Soal Reuni PA 212 di Monas, Anies Belum Mau Komentar
Logo BeritaSatu

Soal Reuni PA 212 di Monas, Anies Belum Mau Komentar

Senin, 16 November 2020 | 18:12 WIB
Oleh : Yustinus Paat / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan memberikan komentar terlalu banyak soal izin kegiatan reuni persaudaraan alumni 212 di Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat.

Anies hanya mengatakan bahwa pada waktunya ia akan menyampaikan keputusan Pemprov DKI atas izin yang diajukan PA 212 untuk melakukan reuni di kawasan Monas. “Nanti kita akan sampaikan sendiri,” jawab Anies singkat di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (16/11/2020).

Anies merupakan penentu terakhir izin acara reuni PA 212 dilakukan di Monas. Selama pandemi Covid-19, penggunaan Monas untuk kegiatan harus mendapatkan izin dari Gubernur DKI.

Berdasarkan informasi dari Kepala Seksi Pelayanan Informasi Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, Irfal Guci, PA 212 sudah mengirimkan surat izin penggunaan kawasan Monas untuk acara reuni kepada Anies pada 1 September yang lalu.

Kemudian, Anies meneruskan surat izin tersebut kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi DKI Jakarta untuk dikaji dan memberikan pertimbangan serta rekomendasi kepadanya.

Bakesbangpol DKI telah melakukan rapat pada Rabu (11/11/2020) lalu dengan agenda membahas permohonan izin dari PA 212. Sejumlah pihak diundang, antara lain Kapolda Metro Jaya, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda DKI Jakarta, Kapolres Jakarta Pusat, Kepala UPK Monas dan pihak Bakesbangpol DKI Jakarta.

“Pada dasarnya semua SKPD (yang ikut rapat) keberatan. Karena memang sedang suasana Covid-19 seperti ini. Kalau satu boleh nanti semua itu pada bablas, pada minta. Nanti pada nanya kenapa boleh, apa alasannya kenapa kami yang (pesertanya) lebih kecil nggak boleh. Jadi pertimbangan-pertimbangan seperti itu sudah mengemuka dari Monas. Tapi keputusan akhir itu, karena rekomendasi kita kasih ke Pak Gubernur, terserah Pak Gubernur kasih apa nggak. Kalau boleh, kita siap, kalau nggak, ya lebih bagus lagi,” jelas Irfal.

Sementara Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau Ariza menegaskan, reuni PA 212 belum dimungkinkan diselenggarakan di Monas. Pasalnya, hingga saat ini, berbagai aktivitas masih dilarang dilakukan di Monas dalam kaitan dengan pandemi Covid-19 dan pemberlakukan PSBB.

“Perlu diketahui kalau tempatnya di Monas belum dimungkinkan. Karena Monas termasuk tempat atau unit kegiatan yang memang belum dibuka," kata Ariza di kawasan TMP Kalibata, Jaksel, Minggu (15/11/2020).

Apalagi, kata Ariza, Pemprov DKI Jakarta masih melarang kegiatan yang mengumpulkan massa atau banyak orang dalam rangka mencegah terjadi penularan Covid-19. "Dan juga kegiatan-kegiatan yang menghadirkan jumlah banyak dan menimbulkan kerumunan, tentu kami tak perkenankan,” pungkas dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Soal Sanksi Denda Rizieq Syihab, Anies: Denda di DKI Bukan Basa-basi

Anies mengatakan, selama ini pihaknya telah menerapkan sanksi terhadap pelanggar protokol kesehatan.

MEGAPOLITAN | 16 November 2020

Mahfud MD: Pelanggaran Protokol di Petamburan Kewenangan DKI

Jadi kewenangan Pemprov DKI Jakarta berdasarkan hierarki kewenangan dan peraturan perundangan.

MEGAPOLITAN | 16 November 2020

Bocah 5 Tahun Ditemukan Mengambang di Bendungan Kali Bekasi

Diduga, korban tenggelam dan terseret arus Kali Bekasi hingga jasadnya tersangkut di pintu air bendungan Kali Bekasi.

MEGAPOLITAN | 16 November 2020

Bupati Bekasi Perintahkan ASN Tak Gunakan Air Kemasan Sekali Pakai

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menginstruksikan kepada seluruh ASN agar tak lagi menggunakan air kemasan atau mineral dalam botol sekali pakai.

MEGAPOLITAN | 16 November 2020

Soal Rizieq Syihab, Ketua Komnas HAM : Penegakan Hukum Harus Berlaku Adil

Ketua Komisi Nasional Hak Asas Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik menegaskan penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu.

MEGAPOLITAN | 16 November 2020

Kurang Bukti, Pelaporan Nikita Mirzani Ditolak Polisi

FMPU membawa lampiran bukti berupa flashdisk yang berisi isi video, screenshot video dan juga tangkapan gambar unggahan Nikita yang tersebar di media sosial.

MEGAPOLITAN | 16 November 2020

Mahfud MD: Sanksi Tegas kepada Aparat yang Tidak Tegas Tegakkan Protokol Kesehatan

Pemerintah akan melakukan penindakan hukum bila terjadi pengumpulan massa dalam jumlah besar.

MEGAPOLITAN | 16 November 2020

Polisi Identifikasi 2 Pelaku Begal Sepeda Perwira TNI di Bintaro

Pelaku diduga berjumlah dua orang menggunakan satu sepeda motor.

MEGAPOLITAN | 16 November 2020

KPU Depok Ajak Forkopimda Awasi Produksi Surat Suara

Jumlah surat suara yang dicetak sesuai DPT yakni 1.229.362 lembar, ditambah 2,5 persen sebagai cadangan.

MEGAPOLITAN | 16 November 2020

Anies Bandingkan Penanganan Kerumunan di Acara Rizieq dengan Pilkada

Anies menegaskan bahwa Pemprov DKI lebih proaktif mengingatkan penerapan protokol kesehatan dalam acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

MEGAPOLITAN | 16 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS