAN | 10 November 2020

KPU Depok Siap Gunakan Aplikasi Sirekap

KPU Kota Depok saat ini tengah melaksanakan tahapan pengelolaan logistik Pilwalkot.

MEGAPOLITAN | 10 November 2020

Wagub DKI: Hari Pahlawan Momentum Gotong Royong Lawan Covid-19

Ariza berharap agar perkembangan kasus Covid-19 di Jakarta terus membaik, serta segala fasilitas pendukungnya dapat meningkat.

MEGAPOLITAN | 10 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS