Bogor Lakukan Pemetaan Penerima Vaksin Covid-19
INDEX

BISNIS-27 532.645 (8.39)   |   COMPOSITE 6373.41 (16.42)   |   DBX 1200.38 (7.1)   |   I-GRADE 185.572 (0.47)   |   IDX30 530.591 (5.91)   |   IDX80 143.3 (0.91)   |   IDXBUMN20 436.746 (-1.39)   |   IDXESGL 146.832 (2.43)   |   IDXG30 145.313 (0.68)   |   IDXHIDIV20 465.476 (6.27)   |   IDXQ30 150.721 (1.92)   |   IDXSMC-COM 298.62 (-4.71)   |   IDXSMC-LIQ 374.87 (-7.37)   |   IDXV30 150.9 (-1.9)   |   INFOBANK15 1063.78 (12.11)   |   Investor33 452.728 (7.92)   |   ISSI 189.451 (-0.24)   |   JII 667.742 (1.11)   |   JII70 234.615 (-0.52)   |   KOMPAS100 1279.35 (7.74)   |   LQ45 988.752 (9.51)   |   MBX 1764.22 (3.66)   |   MNC36 335.71 (4.95)   |   PEFINDO25 340.233 (-1.68)   |   SMInfra18 325.434 (3.65)   |   SRI-KEHATI 386.573 (6.93)   |  

Bogor Lakukan Pemetaan Penerima Vaksin Covid-19

Kamis, 12 November 2020 | 18:18 WIB
Oleh : Vento Saudale / CAH

Bogor, Beritasatu.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memprioritaskan pemberian vaksin Covid-19 tahap pertama di Kota Bogor kepada tenaga kesehatan (nakes). Berdasarkan data dinas kesehatan jumlah nakes dan non-nakes yang bekerja di fasilitas kesehatan berjumlah 8.925 orang dari sasaran 138.000 jiwa untuk vaksinasi tahap pertama.

“Vaksin ini pemberiannya bertahap, tidak terus sekaligus. Sasaran prioritas pertama yang sudah disampaikan Pak Wakil Wali Kota ya tenaga kesehatan,” papar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno, Kamis (12/11/2020).

Setelah menyasar nakes, lanjutnya, kemudian pemberian vaksin akan dilanjutkan pada TNI-Polri sejumlah 1.542 orang. Namun, jumlah tersebut belum mencakup semua anggota TNI-Polri di Kota Bogor. Lalu, dilanjutkan pada garda terdepan pelayanan publik seperti Satpol PP, pemadam kebakaran, aparatur sipil negara (ASN) sejumlah 5.664 orang. Serta tenaga pendidik sejumlah 3.011 orang.

Retno menjelaskan, dari data riil jumlah penduduk Kota Bogor, yakni 1.112.081 jiwa yang menjadi sasaran pemberian vaksin Covid-19 adalah penduduk berusia 18-59 tahun.

“Jumlah penduduk kita 1,1 juta jiwa, kalau estimasi itu memang 60 persen. Kita sudah mendata data riil estimasi 660.000 jiwa sasaran kita vaksin,” jelasnya.

Dia melanjutkan, 660.000 jiwa tersebut merupakan sasaran total. Nantinya, pada pemberian vaksin tahap pertama di Kota Bogor, hanya diberikan pada 20 persen dari sasaran total. Penerima vaksin juga akan di-screening, di mana wanita hamil dan komorbid tidak diperbolehkan untuk menerima vaksin.

“Kita sudah menghitung, 20 persen dari 600.000 sekian jiwa itu ada 138.000 jiwa dulu,” paparnya.

Retno melanjutkan, jumlah pemberian vaksin nantinya akan disesuaikan dengan jenis vaksin. Jika yang diberikan adalah vaksin jenis Sinovac, maka pemberian vaksin akan diberikan dua kali dengan interval 14 hari. Pun demikian, dia mengaku belum menerima petunjuk teknis (juknis) pemberian vaksin, termasuk tanggal pasti dan jumlah vaksin yang akan diberikan di Kota Bogor.

“Kami masih menunggu juknisnya ya, masih draf. Jadi belom diedarkan secara resmi. Kita tunggu juknis secara detailnya, kita ikuti itu saja,” tuturnya.

Lebih lanjut Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meminta masyarakat agar tidak takut akan vaksin. Sebab, hal ini adalah sebuah harapan besar agar masyarakat bisa kembali pulih di era yang disebut new normal.

“Masyarakat nanti menyambut kedatangan vaksin sebagai satu harapan, bahwa tidak perlu lagi nanti ke depan ada ketakutan akan pandemi Covid-19. Tapi justru ini adalah sebuah harapan besar dari kita semua kembali pulih di era yg disebut new normal,” tutupnya.

Diketahui, selain Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, ada tiga lokasi lain yang dijadikan tempat pemberian vaksin Covid-19 pertama di Indonesia. Antara lain, Puskesmas Abdi Zaenal Bali, Rumah Sakit Pusat Ambon, dan Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Jakarta.

Vaksin di Kabupaten Bogor

Sementara, Kabupaten Bogor mendapatkan jatah 1.2 juta jiwa warga Kabupaten Bogor yang bakal menerima prioritas vaksin atau setara dengan 20 persen dari total jumlah penduduk. Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, Pemkab Bogor sendiri ditargetkan sebanyak 20 persen dari jumlah penduduk bakal menerima vaksin Covid-19. Saat ini, berdasarkan hasil pembahasan pendataan penerima vaksin telah ditentukan dengan 11 instansi, atau lembaga dan organisasi.

Rincian tenaga kesehatan sebanyak 16.452 orang, Komando Distrik Militer 0621 sebanyak 641 orang, Kepolisian Resor Bogor sebanyak 1.800 orang.

Kemudian, pesantren dengan jumlah penerima vaksin sebanyak 14.070 orang, guru sebanyak 1.200 orang, guru diniyah 9.100 orang, pegawai Kabupaten Bogor sebanyak 20.046 orang, perangkat desa sebanyak 4.160 orang, RT 16.256 orang, dan RW sebanyak 4.086 orang.

Dan terakhir masyarakat umum usia penduduk di tujuh kecamatan zona merah ditargetkan bakal menyasar jumlah jiwa sebanyak 1.112.189 orang.

Dengan rincian tersebut, jika ditotalkan maka jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang menerima vaksin Covid sebanyak 1,2 juta jiwa.

“Karena jumlahnya besar kita utamakan bagi yang pelayanan masyarakat, Nakes, TNI-Polri, Pegawai, Guru, RT/RW, masyarakat yang terdampak di zona merah termasuk pegawai di Kabupaten Bogor,” katanya.

Selain itu, orang-orang yang profesi dan bersentuhan langsung dengan penanganan Covid-19 masuk dalam kategori penerima vaksin tersebut.

Pemkab Bogor hingga kini masih menunggu arahan pemerintah pusat kapan pelaksanaan pemberian vaksin akan dilakukan. Karena pada saat ini pemerintah pusat masih berkoordinasi kaitan dengan penerima vaksin nantinya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

265 Kilogram Barang Bukti Ganja Dimusnahkan

Selain itu juga turut dimusnahkan sabu-sabu 190 kilogram, ekstasi 9.300 butir, tembakau gorila 8,16 kilogram, dan narkoba lainnya,

MEGAPOLITAN | 12 November 2020

Cegah Banjir, DKI Targetkan 5.000 Sumur Resapan

Target pembuatan sumur resapan tahun ini lebih banyak pada aset-aset milik Pemprov DKI.

MEGAPOLITAN | 12 November 2020

Toko Rumah Tangga di Bogor Disatroni Perampok Bersenjata Api

Pelaku perampokan sempat melepaskan tembakan saat dikejar oleh warga.

MEGAPOLITAN | 12 November 2020

Susuri Ciliwung, Bima Arya Temukan Ratusan Titik Pembuangan Limbah Bogor hingga Jakarta

Wali Kota Bogor Bima Arya mencatat dari Bogor sampai Depok ada 34 titik dan dari Depok sampai Manggarai itu ada ratusan titik.

MEGAPOLITAN | 12 November 2020

Menipu dan Lakukan Pemalsuan, Tedja Widjaja Dijebloskan ke Penjara

Tedja Widjaya dieksekusi ke Lapas Kelas I Tangerang, Rabu (11/11/2020) malam.

MEGAPOLITAN | 12 November 2020

DPRD Minta Pemprov DKI Kembalikan 100% TKD ASN

TKD ASN di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang berperan langsung dalam penanganan Covid-19 harus dikembalikan 100%.

MEGAPOLITAN | 12 November 2020

Polisi Selidiki Pemeran di dalam Video Syur Mirip Gisel dan Jessica Iskandar

Polisi sedang menyelidiki siapa pemeran di dalam video syur yang disebut-sebut mirip penyanyi Gisella Anastasia dan artis Jessica Iskandar yang beredar luas.

MEGAPOLITAN | 12 November 2020

Desember, Pemasangan Tanggul dan Pompa di Terowongan Timur Kemayoran Rampung

Dengan perbaikan underpass timur Kemayoran, diharapkan banjir yang sering terjadi seperti tahun-tahun sebelumnya tidak terulang lagi.

MEGAPOLITAN | 12 November 2020

Tidak Benar, Penutupan Jalan Bulak Kapal 535 Hari

Pemkot Bekasi menegaskan, kabar yang beredar terkait dengan penutupan jalan di Bulak Kapal, Bekasi Timur, selama 535 hari, merupakan informasi yang salah.

MEGAPOLITAN | 12 November 2020

Rizieq Syihab ke Bogor, Polres Antisipasi Kemacetan

Kendaraan dilarang parkir di bahu jalan.

MEGAPOLITAN | 12 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS